Suamiku Pria Impoten

Suamiku Pria Impoten
episode 64


__ADS_3

Melihat suaminya tidur dengan nyenyak nya saling menumpang pundak dengan Nayla yang keduanya tak menyadari tentang kedatangan wulan secara tiba-tiba.


Brak... Brak... Bunyi suara rantang makanan yang di bawa wulan dari rumah, wulan melemparnya di depan Justin dan Nayla. Makanan itu berhamburan di lantai nasi bercampur segala macam makanan yang di masak wulan penuh dengan kebahagiaan.


Begitu terkejut nya Justin dan Nayla melihat makanan yang berserakan di depan nya, dan lebih terkejut lagi siapa yang membawakan makanan itu, Justin dan Nayla perlahan melihat wulan yang berdiri di sebelah nya dengan mata penuh kemarahan wulan menatap tajam ke arah Justin dan Nayla yang masih duduk di depannya,


wulan langsung menampar Nayla yang masih belum sadar apa kesalahan yang di lakukan nya, Nayla memegang bekas tamparan wulan sembari melihat ke arah wulan.


"Apa salahku kenapa kamu menamparku.?? Tanya Nayla yang masih belum sadar kalau dirinya tidur di pundak Justin dengan nyenyak nya.


" Apa.. Kamu masih nanya apa kesalahan mu apa belum sadar siapa yang ada di sebelah mu itu.. Itu suami ku suster pelakor, seenaknya tidur di pundak nya, apa kamu belum sadar apa masih kurang tamparanku."ucap wulan sambil berteriak-teriak tak memperdulikan kalau dirinya sedang berada di rumah sakit.


"Sayang sudah sudah ini rumah sakit aku yang salah aku minta maaf sama kamu ini bukan salah Nayla tapi salahku yang menidurkan kepala Nayla di pundakku karena kami sama sama menjaga papa." Ucap Justin mencoba menjelaskan pada istri nya.


"Kamu sama saja enak enakkan tidur di rumah sakit nggak tau nya sama selingkuhan nya, dasar laki-laki tak tak berguna." Ucap wulan dengan mulut keceplosan.

__ADS_1


Dan tanpa sengaja Justin mengangkat tangan nya untuk menampar wulan yg sudah keterlaluan perkataan nya pada diri nya, Justin masih menahan tangan nya untuk menampar wulan dengan tangan yang gemetaran penuh amarah dan mata merah melotot ke arah wulan yang ada di hadapan nya.


"Apa kamu mau menampar aku gara gara kamu membela perempuan pelakor seperti dia." Ucap wulan sambil menunjuk dan berteriak.


"Sudah ini semua salahku." Ucap Justin.


"Bela aja terus selingkuhan mu itu." Ucap wulan dan pergi meninggalkan rumah sakit.


Karena mendengar ribut ribut akhirnya Ratih keluar dari kamar pak winata.


"Ada apa Nay..?? Tanya Ratih bingung melihat makanan berserakan di lantai.


" Tante maaf ya sekali lagi Justin harus pergi karena takut wulan tambah salah faham."ucap Justin pada Ratih.


"Iya.."saut Ratih yang masih terlihat bingung dengan semua yang dilihat nya.

__ADS_1


Justin berlari mengejar istri nya keluar rumah sakit, tapi pas depan di rumah sakit Justin bertemu dengan mamanya yang baru turun dari taksi.


" Justin ada apa kok buru buru gitu.?? Tanya ibu sonya.


"Mama lihat wulan nggak.??


" Nggak kenapa.?? Tanya mamanya.


"Wulan salah faham sama Justin makanya dia pergi dari rumah sakit." Saut Justin sembari ngeliatin setiap orang yang lewat.


"Maksudnya apa mama nggak ngerti.??


" Udah dulu ma Justin mau nyari wulan nanti Justin jelasin sama mama."saut Justin lalu pergi mencari istri nya.


"Ada apa sih dengan anak dua itu aneh.." Ucap batin ibu sonya sambil berjalan menuju ruangan pak Justin.

__ADS_1


Justin langsung menuju parkiran untuk mengambil mobil nya yang di parkir.


Justin bingung harus ngejelasin gimana pada istri nya karena Justin tau istri nya sangat keras kepala dan emosian.


__ADS_2