
Ratih terdiam melihat tingkah Nayla yang tak seperti biasa perhatian sama orang lain.
"Nay apa suka sama jastyn ya.??
" Ya nggak lah tante dia kan sudah punya istri."saut Nayla dengan wajah kaget mendengar ucapan tante nya.
"Ya sekarang sudah punya istri dulu pas baru kenal mungkin kamu pernah suka makanya kamu nggak enak hati kalau tante jadi istri kedua dari papanya jastyn."ucap Ratih sembari senyum senyum.
" Iihh apaan sih tante,
Tante kenapa sih harus menikah dengan pria yang sudah beristri kenapa tante nggak nyari laki-laki yang bisa ngebuat tante lebih bahagia lagi."
"Nay kamu nggak tau apa yang sebenarnya terjadi dulu tante baru di tinggal om kamu dan pak winata lagi kurang perhatian dari istri nya makanya kami merasa cocok dan sama sama membutuhkan, dan mulai saat itu kami sering curhat dan bertemu dan terjadi lah pernikahan ini dari pada tante berbuat dosa mending nikah kan.??
" Hem tante Nay memang sih belum ngalamin yang namanya menikah tapi kalau menurut Nay lebih mencari laki-laki yang nggak punya halangan."saut Nayla dengan menghela nafas.
"Mungkin semua orang akan menyalahkan kami berdua, tapi mau bagaimana lagi kalau kami saling mencintai, dan tante rela di madu asal kami saling memiliki." Ucap Ratih dengan senyum bahagia yang terlihat dari wajahnya.
"Heemm kalau orang sudah jatuh cinta lupa segalanya." Saut Nayla menggeleng gelengkan Kepala nya.
__ADS_1
"Udah tidur Nay udah malam tante capek." Ucap Ratih sambil menguap.
"Iya udah tante duluan." Jawab Nayla.
*****
Jastyn yang masih sendiri di taman belakang bingung mengingat ucapan Nayla yang baru tau tentang pernikahan papanya dengan Ratih.
"Kenapa Nayla bilang baru tau tentang pernikahan papa terus dari dulu dia ke mana.?? Dasar cewek jutek, bikin kesel aja, tapi dia manis juga ya kalau lagi marah. Iihh apaan sih aku ini udah punya istri masih ngebayangin wanita lain nanti aku nggak ada bedanya sama papa." Ucap jastyn dalam lamunan nya.
Akhirnya jastyn masuk ke kamar karena sudah larut malam.
Wulan yang terbangun mendengar pintunya kamarnya terbuka tetap diam pura pura tidur nyenyak.
Lalu jastyn tidur di samping nya secara perlahan.
"Ada apa dengan jastyn kok mukanya kayak seneng gitu biasanya kalau kemauannya nggak di turutin pasti sampai besok pagi mukanya ngeselin, tapi kok ini nggak ya tumben banget." Ucap batin wulan.
Dan keesokan harinya jastyn tidak membangun kan istrinya nya jastyn langsung berangkat ke kantor karena sudah kesiangan, karena ibu sonya juga berangkat pagi pagi sekali karena meeting diluar kota.
__ADS_1
"Bik mama sudah berangkat.?? Tanya jastyn pada bik sumi.
" Iya tuan tadi pagi pagi sekali soalnya ada meeting diluar kota."jawab bik sumi.
"Oh ya bik saya sarapan di kantor tolong bilangin sama istri saya soal nya dia belum bangun."
"Baik tuan.." Jawab bik sumi.
Dan jastyn langsung berangkat kekantor tanpa membangun istri nya terlebih dulu.
Dan seperti biasa jastyn melewati rumah sakit di mana suster Nayla bekerja.
Jastyn masih memarkirkan mobil nya di tepi jalan untuk sekedar melihat Nayla dari jauh.
Dan tak berapa menit ada sebuah mobil berhenti di depan rumah sakit dan ternyata Nayla di antar sama firman teman dekat Nayla dan sepupu dari wulan.
"Nayla.. Sama firman.??
Memang nya mereka berdua ada hubungan apa kok kayak mesra gitu pake di bukain lagi pintu mobilnya dasar cewek lebay." Ucap jastyn kesal sendiri.
__ADS_1
"Iihh apa apaan sih aku ini ngapain aku merhatiin Nayla yang lagi senang senang dengan cowok nya, aku kan nggak punya urusan apa apa." Ucap jastyn bicara sendiri.