Takdir Kehidupan & Cinta

Takdir Kehidupan & Cinta
Di restoran


__ADS_3

Tidak terasa hari mulai gelap saat nya Naima bekerja, karena jam kerja Naima di mulai pukul 18.00 sore hingga larut malam.


"Semangat...! Gue harus semangat kerja."ujar nya.


Seperti biasa Naima menjadi waiters dan menghampiri pelanggan untuk menanyakan pesanan kepada pembeli dan menghantar kan hidangan yang pembeli pesan.


Setelah melayani beberapa pembeli


ada seseorang yang datang dan ia pun memesan makanan.


"Waiters..pesan makanan nya dan ternyata yang memesan adalah khoya.


"Dia lagi?,gumam Naima"


"Iya selamat datang di restoran kami, mau pesan apa? "tanya Naima.


"Lo pasti tau makanan kesukaan gue, "khoya bicara sambil tersenyum menatap Naima, Naima pun menjawab.


"Sorry, gue gak tau makanan kesukaan lo,


"sambil menatap wajah khoya begitu tajam, Naima berbicara.


"Ah..Masa sih! Lo gak tau makanan kesukaan gue, terus pas pertama kali gue datang ke sini bareng mantan gue lo tau, "ucap khoya sambil tersenyum meledek.


"Cowok ini bikin gue kesal aja, gumam Naima lirih"


"Ya udah di tunggu ya, pesanan nya,"ucap Naima.


"Tunggu,gue pesan makanan nya dua porsi,"ucap khoya sambil menatap Naima.


"Nih orang kenapa jadi rakus ya, mau pesan makanan dua porsi segala apa dia lagi lapar?gumam Naima.


Naima pun pergi lalu melayani pembeli restoran lain nya.


"waiters...!" Khoya memanggil Naima kembali


Naima pun menghampiri.


"Ada apa lagi? di tunggu ya sebentar pesanan nya,"tegas Naima.


"Manager restoran yang mana atau atasan lo? "tanya Khoya.


"Itu yang sedang duduk di sebelah Sana yang ada bunga di atas meja nya,"ucap Naima sambil menunjuk ke arah Yudha.


Khoya pun langsung pergi menghampiri Yudha entah apa yang dia katakan.


Khoya pun duduk kembali, lalu Naima datang menghantar pesanan Khoya.


"Pesanan nya sudah siap, selamat menikmati!"ucap Naima.

__ADS_1


"Terima kasih cantik, "sambil tersenyum khoya mengucap kan nya.


"Nih orang kenapa jadi genit sih?"Naima bicara pelan, sambil menatap Khoya heran.


"Naima sini duduk bareng gue kita makan bareng, "ucap Khoya.


Naima pun merasa kesal dengan apa yang di ucap kan Khoya.


"Khoya gue gak bisa gue lagi kerja "ucap Naima.


"Tidak apa Naima gue udah minta izin sama atasan lo, dan dia memperbolehkan juga,"sahut Khoya.


Yudha memperbolehkan karena dia tau bahwa Naima teman nya Agung jadi apapun yang di pinta Naima selalu di turuti.


"Gue pesan dua porsi, biar gue makan bareng lo, terus waiters bukan cuman lo aja kan ada yang lain, "tegas Khoya.


Naima pun mengangguk lalu duduk dekat Khoya.


"lo itu harus banyak makan gue khawatir sama lo, pasti capek kan, besok nya harus kuliah terus pulang kuliah langsung kerja juga, "ucap Khoya.


Naima pun hanya diam dan memakan makanan yang khoya pesan.


"maafin gue ya Naima untuk kejadian 6 tahun lalu? "ucap khoya sambil menatap wajah Naima begitu dalam.


"Oh yang waktu itu li pergi tanpa kabar? "ucap Naima sinis.


"Iya Naima gue harus ngikut nyokap bokap gue pindah rumah, tapi gue gak mau bikin lo sedih jadi gue pergi tanpa pesan, "ujar Khoya.


"Tapi itu sudah menjadi masa lalu, toh kita juga udah bahagia dengan kehidupan kita sekarang .


