Suamiku Tidak Dewasa

Suamiku Tidak Dewasa
Menunggu Jawaban


__ADS_3

"AMIRA AYUNDA... , sebentar lagi kamu akan menambahkan gelar di belakang namamu... semangat ya...! " ujar Amira bergumam kepada dirinya sendiri setelah menyelesaikan proposal tesisnya.


"Yup, hari ini satu tugas besar ku sudah terlaksana".


"Mudah-mudahan dalam minggu depan sudah keluar siapa pembimbingnya Aamiiin..! " ujar Amira sembari melangkah meninggalkan gedung pasca sarjana usai menyerahkan proposalnya kebagian kesekretariatan.


Amira kembali kekampus tempat dia bekerja karena memang Amira hanya- meminta izin sebentar.


Amira yang baru masuk keruangannya kembali dan meletakkan tasnya teralihkan dengan kedatangan kak Rani yang tiba-tiba memberi instruksi.


"Teman.. teman.., Amira, Rani, eva, dan lainya kita ditunggu rapat di ruangan kasubag 15 menit lagi, membahas tentang pencairan SPJ",


" Jadi tolong disiapkan laporannya masing-masing. " Saran kak Vani selaku bendahara fakultas.


Amira dan yang lainnya langung menge-print data SPJ yang telah terealisasi dan yang belum.


Sesaat mereka semua telah berkumpul di ruangan Kasubag Keuangan.


Pak Dani, ya nama Kasubag keuangannya Pak Dani usianya masih muda yakni sekitar 33 tahunan dan dia juga seorang lulusan S2 ekonomi.


Amira duduk berhadapan Dengan Pak Kasubag di meja bundar dengan 10 orang staff keuangan sudah berada disana.


"Hmmm, sudah pada makan siang,..?"


tanya pak Dani cukup ramah diawal permulaan.


"Heee.. , belum pak tadi mengejar SPJ.. " jawab kak Rani yang memang paling berani jujur dengan keadaan tanpa malu.


"Oke, kita pesan soto pakai nasi saja dulu, sambil membahas rapat kita.! " ujar Pak Kasubag.


Kak Rani yang biasanya selalu dimintai untuk pesan-pesan langsung mengambil handphone dan menelpon orang kantin yang berada di lantai bawah fakultas.


"Assalamu'alaikum uni, kami pesan soto daging lengkap dengan nasi dan bakwan sepuluh ribu di campur tahu, diantar ke ruangan kasubag ya uni..! " ucap kak Rani dan meng-akhirinya dengan salam.


"Oke, sambil kita menunggu makan kita akan membahas laporan terkait pencairan dana sama SPJ yang bermasalah, saya mulai dari Rani dulu. " ujar Pak Dani sembari membuka file di laptopnya yang sudah ditandai.


"Kalau untuk SPJ bagian kebidanan, Untuk perjalanan dinas, sudah tereleasi tinggal 2 kegiatan lagi, Untuk honor kelebihan mengajar, lagi diperbaiki, untuk dosen tamu sudah terbayarkan semua, untuk kegiatan RAKER masih diatas sedang dipending sama bagian rektorat, dan untuk buku kas sedang dalam proses.! ucap Kak Rani sambil menyerahkan hasil rekapannya terkait SPJ yang diantar ke rektorat dan yang dananya sudah dicairkan.


"Selanjutnya, Amira,! "


"Baik Pak, untuk prodi Dokter Spesialis, dari 12 Prodi hampir keseluruhannya sudah dicairkan tinggal prodi Bedah sama Prodi THT-KL yang kegiatan perjalanan dinasnya ada bahan yang kurang, sehingga belum dinaikkan."


"Selebihnya, honor mengajar, kelebihan mengajar, dosen tamu, perjalanan dinas sudah dinaikkan semua dan menunggu SPMnya terbit baru dicairkan.


" Oke, tapi saya dapat laporan dari Prodi Mata yang anggaran dananya tidak sesuai katanya" Namun setelah saya cek SPMnya sudah muncul dan kenapa dananya sampai sekarang belum masuk ke rekeningnya, itu kenapa bisa begitu?" tanya Kasubag yang terlihat serius.


" Hmmm, kalau untuk masalah anggaran, itu berdasarkan anggaran RKKL dari PRODI mata tersebut, dananya sudah kami buat sesuai standar minimal di RKKL berdasarkan perolehan pendapatan mata. Kemudian untuk kasus dana yang belum masuk ke rekeningnya, itu ada kesalahan nomor rekening. "


"Di awal sebelum proses lembur ini saya sudah meminta setiap bagian Prodi untuk memberi update data bank dosen yang bersangkutan, namun hanya beberapa saja yang memeberi dan untuk prodi mata sebelumnya mengatakan data bank dosen masih sama dengan tahun lalu, namun setelah dicross check ternyata berbeda.


