Suamiku Pria Impoten

Suamiku Pria Impoten
episode 29


__ADS_3

29


Ibu sonya masih gelisah karena pintu jastyn belum terbuka juga, tapi tak berapa lama akhirnya kebuka pak satpam dibantu sama supir pribadi di rumah jastyn.


Dan betapa terkejutnya ibu sonya melihat jastyn yang tangan nya berlumuran darah karena berulang kali memukuli tembok.


Dan saat melihat kearah wulan yg masih berselimut ibu sonya langsung mengerti dengan keadaan jastyn yang marah-marah dan menyakitkan dirinya sendiri, dan ibu sonya langsung meminta pak satpam dan pak Andi supir pribadi nya untuk keluar rumah agar tidak sampai melihat keadaan yg sebenarnya.


"Pak Andi dan pak satpam tolong ya langsung kembali ke tempat kalian masing-masing dan Terima kasih karena sudah membantu membukakan pintu." Ucap Ibu sonya pada satpam dan pak andi.


"Baik nya..


Dengan rasa penasaran mereka berdua keluar dari rumah tuannya, dan dalam perjalanan keluar mereka berdua masih penasaran dengan apa yang terjadi pada jastyn sehingga teriak teriak Sehisteris itu. " Kenapa ya kok tuan muda teriak teriak gitu, dan istri nya masih di atas kasurnya.?? Ucap satpam itu penuh dengan tanda tanya. "Udah biarin aja nggak usah mikirin tuan kita yang penting kita kerja dan di gaji ngga usah ikut campur dengan apa yang terjadi dengan keluarga ini." Saut pak andi lalu pergi ke kamarnya lagi.


Dan tak lama pak Winata datang dan satpam langsung membuka kan gerbang di rumah itu.

__ADS_1


"Malam Pak.." Sapa satpam itu pada pak Winata yang baru saja datang.


"Malam.." Saut pak Winata dengan datarnya.


Sedangkan di dalam ibu sonya menyuruh bik sumi untuk mengambil kan p3k untuk mengobati luka jastyn di tangan nya, sedangkan ibu sonya langsung menghampiri wulan yang masih sangat ketakutan di atas ranjang nya, dan ibu sonya mengambil kan baju untuk menantunya itu, dan mengantarkan nya ke kamar mandi untuk sekedar membersihkan wajahnya.


Dan setelah mengantarkan wulan ke kamar mandi lalu Ibu sonya mendekati jastyn yang masih lemas di bawah dengan sehelai ****** ***** yang menempel di badan nya.


Ibu sonya membangunkan jastyn dan mendudukkan nya diatas ranjang nya dan memakai kan baju pada jastyn.


Jastyn tak merespon sapaan papanya karena jastyn masih lemas dan syok dengan apa yang terjadi pada diri nya.


"Nyonya ini obatnya." Ucap bik sumi sambil memberi kan p3k nya pada ibu sonya.


"Makasih bik oh iya bik tolong ya apa pun terjadi pada malam ini jangan sampai bik sumi cerita pada siapapun tak terkecuali satpam dengan pak andi karena ini rahasia keluarga kami." Ucap Ibu sonya pada asisten rumah tangga nya.

__ADS_1


"Iya nya.." Saut bik sumi dengan menganggukkan Kepala nya.


Lalu bik sumi keluar dengan rasa penasaran sama seperti orang satpam dan pak Andi.


"Memangnya apa yang terjadi kok aneh banget Non wulan masih di atas ranjang nya dan tuan muda dibawah dengan lumuran darah di tangan nya, apa mungkin tuan muda minta terus ya makanya Non wulan sampai kelelahan." Gumam bik sumi sambil berjalan ke arah dapur.


"Jastyn kenapa kamu kok bisa kayak gini mana istri mu.?? Tanya papa nya sembari menoleh ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan menantunya.


" Wulan di kamar mandi."saut ibu soal dengan nada kesal.


Jastyn masih diam melamunkan apa yang akan terjadi pada diri nya kalau setiap dia akan melakukan sebagai seorang suami tapi gagal terus, jastyn marah dan kesal pada diri nya sendiri karena kecelakaan itu yang membuat nya seperti sekarang.


Ibu sonya membersihkan luka di tangan jastyn dengan obat tapi jastyn diam tak merasakan sakit di tangan nya tanpa mengeluh kesakitan.


"Pa mama mau bicara diluar." Ucap Ibu sonya mengajak keluar suaminya keluar dari kamar jastyn.

__ADS_1


__ADS_2