
Saat memasuki mobil Justin teringat pada Nayla yang masih di kamar papanya bersama Ratih istri kedua papanya.
Justin mengambil ponsel dari sakunya untuk memberi tahu Nayla tentang kedatangan mamanya yang baru datang.
"Iya ada apa.?? Tanya Nayla saat mengangkat telpon dari Justin.
" Nayla sekarang cepetan kamu sama tante Ratih pergi dari situ karena sekarang mama sedang menuju ke situ buruan."suruh Justin pada Nayla.
Nayla mematikan ponsel nya dan masuk ke kamar pak winata untuk mengajak Ratih pergi dari kamar itu.
"Tante cepetan sekarang tante pergi dari sini soalnya tante sonya menuju ke sini." Ucap Nayla dengan wajah khawatir.
Ratih bergegas bangun dari tempat duduk nya untuk pergi dari kamar itu.
"Maaf ya mas aku pulang dulu nanti kalau ada kesempatan aku ke sini lagi, kamu cepat sembuh ya.." Ucap Ratih dengan suara ter buru buru.
"Iya.." Saut pak winata mencoba percaya pada Ratih yang selalu berusaha baik pada pada nya.
Ratih dan Nayla langsung pergi sebelum ketahuan sonya yang sedang berjalan menuju kamar suami nya.
baru saja Ratih keluar dari kamar dan ngumpet di kamar sebelah sonya datang dengan membawa makanan dan masuk ke kamar pak winata.
"Pagi pa.." Sapa sonya pada suami nya yang sedang pura-pura tidur.
Eemmm... Suara pak winata pura-pura bangun dari tidur nya
__ADS_1
"Papa baru bangun gimana semalam nyenyak tidur nya pa..?? Tanya sonya sambil menaruh rantang makanan yang di bawanya.
"Ya alhamdulillah nyenyak.." Saut pak winata tersenyum.
"Papa kenapa kok senyum senyum gitu..?bikin mama curiga aja. " Ucap sonya mengerutkan alisnya.
"Ya nggak apa apa ma..
" Oh iya memang nya tadi ada apa kok didepan kamar papa berantakan kayak ada makanan tumpah.??
"Papa nggak tau ma, mungkin suster numpahin makanan di depan kamar papa." Saut pak winata menyembunyikan atas semua yang terjadi.
"Papa makan dulu ya mama suapin." Ucap sonya sambil mengambil kan makanan.
Tapi secara tak sengaja pak winata mengeluarkan suara sendawa dari mulutnya.
"Papa sudah makan ya.??
" Belum ma, papa juga nggak tau kenapa papa bersendawa mungkin semalam masih kerasa kalau masih Kenyang."saut pak winata berbohong pada istri nya.
"Memang nya semalam Justin beli makanan banyak pa??
" Iya papa sampai kekenyangan terus ketiduran nggak kerasa udah siang."saut pak winata.
"Terus papa nggak mau makanan yang mama bawa.??
__ADS_1
" Mau dong ma..papa kan udah laper lagi."saut pak winata merayu istri nya.
Pak winata memakan makanan yang di bawa istri nya untuk menghargai nya walaupun perutnya sebenarnya sudah begah karena sudah sarapan bersama Ratih.
****
Justin terus mencari dan menelpon istri nya karena khawatir takut terjadi apa apa.
Justin memutuskan untuk pulang ke rumah karena mungkin wulan ada di rumah.
Setelah sampai di rumah Justin berteriak-teriak mencari keberadaan istri nya.
"Sayang sayang wulan kamu di mana.??
" Maaf tuan tapi non wulan belum pulang."ucap bik sumi yang baru saja keluar dari dapur.
"Sejak kapan wulan keluar bik.?? Tanya Justin menatap wajah bik sumi.
" Sejak nganterin sarapan buat tuan muda."jawab bik sumi.
Justin menggaruk kepalanya karena khawatir pada istri nya.
"Memang nya ada apa tuan.??
" Nggak ada apa apa bik, kalau gitu saya kembali lagi ke kantor, nanti kalau istri saya pulang bik sumi telpon saya ya."ucap Justin terburu buru.
__ADS_1
"Baik tua" Jawab bik sumi.
Justin langsung pergi lagi untuk mencari istri nya, tapi Justin juga bingung harus mencari kemana karena semenjak menikah wulan menjauh dari teman temannya.