"Tolong jelaskan kembali kebagiannya ya, biar Clear permasalahannya! ucap Kasubag.


" Baik Pak"! ujar Amira sedikit agak kaku karena segan, mengingat diantara 10 staff keuangan Amira yang paling muda disana dengan umur 28 tahun.


pertanyaan dari Pak Dani tetsebut berlaku seterusnya sampai ke 10 staff keuangan.


Setelah selesai rapat dengan bagian tersebut soto yang dipesan datang.


"Alhamdulillah, Uni datang diwaktu yang tepat. kami sudah sangat lapar. " ucap Kasubag sambil melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 14.30.

__ADS_1


"Yuk kita makan dulu.!" ujar Kasubag.


Selesai makan, kasubag memberi pengarahan tentang pentingnya membuat arsip cadangan terkait SPM kegiatan yang telah di cairkan.


"Kalau bisa, setiap lulus SPJ langsung di scan dalam bentuk pdf jadi kita mudah mencari arsip nya, karena ada kasus di kabupaten mana gitu, saya lupa pernah ada pemeriksaan dari BPK terhadap pencairan dana namun tidak ada arsip file nya, sehingga pimpinan keuangannya ditahan, jadi tolong kita kerjasama ya.! "


Semua bagian ngak ada menjawab, melainkan bertanya dan bergumam dalam hati.


Sesaat kemudian Pak Dani mengalihkan pembicaraan.


"Oh ya, Amira sudah semester berapa?


" Ini sudah siap ujian semester 3 Pak, lagi libur semester mau masuk semester 4 lagi.


"Mm, cepat juga bentar lagi mau tamat berarti ya? apa judul tesisnya rencana..? "


"Mmm, rencananya yang berhubungan dengan digitalisasi dan revolusi 4.0 Pak"


"Ohh... berarti kualitatif ya nanti, Prof Mirda itu cocok. " tapi Kalau Kampus Amira kan arah kibalatnya kebanyakan Kuantitatif. Apa ngak sebaiknya kuantitatif saja.? ujar Kasubag.


"Oh ya, saya lagi ada pekerjaan terkait mengumpulkan data keuangan dan analisa penggunaan dana dan itu butuh data semua fakultas untuk melihat pergerakannya dan perbandingan serta perbaikan kedepannya,".


" Amira ada mau membantu saya, ini juga bagus diangkat jadi tesis, datanya sudah ada tinggal mengumpulkan dan mengolahnya sekalian bisa membantu saya.! "ucap Pak Dani.


Amira yang telah memantapkan hati memilih judul tesis, merasa tidak sependapat dengan pernyatan Pak Dani, namun dia urung menjawab segera.


" Ya, ngak harus dijawab sekarang boleh dipikir-pikir dulu! " Ujar pak Dani yang seolah mengerti perasaan Amira sembari menutup rapat hari itu.


Semua staff keuangan pun kembali keruangan masing-masing.


"Yang benar aja Pak Dani ya, masak kita diminta meng-san setiapSPM yang lolos, emangnya yang dinaikan cuman 1, 2 file, banyak...... habis waktu kita hanya untuk scan.. scan aja..! " ujar Kak Rani ceplos-ceplos.


"Ini kan realita kalau di teori ya begitu aturannya namun fakta lapangan kegiatan seperti itu boros waktu tidak efektif, belum lagi kegiatan rapat yang hampir tiap minggu, membuang waktu, emangnya ini perusahaan swasta.? " timpal kakak yang lain.


Amira, yang memang tak suka berbicara atau menimpali memilih diam saja.


Seperti biasa bagian kuangan dan bagian umum hari itu pun masih pulang setelah magrib.


Amira sebelum pulang terbiasa mampir di pasar baru membeli camilan untuk zyan dan orangtuanya.


Tak butuh waktu lama Amira telah mendaratkan roda kendaraannya dirumah konntrakannya yang hampir setahun ditempati.


"Sayaang....


umi bawa Roti O ni... mau...? "


"Oma.. umi bawain pangsit campur bakso kesukaan oma... lengkap dengan jus pokat.. "


"Buat papa Zhafran.. ada jus pokat sama pangsit campur bakso juga." ujar Amira sembari mencuci tangan dan mengeluarkan Roti O untuk Zyan.


"Ada enak sayang..."? tanya Amira sambil memeluk Zyan diruangan tengah.


" Suka"... ujar Zyan..


"Gimana Amira sudah keluar siapa pembimbingnya? tanya Angga sambil menuangkan pangsit tersebut kedalam mangkok.


" Hmmm, sudah ditanya sama bagian sekretariat.., katanya tunggu aja nanti juga keluar siapa pembimbingnya....! ujar Amira.


"Hhmmm, begitu.! kalau teman yang lain bagaimana prosesnya.? " ujar Angga yang bertanya tanpa putus dan tergesa-gesa.

