Suamiku Tidak Dewasa

Suamiku Tidak Dewasa
Zyan Di Sapih


__ADS_3

Sebelum pulang, Amira memutuskan untuk pergi ke BPJS ketenagakerjaan.


"Wow.. antri sayang, sabar ya..."


ucap amira yang mendapat nomor antrian 46 padahal Amira sudah berangkat pagi.


Sekitar jam 10.00 nomor antrian Amira dipanggil.


"kami cek dulu ya buk..!" ucap bagian pelayanan di BPJS ketenagakerjaan tersebut sembari mengambil kartu BPJS yang diserahkan Amira.


"Alhamdulillah.. untung kmaren Amira searching di google tentang manfaat ketengakerjaan dan sarat penarikan nya, sehingga, kyp, katu BPJS dan Surat pengalaman kerjanya bisa Amira bawa lengkap.


Amira pun memilih uang yang diambil dari BPJS untuk disimpan kalau-kalau Amira harus menambah satu semester lagi dan memberi adiknya beberapa lembar uang ratusan.


Sepanjang perjalanan Amira berusaha membuat Zyan merasa nyaman dengan mengajak nya ngobrol.


"Sayang.. lihat. pohonnya,....kok bisa jalan ya..? " ujar Amira untuk mengalihkan pandangan Zyan yang saat itu hampir menangis karena merasa bosan didalam mobil.


Mama Amira, yang sebelumnya telah mengetahui Amira akan pulang telah mempersiapkan makanan terbaik dan membersihkan kamar yang akan ditempati Amira.


"Cucu Soleh Oma....? ucap Mama Amira yang kemudian memeluk Zyan.


" Oma... "Ucap Zyan begitu turun dari mobil travel.


Setelah bersalaman, Amira memilih mengisi perutnya yang kelaparan.


Ma, disini sekolah-sekolah sudah diliburkan ma.?


" Sudah, anak-anak hanya belajar online, guru-guru memberi tugas nanti hasilnya dikirim di WA, ada juga yang sebagian orang tuanya disuruh menjemput dan mengantarkan tugas anak-anaknya kalau sudah selesai.


"Nah, Amira dikampus Padangkan,? sudah menyebar virusnya?? berarti bimbingannya dihentikan?


" Iya ma, agak ekstrim, ini Amira baru mau mulai merumuskan judul yang tepat.


"Malah keluar pula peraturan dari kampus bahwa bimbingan semntara dialihkan lewat online.


"Untuk sementara Amira disini dulu ma, sama Zyan takut nanti zyan terkena virusnya. " ucap Amira


" iya ngak apa, oh ya, Zyan 2 minggu lagi umurnya 2 tahun pas ya, Amira?


"Iya ma, Amira rencananya juga mau sapih Zyan lagi, tepat dihari umurnya 2tahun Ma.


" Kalau saran mama, 2minggu ini dikasih jarak atau longgar kan waktu menyusuinya Amira, biasanya 4 kali cukup 3 kali, kurang-kurangi biar nanti ngak sakit susunya.


"Air susunya juga mulai berkurang karena jarang dihisap sehingga ngak sakit pas berhenti dan Zyan juga tidak terlalu terkejut jika ngak dapat susu." saran mama Amira.


"iIya mama sayang, makasih sudah mengingatkan."


Amira yang sampai dirumahnya jam 19.00 malam merasa lumayan capek.


"Ma, Amira merapikan barang-barang dulu


Zyan sama opa ya sayang, ucap Amira lembut.


" Da... umi...? "ucap Zyan yang lagi asyik lari-lari sambil melempar bola ke opanya.


Sesekali papa Amira mengangkat Zyan dan menggendongnya diatas pundak.


Tawa Zyan begitu lepas, sehinga kedua lesung pipitnya menghiasi wajah yang imut dan manis tersebut.


Tiba-tiba Handphone Amira berbunyi,

__ADS_1


"Bang Angga, tumben menelpon"?


"Assalamu'alaikum dek, sudah sampai?."..


"Oh ya dek, mulai besok dikota padang dan sumatera Barat ini dibatasi keluar masuk daerah lagi ntuk minimalisir penyebaran virus.


"Syukurlah dek pulangnya sekarang, kalau ngak, bisa ngak pulkam adek tu" ucap Angga diseberang telpon.


" Iyaa bang,...Syukurlah, jaga diri baik baik.


"Amira lanjut sama Zyan dulu ya bang'.


Tak terasa waktu pun berlalu, selesai sholat isya Amira mengajak Zyan kekamar.


"Da... opa.... besok main lagi ya....! " ucap Zyan yang sudah sangat jelas pelafalannya.


"Sayang ummi yang sudah besar, sebentar lagi genap 2 tahun, sudah ngak mimik sama umi lagi... " ucap Amira sembari membersihkan wajah, tangan dan kaki Zyan.


"Zyan, menyusui dengan lahap, sambil sesekali memandangi wajah Amira.


" Sayang ummi, cepat besar dan jadi anak soleh ya sayang, "ucap Amira sembari mengecup kening Zyan dan membaca Ayat-ayat suci Al-Quran sebelum tidur.


Sekitar setengah jam menyusui, Amira masih mampu menahan rasa kantuknya, dan selesai mengancingkan bajunya .


