Suamiku Pria Impoten

Suamiku Pria Impoten
episode 53


__ADS_3

Sonya diam tercengang melihat suaminya sadar tapi malah perempuan lain yang dilihatnya duluan, lalu dokter memeriksa keadaan pak winata.


"Maaf ya bu saya periksa pasien dulu, ibu tolong keluar sebentar untuk kenyamanan pasien." Ucap dokter itu.


"Tante tunggu diluar dulu ya." Ucap Nayla sambil memegang tangan Ratih yang berdiri disamping suaminya.


"Tapi Nay.. Saut Ratih masih kepikiran pada suaminya yang tak ingat pada diri nya.


" Udah nggak apa apa tante biar pak winata diperiksa dokter dulu, tante tenang dan sabar ya."ucap Nayla menenangkan hati tantenya, dan saat menggandeng Ratih keluar Nayla melihat sonya masih di tempat tidur nya sedang duduk dan bengong melihat dokter.


"Tante sonya sudah bangun.??


" Ya Nay kenapa suami Tante.??


"Alhamdulillah tante pak winata sudah siuman tapi masih belum begitu ingat sama tante Ratih, yang di ingat pak winata hanya tante sonya sebagai istri nya." Ucap pelan Nayla.


"Papa ini mama pa.." Ucap Ibu sonya mendekati suaminya yang masih bingung pada diri nya sendiri.


"Maaf tante, tante tunggu diluar dulu ya biar pak winata diperiksa dokter dulu, tante sabar dan do'ain aja yang terbaik buat pak winata." Ucap Nayla sambil menggandeng sonya keluar dari kamar rawat pak winata.

__ADS_1


Setelah beberapa menit akhirnya dokter selesai memeriksa dan keluar dari kamar pak winata.


"Dok bagaimana keadaan suami saya.?? Ucap Ratih dan sonya secara bersamaan.


Dokter diam tak langsung menjawab pertanyaan mereka berdua.


" Maaf ya bu satu satu nanyanya."saut dokter itu.


"Dan istri nya yang mana.?


Saya Tanya.?? Tanya dokter itu.


" Saya. "Saut sonya.


"Iihh apaan sih kamu saya istri sahnya pak winata dok, ini cuma seorang pelakor." Ucap sonya dengan sinis dan jutek.


Ratih hanya diam tak merespon kata kata sonya walaupun menyakitkan.


"Udah ibu ibu jangan berantem di sini nanti saya nggak jadi ngasih tau tentang kondisi pasien loh.." Ucap dokter pada keduanya.

__ADS_1


"Iya maaf dok, terus bagaimana keadaan suami saya." Tanya ibu sonya.


"Begini bu, pak winata mengalami amnesia sebelah di otaknya, dan maka dari itu pak winata hanya mengingat kejadian 10 tahun kebelakang, dan 10 tahun ke depan nya lagi pak winata masih hilang ingatan dikarenakan benturan di kepala sebelah kiri yang membuat nya lupa beberapa orang dan kejadian yang dialami nya."


Ucap dokter itu menerangkan tentang kondisi pak winata.


"Terus dok apa bisa sembuh suami saya." Tanya Ratih dengan suara gemeteran karena masih tak percaya kalau dirinya tidak ada dalam memori suami nya.


"Ini hanya sementara waktu bu, mungkin dengan berjalan nya waktu dan dicoba untuk mengingat kenangan yang indah mungkin itu bisa membuat pak winata mengingat kembali memori nya yang hilang." Ucap dokter itu.


Ratih kaget dan matanya meneteskan air mata membasahi pipinya yang sudah pucat karena kurang tidur menunggu suaminya yang dari kemarin baru sadar kan diri.


"Tante tenang ya pasti pak winata mengingat tante Ratih lagi." Ucap Nayla menenangkan hati Ratih yang masih sedih karena kondisi suaminya.


"Bukan cuma sementara waktu tapi selama nya suami saya akan melupakan wanita seperti mu." Ucap sonya dengan membuang muka.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya buk..


Tolong suami nya di jaga dengan baik." Ucap dokter sedikit ngeledek.

__ADS_1


"Iya makasih dok.." Saut Ratih dan sonya.


"Tante maaf ya Nayla nggak bisa nemenin tante berdua karena Nayla masih ada tugas rumah sakit." Ucap Nayla pada keduanya walaupun Nayla masih berat meninggal kan keduanya karena tugas nya sebagai suster tak bisa ditinggal.


__ADS_2