Suamiku Pria Impoten

Suamiku Pria Impoten
episode 51


__ADS_3

Ibu itu diam sejenak menatap Nayla dengan heran, dari bawah sampai atas ibu itu melihat penampilan Nayla yang sangat sederhana dengan kain hijab yang melekat pada kepala sampai lehernya.


"Bu.. Buu.." Panggil firman dengan memegang pundak ibunya.


"Hei iya..kaget ibu." Saut ibunya firman terkejut.


"Ibu kenapa kok ngeliatin Nayla sampai segitu nya." Ucap firman menegur ibunya.


"Siapa namanya Nayla.??


" Iya Nayla ini temen deket firman."jawab firman.


Ibu itu diam sejenak tanpa menyapa atau menegur Nayla yang masih berdirinya di luar pintu, ibu itu seperti menyimpan sesuatu yang tak bisa diungkapkan saat melihat Nayla datang ke rumah nya, ibunya firman tak begitu merespon dengan kedatangan Nayla ke rumah nya.


"Bu.. Saya Nayla temen firman.." Ucap Nayla memperkenalkan diri sambil mengambil tangan ibu firman untuk bersalaman.


"Ooh ya udah silahkan masuk." Jawab ibunya firman dengan datar nya.


"Makasih bu..!saut Nayla dengan gugup nya.


Nayla masuk rumah mengikuti firman dari belakang dan berdiri di sebelah nya.


" Bu.. Ini ada sedikit oleh oleh.."ucap Nayla sembari menyodorkan oleh-oleh nya itu.


"Makasih.." Saut ibunya firman dengan wajah tak suka pada Nayla.

__ADS_1


"Tunggu sebentar ya Nay aku mau ngomong sama ibuku dulu." Ucap firman pada Nayla yang baru saja duduk.


"Iya.." Saut Nayla dengan lembut dan pelan.


"Bu aku mau ngomong dulu." Ajak firman pada Ibu nya.


Ibunya firman masuk ke ruang makan mengikuti firman.


"Ibu kenapa kok muka nya nggak enak gitu ada apa.?? Tanya firman setelah sampai di ruang makan.


" Kamu firman.. Ibu sudah bilang jangan ganti ganti perempuan terus baru kemaren bawa perempuan ke sini sekarang bawa lagi kasian anaknya orang fir.."saut ibunya firman dengan nada kesal pada anaknya sendiri.


"Bu kalau yang ini beda bu, aku serius sama Nayla nggak main main." Ucap firman pada ibunya yang tak begitu percaya dengan omongan firman yang sering gonta-ganti pacar.


"Udah lah terserah kamu ibu mau tidur aja, kamu temenin dia capek ibu ngingetin kamu." Saut ibu firman lalu masuk ke kamarnya.


Lalu firman keluar menemui Nayla yang sudah di tinggalnya dari tadi.


"Nay maaf ya ibu ku capek dia tidur duluan," Ucap firman dengan perasaan tidak enak.


"Iya nggak apa apa, kalau gitu anterin ke rumah sakit lagi soalnya aku mau nemenin tante di rumah sakit." Saut Nayla dengan rasa kecewa pada keluarga firman yang tak di ungkapkannya.


"Ya udah ayo.." Ajak firman.


Di dalam perjalanan Nayla hanya diam dan menjawab ya dan tidak saat di tanya oleh firman.

__ADS_1


"Nay maaf ya kamu pasti kecewa dengan ibuku yang tak begitu merespon kedatangan kamu ke rumah ku," Ucap firman sambil memegang tangan Nayla.


"Nggak apa apa aku ngerti pasti ibu kamu kaget karena aku datang nya tiba tiba tanpa memberi tahu dulu." Saut Nayla sembari tersenyum.


Dan sampai lah di rumah sakit, Nayla langsung turun dari mobil firman tanpa menunggu di bukakan pintunya.


"Udah kamu nggak usah turun ini sudah malam kamu langsung pulang aja." Ucap Nayla sembari menutup mobil firman.


"Ya udah aku pulang dulu ya." Ucap firman sambil melambai kan tangannya.


"Iya hati hati." Saut Nayla.


Firman lalu pulang setelah mengantar Nayla ke rumah sakit.


Dan Nayla langsung menuju ruang rawat pak winata untuk menemani tante yang nungguin suaminya.


"Assalamu'alaikum.." Ucap Nayla yang baru masuk ke kamar pak winata.


"Waalaikum salam Nayla.." Jawab Ratih dan ibu sonya yang sama sama nungguin suaminya.


"Iihh kompak banget sih.." Ledek Nayla pada ke dua istri pak winata.


"Apaan sih kamu Nay.." Saut Ratih.


"Nayla kamu belum pulang..?? Tanya ibu sonya sambil memegang tangan Nayla menyuruh nya duduk.

__ADS_1


" Iya tante Nayla mau nemenin tante sonya dan Tante Ratih di sini biar nggak sepi."ucap Nayla sambil menoleh ke sonya dan Ratih.


__ADS_2