Suamiku Pria Impoten

Suamiku Pria Impoten
episode 67


__ADS_3

Justin berlari menuju kamar di lantai atas melihat apa yang sebenarnya terjadi, dan betapa terkejut nya saat melihat semua benda berserakan di lantai sedangkan wulan wajahnya terlihat kemerahan dengan mata melotot ke arah Justin.


"Sayang kamu kenapa.?? Tanya Justin mendekati wulan dengan mencoba memeluknya tapi wulan menepis tangan Justin yang ada di pundaknya.


" Dasar tukang selingkuh suami tak punya perasaan, kurang apa aku Justin kurang apa..?? Teriak wulan di depan Justin sambil mendorong dorong tubuh Justin.


"Sayang maafin aku tapi semua itu tidak seperti apa yang kamu lihat, aku bisa jelasin." Ucap Justin mencoba menjelaskan pada istri nya.


"Terus kamu mau jelasin apa, mau jelasin apa, kamu mau bilang kalau dengan bersama Nayla kamu lebih nyaman hah hah iya iya." Ucap wulan dengan berteriak teriak di depan wajah Justin.


"Aku nggak sengaja tidur di dekat Nayla karena saat itu ada tante Ratih di dalam makanya aku duduk di luar dan ketiduran." Saut Justin sambil memegang tangan wulan yang ingin memukulnya.


"Kamu tuh laki-laki nggak tau diri, aku sudah menerima kamu apa adanya dan mungkin seorang perempuan kalau tau kamu cuma laki-laki impoten tidak ada perempuan yang mau menikah dengan kamu." Ucap wulan dengan histeris.

__ADS_1


Dengan respek Justin mengangkat tangan nya untuk menampar wajah wulan yang terus berteriak histeris tanpa mau mendengar kan penjelasan Justin.


"Apa kamu mau nampar aku, tampar aja biar kamu puas, apa kamu pernah berpikir bagaimana perasaan dan keinginan aku sebagai perempuan normal yang hanya punya suami tidak bisa memberi nafkah batin, ingat kamu cuma laki-laki yang nggak normal yang tidak bisa memberi kepuasan terhadap istri, kamu tuh laki-laki impoten immpooteenn dengar ituuuu."ucap wulan dengan suara keras dan berteriak.


Tanpa Justin sadari Justin menampar istri nya sampai tersungkur ke lantai dan meninggal kan nya begitu saja. Wulan menangis sambil memegang pipinya yang merah dengan tubuh gemetar karena tidak menyangka Justin akan menampar nya sekeras itu.


Justin mengambil kunci mobil nya dan berjalan ke arah depan dan tak di sangka mamanya datang dari rumah sakit.


"Justin mau kemana.?? Tanya ibu sonya yg baru turun dari taksi.


" Justin kamu kenapa.?? Tanya lagi ibu sonya.


"Justin pergi dulu ma tolong jagain wulan di kamar." Saut Justin dan bergegas menaiki mobil tanpa bilang apa apa lagi pada mamanya.

__ADS_1


"Wulan kenapa Justin..?? Tanya ibu sonya heran melihat tingkah Justin yang tak seperti biasanya.


Justin pergi begitu saja tanpa menjawab lagi pertanyaan mamanya.


" Kenapa dengan anak itu nggak seperti biasanya."gumam ibu sonya sambil berjalan ke dalam rumah.


"Nyonya.. " Sapa bik sumi kaget.


"Ada apa bik kok ngeliatin saya seperti itu, Justin juga sama seperti bik sumi, sebenarnya ada apa di rumah ini bik.??


" Non wulan nya..


"Wulan ada apa dengan wulan.?? Tanya ibu sonya dengan mengerutkan alisnya pada bik sumi.

__ADS_1


" Saya juga nggak tau nya tapi dari tadi non wulan ngamuk ngamuk terus melempar semua barang yang ada di kamar."ucap bik sumi.


Ibu sonya langsung berlari menuju kamar wulan dan betapa terkejut nya ibu sonya saat melihat kamar yang berantakan dan wulan yang masih tergeletak di bawah sambil memegang pipinya yang merah, ibu sonya langsung mendekati wulan dan memeluk nya tanpa bertanya apa apa.


__ADS_2