__ADS_1


"Hmm, kalau yang lain juga menunggu tapi ada juga yang berinisiatif menemuu dosen yang kiranya cocok dengan judul yang diajukan.


" Hmm, begitu jugalah Amira biar jelas dan cepat prosesnya.! ' tutur Mama Amira.


"Iya ma, Amira tunggu sampai sebulan ini dulu, takutnya lancang pula soalnya kemaren dah sempat tanya ketua jurusan dan katanya sedang diproses


"Oke, jangan sampai membuang waktu Amira! pesan Angga.


" Iya, ucap Amira yang juga telah selesai menghabiskan semangkok pangsit nya.


Malam itu Amira tidur agak tenang mengingat tugas dan deadline yang belum ada meskipun pertanyaan tentang siapa pembimbingnya masih tersimpan dalam hati.


Sementara itu... di tempat kerja... setelah bulan Desember berakhir Amira dan teman kerja yang lainnya cukup santai.


"Hmmm, begini nih kita di keuangan, bulan Juli samapai Desember ngebut, januari-maret santai sambil menunggu RKKL Oke kegiatan tidak banyak" ujar kak Rani, yang waktu itu lagi berada diruangan bagian belakang memilah SPM yang telah dicairkan dari rektorat.


"Iya kak, bisa santai, lumayan..! timpal Amira.


" Eh iya Amira, jangan lupa bikin rekapan kegiatan dan Semua SPJ sesuai prodi yang telah dicairkan dan dana yang tersisa sama bandingkan dengan pemasukan per Prodi, supaya kalau ada Prodi yang minta untuk akreditasi kita sudah siap.


"Siiiap.. Kak Rani, beberapa sudah ada yang Amira mulai soalnya setiap tahun memang hampir begitu.


" Mumpung santai dan tidak banyak SPJ kita pergi makan keluar yuk..! "ujar kak Vani bendahara keuangan.


" Boleh.. boleh.. pakai mobilku aja.! " Ujar kak Rani yang memang membawa mobil jazz putih ketempat kerja.


Siang itu hampir keseluruhan orang kuangan makan siang keluar, sehingga ruangan dikunci di jam istrahat.


Cukup Setengah jam..Mereka sampai di tempat makan di dekat pasar raya, tempat yang cukup bagus dan nyaman untuk nongkrong disana.


"Iya.... habis makan kita foto di Bebek Sawah ini ya.. untuk kebersamaan, nanti kita cuci buat ditempel diruangan..! " ujar Rani yang yang sudah siap dengan handponenya.


"Oke 1..2...3.. Cissss...! " ucap Rani yang kebetulan memegang Handphone.


"Kak, boleh minta tolong fotokan.. biar kami masuk semuanya.! " pinta Amira meminta tolong pada salah satu pelayan yang kebetulan lewat.


"Oke... siap siap ya... '1.. 2...3" ciiiiisssh" ujar semua bagian kuangan menampakkan senyum terbaiknya seolah melepas penat setelah hampir 2 bulan tidak melihat matahari magrib.


Tidak berapa lama setelah berfoto makanan pun datang,


Bebek keleo, Bebek sawah, ikan gurami, lengkap dengan beberapa jusnya terhidang memenuhi meja tersebut.


Mari makan..... sorak mereka bersama.


waktu berlalu begitu cepat dan mereka pun kembali ke kekampus dengan rutinitas yang cukup santai.. sebagian ada yang nonton TV.. sebagian ada yang mendengarkan ceramah... dan sebagian ada yang curhat. sementara Amira memilih untuk ber-inisiatif bertanya sama temannya.


"Assalamu'alaikum kak vanya,? " kaka sudah dapat pembimbing? " berapa lama nunggunya" tanya Amira yang langsung to the point.


"Waalaikumsalam..., Alhamdulillah sudah, kemaren kakak inisiatif cari pemibimbing setelah 3 mingguan nunggu jadi kakak inisiatif cari, Alhamdulillah pembimbing nya mau, kalau saran kakak coba Amira cari dan temui dosen yang kiranya.. cocok dengan judul Amira.


" Oke.. makasih nasehat dan sarannya kak! "ujar Amira membalas chat tersebut.


" Amira yang memangkan berniat untuk melakukan riset secara kualitatif langsung menanyakan kebagian kesekratriatn jadwal dosen Prom Mirda. .


"Setelah mendapat kan info, Amira langsung mengirimkan pesan ke dosen tersebut


" Assalamu'alaikum bapak, sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri, saya Amira Ayunda mahasiswa magister Akuntansi konsentrasi keuangan yang saat ini sedang mengajukan proposal tesis.


"kebetulan saya mengangkat judul yang berhubungan dengan bidang bapak... kalau tidak keberatan bolehkah saya menemui bapak untuk memperlihatkan tesis saya..., terimakasih sebelumnya bapak,

__ADS_1


__ADS_2