" Allahuakbar-Allahuakbar"


"Alhamdulillah, masih jumpa dengan adzan subuh,


"lho, kenapa kancingnya terbuka, perasaan selesai Zyan mimik sudah ditutup! " fikir Amira sembari mengancingkan bajunya, dan melihat Zyan yang sedang meregangkan badannya.


Saat Amira mengelus lembut kepala Zyan, Zyan bangun,


"Mimik mi...? " ucap Zyan dengan senyum terbaiknya.


" Iya..... "jawab Zyan senyum sambil mengangkat kedua kakinya keatas dan memegangnya menyusuri mulut.


" ya Allah, ternyata Zyan sudah besar ya, bisa buka kancing ummi....


"Maafin ummi, yang ngak terbangun ya sayang, soalnya ummi kecapekan." ucap Amira sembari membersihkan ****** susunya terlebih dahulu baru kemudian menyuusui Zyan.


"Bismillahirrahmanirrahim" ucap Amira.


Amira..... amira.... "Panggil mama Amira dari dapur.


" Iya ma, ... ada apa..? ucap Amira yang telah berada tepat disamping mamanya.


"ini mamma mbikin minuman jahe, lengkap dengan ramuan kunyit, minumlah mumpung masih hangat-hangat bangus buat kesehatan" ucap mama Amira sembari menyodorkan segelas minuman tersebut. .


" iya Mama sayang... jawab Amira agak sedikit manja.


Siang itu, Amira mengajak Zyan kerumah adik mama yang kebetulan punya anak umur 4 tahunan.


"Sepeda...... " ucap Zyan sembari berlari dan berusaha menaikinya.


Zyan spontan mengayuh sepeda tersebut.


"MasyaAllah.... sudah bisa anak ummi, wah.. zyan hebat! " ucap Amira.


"Pinjam ya teteh sepedanya.... "ucap Amira sembari melihat Zyan masih berusaha mengayuhnya lebih lanjut.


Tidak terasa Amira sudah 2 minggu berada di kampung.

__ADS_1


Pagi itu, Amira yang baru siap mandi langsung mengoleskan bedak tabur di sekitar area ***********.


Tepat jam 10.00 pagi Zyan meminta mimik.


" Umi... mau.. mimik.. Zyan capek...! "pinta Zyan merengek dan duduk dipangkuan Amira.


Syang capek ya, minum dulu ya...! "


"Mau mimik?" ucap Zyan sembari menyentuh pinggiran baju Amira.


"Mimik umi lagi sakit sayang, sini umi lihatin ya?! " Ucap Amira sembari mengajak Zyan kekamar dan berdiri di dekat cermin..


"Ini lihat sayang, tengok mimik umi yang sebelah kiri, terlihat pucatkan sayang,? "


"Yang satu lagi baik, yang ini sakit, kalau sayang tetap mimik umi harus menahan sakit, untuk sementara sayang bisa mengganti dengan susu botol dan makananya.! " pinta Amira membujuk Zyan.


" Zyan sudah besarkan, bilang bye bye sama mimiknya ya sayang,!"


"kasihan dia kalau sampai Zyan mimik.. umi kesakitan.


"mmmmm, iya umi... " ucap Zyan tanpa penolakan.


Sejenak Amira merasa senang mengingat zZyan merespon dengan santai.


"Hmm, alhamdulillah, sepertinya Zyan mulai paham karena sering dibisikin kalau jatah mimik susunya tinggal beberapa hari lagi dan mimiknya butuh istrahatistrahat.


"Mudahkanlah ya Allah Zyan sapih susunya. " ucap Amira sembari merapikan kembali pakaiannya.


Zyan, yang lagi asyik bermain dikampung begitu gembira karena banyak anak seumurannya yang sering main di halaman rumahnya.


"Bismillah, kita mulai ya Amira, star malam ini..! " ucap Amira menyemangati dirinya, untuk semangat mencari referensi jurnal terhadap penelitian terdahulu harus dikhtiarkan agar judul tersebut bisa fix.


Malam harinya, sebelum tidur Zyan meminta mimik.,


"Mau mimik umi.... ".. mau... " ucap Zyan


"Sayang, mimik umi lagi sakit, umi bikinin Susu sapi ya....


"ngak mau'. ... ucap Zyan menagis...


" Apa Amira kasih saja ya..? "


"Tunda saja besok baru di sudahi, tapi kalau Amira ngak konsisten bakalan susah, "pikir Amira sembari menggendong Zyan dengan membaca ayat-ayta alquran.


" Sholatullah... sholamullah.... 'ala yasiiihanibillah....


"Amira menggendong Zyan, menghadap kebelakang, sambil membaca Salowat nabi, istighfar, zikir sampai Zyan terlelap.


" Alhamdulillah... akhirnya Zyan bisa tidur, maaf ya sayang, Zyan sudah 2 tahun, jadi harus sudah disapih.


"Anak Ummi yang hebat pasti bisa melaluinya. " selamat istirahat sayang umi.! "


"Amira pun, kembali menghidupkan lampu diruang tengah dan membuka laptopnya.


satu jam kemudian.


" ooooaa.... ooa, , iya syang....


"Amira pun menggendong Zyan, dan memasukkan keayunan


"Sayang....., setiap ayunan berhenti.. Zyan pun menangis kembali..

__ADS_1


" Ya Allah, semangat, sini temani umi Assalammualaikum, temani umi ya syang, mengerjakan tesisnya,"Ucap Amira, sembari mendorong Ayunan Zyan. .


__ADS_2