Suamiku Direbut Kembaranku.

Suamiku Direbut Kembaranku.
Rania tahu semuanya


__ADS_3

Rania mulai kembali bekerja. Dia lebih banyak diam dari lada biasanya. Gita tidak berani mengganggu Rania yang sejak pagi tampak serius memeriksa beberapa naskah novel baru dari penulis penulis muda.


Wawan sejak tadi juga terus menatap wajah serius Rania. Wawan tahu, Rania sedang dalam masalah yang sangat rumit. Diam diam, Wawan tahu tentang perselingkuhan Suami Rania. Itulah mengapa saat Rania kemarin tidak masuk, Wawan menjadi sangat khawatir.


Sebenarnya, Wawan sudah sangat sering melihat Dimas keluar masuk hotel dengan Riana sejak dua tahun terakhir. Tapi, karena Wawan tidak pernah bertemu Rania, dia merasa tidak perlu ikut campur.


Tapi sekarang Rania sudah kembali. Rania juga sudah tahu erselingkuhan suaminya. Wawan tahu, Rania melihat Dimas dan Riana di lampu merah kemarin malam. Karena Wawan diam diam selalu mengikuti Rania dengan alasan untuk menjaga Rania dari jauh.


Cinta Wawan pada Rania sangat tulus. Awalnya dia memang terobsesi ingin memiliki Rania, tapi semakin lama semakin ia merasa ingin melihat Rania bahagia, meski bukan dirinya yang bisa membuat Rania bahagia.


Awal pernikahan Rania yang baik baik saja membuat Wawan berhenti mengikuti Rania. Karena dia melihat Dimas sangat menyayangi Rania, begitu juga sebaliknya. Tapi, saat pertama kali melihat Dimas menemui Riana dua tahun yang lalu, Wawan merasa kesal karena gagal melindungi Rania. Jadi, Wawan pun kembali mengikuti kemanapun Rania secara diam diam,


"Wan, kamu sudah makan belum?" Tanya seorang teman, editor juga seumuran Wawan.


"Belum."


"Makan dulu yuk. Otak gue udah nggak mau diajak kerja sama saat perut terasa lapar."


"Ayok." Wawan membereskan mejanya.


Setelah melihat Rania dan Gita pergi makan, Wawan pun mengikuti temannya untuk menuju tempat makan siang. Wawan juga memilih duduk di meja yang bedekatan dengan Rania, meski saling membelakangi.


"Say, boleh curhat nggak?" Tanya Rania disela sela menyantap makan siangnya.

__ADS_1


"Boleh dong say. Curhat aja, aku pendengar yang baik loh."


"Tapi, jangan bilang sama siapa siapa ya, janji!"


"Ok, janji." Jawab Gita yakin.


"Sebenarnya alasan aku tidak masuk kerja kemarin, karena aku tidak sengaja melihat suamiku jalan sama wanita lain." Ungkap Rania dengan suara yang sangat pelan.


"Serius say?" Gita tidak percaya.


"Iya say. Aku melihat dengan jelas."


"Lalu, bagaimana sekarang?" Tanya Gita prihatin.


"Benar banget say. Harusnya jangan diam, kamu harus bicara sama suami kamu say."


"Tadinya aku mau membicarakan masalah itu berdua. Tapi, tadi malam, suamiku pulang, dia bilang akan meninggalkan wanita itu demi mempertahankan rumah tangga kami, say."


"Lalu, kamu bilang apa?"


"Aku pura pura tidur."


"Oalah..." Gita ikut tersenyum melihat Rania tersenyum.

__ADS_1


"Siapa pela kor itu say?"


"Kembaranku." Jawab Rania ragu.


"Apa? Kembaran? Ya ampun, tega sekali dia merebut suami kembarannya sendiri. Sungguh tidak habis pikir kok ada ya manusia se buruk itu." Celoteh Gita dengan suara tertahan.


"Apa kalian tinggal serumah?"


Rania mengangguk pelan. Gita menghela napas karena terasa sesak hanya mendengar cerita Rania.


"Say, kamu kuat banget sih menghadapinya."


"Aku tidak kuat say. Aku ingin menyerah, tapi mendengar suamiku ingin bersamaku mempertahankan rumah tangga kami saja sudah membuatku luluh say. Aku terlalu mencintai suamiku." Ungkapnya kesal.


"Kamu berhak mempertahankan rumah tanggamu say. Pesanku hanya satu, jangan menahan seseorang yang ingin pergi."


"Aku tahu, aku tidak akan pernah mencegah suamiku jika dia lebih memilih wanita itu. Tapi, kenyataannya suamiku memilihku. Aku ingin mempertahankan rumah tanggaku say."


"Aku mendukungmu. Pertahankan rumah tanggamu."


"Tapi, wanita itu bersumpah akan menghancurkan rumah tanggaku. Aku takut, say."


"Tidak perlu takut pada wanita seperti itu. Kamu harus bisa melawannya say. Pokoknya mulai sekarang, kamu harus lebih sering nempel sama suami kamu, jangan kasih celah untuk wanita itu masuk diantara kalian."

__ADS_1


Rania mengangguk paham dan setuju dengan saran Gita. Dia akan mempertahankan rumah tangganya, dan akan menjauhkan Riana dari suaminya.


__ADS_2