"Iya Naima maafin gue, please! "ucap khoya sambil memohon.


"Ya udah sih yang lalu biar berlalu gue maafin dan gue rasa lo udah move on begitu juga dengan gue, "ucap Naima.


"Berarti kita baikan dan kita berteman sekarang?"tanya Khoya.


"Enggak ah! Gue gak mau berteman sama lo,"ucap Naima sambil manyun


"Gak mau berteman sama gue, oh berarti lo mau jadi pacar gue? "tanya Khoya.


"Apa lagi itu, sahut Naima.


"Gue pasti bisa dapetin lo lagi Naima,"Khoya bicara dalam hati.


"Terima kasih ya, lo udah mentraktir gue makan, "ucap Naima.


"Ok sama- sama cantik! "Khoya merayu Naima.


"Bisa gak sih jangan genit? "saran Naima.

__ADS_1


"Gak apa-apa atuh Naima, kan genit nya ke lo aja bukan ke cewek lain, "ucap khoya, tapi Naima hanya terdiam.


"Sekali lagi makasih ya! Gue balik kerja lagi,"ucap Naima dan langsung pergi.


"Naima tunggu dulu gue minta nomer hp lo,


"ucap khoya.


Naima pun memberikan nomer nya, menurut Naima tidak ada salah nya kan kalau berteman dengan Khoya.


Iya makasih Naima, gue save nomer lo


nanti malam gue nelpon lo, di angkat ya?"ucap Khoya.


Naima pun pergi dan melayani lagi pembeli, sedangkan Khoya langsung pulang.


Tidak terasa waktu menunjukan jam 12 malam, lalu restoran pun tutup dan Naima pun beres- beres.


"Hmm, capek juga tapi sekarang gue udah kenyang gak usah beli makanan terus gue bisa ngirit belum gajian pula, "ujar nya.


Sesampai nya di kamar naima menjatuhkan tubuh nya di kasur lalu berbaring, begitu ia akan memejamkan mata.


Drtt,drtt, drtt, ponsel Naima bergetar.


"Siapa sih? udah ngantuk juga, malah ada yang nelpon malam-malam begini,"ungkap nya.


"Halo? "Naima menjawab telepon.


"Halo juga ,gue ganggu gak?"tanya Khoya.


"Iya lo ganggu gue udah mau tidur juga, ucap Naima.


"Naima lo sekarang berbeda, jadi jutek judes juga, tapi gue tetap kagum, lo itu cewek hebat tangguh. Pekerja keras terus mandiri juga dan satu lagi ketinggalan cewek cantik juga, "ucap Khoya dalam telepon jujur sambil tersenyum.


"Itu semua karena keadaan, lo juga sekarang beda jadi genit begini, jangan-jangan ke semua cewek lo genit juga? "tanya Naima.


"Enggak lah Naima, gue genit sama lo aja, setiap lo jutek, gue bakalan genit. Lagian Naima gue pacaran sama Novia cuman setahun pas kelas 3 SMA karena kasihan beberapa kali gue tolak, "ungkap Khoya.


"Beberapa kali juga gue gak peduli tuh! "sahut Naima.


"Ya udah met bobo ya, tidur yang nyenyak besok kita ketemu lagi di kampus "ucap Khoya.


Bye..


Naima menutup telepon nya lalu ia tertidur karena merasa lelah dan mengantuk.


Tiba-tiba Naima mimpi ada seseorang yang datang dalam mimpi lalu memberi pesan.


"Naima semoga lo bahagia ya, semoga lo hidup sukses dan kelak mendapat kan jodoh yang terbaik. Begitu juga dengan gue doakan gue ya?"

__ADS_1


"Agung..! Gue mimpi tentang lo, Agung semoga lo tenang ya di alam Sana, terima makasih juga karena udah hadir di mimpi gue,"Naima bicara sendiri.


Lalu Naima tidur kembali, kali ini dia tertidur pulas tapi sebelum tidur dia mengatur alarm di handphone nya supaya dia terbangun dan tidak telat kuliah walaupun jam kuliah nya agak siang tapi Naima berjaga-jaga takut tidur nya kebablasan.


__ADS_2