Takdir Kehidupan & Cinta

Takdir Kehidupan & Cinta
Pulang


__ADS_3

Setelah asyik main di pantai sambil pacaran, tidak terasa hari mulai sore. Sore ini waktu nya mereka pulang dari liburan di bali


mereka pun tidak ketinggalan mengabadikan momen tersebut selama liburan di Bali yaitu poto bersama.


"Sayang, seru gak liburan nya?"tanya Khoya.


"Iya seru banget kalau bareng kamu,"sahut Naima.


"Sayang sekarang kamu jadi genit juga apa menular ya, genit nya aku? "tanya Khoya.


"Siapa yang genit, iya mungkin kalau aku jadi genit menular dari kamu?"jawab Naima.


"Ya udah yang kita langsung pulang sore ini, kita ke kamar masing-masing aja lalu beres-beres, "ucap Khoya.


Mereka pun beres-beres dan membawa barang-barang mereka di dalam koper, seperti biasa mereka naik pesawat dan selamat sampai tujuan. Akhir nya mereka tiba di rumah nya masing-masing sampai larut malam.


Setiba nya di kosan Naima langsung mandi air hangat lalu memakai baju tidur


hmm, lelah tapi mengasyikan lain waktu pengen liburan lagi "ucap Naima berbicara sendiri.


"Drrt,drtt,drtt.. !" Bunyi hp Naima dan dilihat


ternyata yang menelpon adalah Khoya.


"Halo sayang ada apa? "tanya Naima menjawab telepon nya.


"Kamu belum tidur aku ganggu gak? "tanya Khoya.


"Sayang, enggak kok santai aja, nih aku udah selesai mandi "jawab Naima.


"Sayang aku masih kangen kamu, boleh gak sih video call? "tanya Khoya.


Naima pun langsung mengalihkan ke video call.


"Sayang, kamu natural aja tetap cantik tanpa make up,"ucap Khoya sambil tersenyum kagum.


"Ah gombal kamu menggombal terus, "ucap Naima.


"Serius kok siapa yang gombal "sahut Khoya.


"Kamu juga ganteng, "ucap Naima sambil cengengesan menutup mulut nya.


"Ah gombal...!"ucap Khoya meniru Naima.


"Memang aku ganteng dari dulu juga, sayang kenapa nyebut ganteng nya kaya malu-malu gitu, gak usah malu-malu dong, jujur aja kamu mau nerima aku jadi pacar kamu karena ganteng kan? "tanya Khoya sambil tersenyum.


Tapi Naima malah mengalihkan pembicaraan.


"Sayang kamu udah mandi belum? "tanya Naima.


"Sudah kok aku udah mandi air hangat "jawab Khoya.


"Ya udah berarti kita udah sama-sama mandi tinggal bobo yang nyenyak, "ucap Naima.

__ADS_1


"Jangan lupa mimpikan aku?"sahut Khoya.


"Sayang kalau nanti ada libur panjang lagi, mau gak ikut aku pulang kampung? "tanya Naima.


"Tentu saja aku mau ikut, kangen juga ke tempat masa-masa sekolah SMP waktu dulu walaupun cuman sebentar keburu pindah ke jakarta,"sahut Khoya.


"Nanti kalau ada waktu luang dan libur panjang, soal nya aku kangen banget sama ke dua orang tua ku, "ucap Naima.


"Pasti dong sayang, jauh dari orang tua itu pasti kangen nya luar biasa. Terus jauh dari kamu juga sama kangen,"ucap Khoya.


"Bohong, kalau kamu kangen terus kenapa gak menghubungi aku waktu dulu. Nomer hp kamu pun di ganti terus kamu gampang move on dan pacaran dengan Novia, "ungkap Naima kesal.


"Sayang itu kan masa lalu biarlah berlalu, ya udah aku minta maaf lagi?"ucap Khoya.


"Iya sayang,"ucap Naima sedikit bete.


"Sayang! "ucap khoya.


"Juga! "ucap Naima.


"Tidur yang nyenyak ya besok kita ketemu di kampus,"ucap Khoya.


"Kamu juga tidur yang nyenyak,"ucap Naima.


"Ya udah bye... Emuachhh! suara kecupan dari Khoya lewat video call


"Emuachh! Juga!" sahut Naima.


Keesokan hari nya...


"Ya ampun...! Jam berapa sekarang? apa sudah jam 07:30. Aku harus buru-buru mandi,"ucap Naima.


Naima pun langsung berlari ke kamar mandi karena saking buru-buru nya, jidat Naima ke bentur pintu kamar mandi sampai benjol dan biru pula karena saking keras nya benturan tersebut.


Naima pun meringis kesakitan dan setelah selesai mandi Naima buru-buru berangkat ke kampus sambil jalan kaki sampai-sampai dia lupa untuk sarapan.


"Keburu gak ya udah jam 07:45 lagi?"ucap Naima.


Naima pun berlari begitu cepat nya


yang biasa nya jarak tempuh dengan jalan kaki 10 menit. Tapi karena Naima berlari dengan cepat nya Naima tiba di kampus hanya dengan waktu 7menit.


"Huh..Huh..Huh!"Naima ngos-ngosan.


"Naima...! "Khoya memanggil dan menghampiri nya.


"OMG jidat kamu kenapa bisa benjol begini?"tanya Khoya.


"Ke bentur pintu kamar mandi, soal nya tadi aku bangun nya kesiangan, "jawab Naima.


"Mungkin kamu ke siangan karena kelelahan, Naima kamu berangkat kesini jalan kaki bukan?" tanya Khoya.


"Sudah biasa aku memang suka jalan kaki,"ucap Naima.

__ADS_1


"Mulai sekarang aku akan antar jemput kamu ke kampus?"ucap Khoya.


"Gak usah, ucap Naima.


"Sayang kamu sekarang pacar nya siapa?"tanya Khoya.


"Pacar kamu terus?"jawab Naima.


"Ya sudah kalau begitu kamu nurut dengan apa yang di ucap kan pacar kamu, "ucap Khoya.


"Ya udah aku nurut deh sayang! "ucap Naima sambil tersenyum.


"Sayang? jidat kamu harus di obati,"ucap Khoya.


"Kita ke UKS dulu masih ada waktu kok? "ajak Khoya.


Setiba nya di UKS Naima di kompres air dingin dan di beri obat Paracetamol oleh petugas UKS.


Waktu pun menunjukan pukul 08:00 dan kelas pun di mulai sampai selesai dan waktu pun menunjukan pukul 17:00 sore dan saat nya pulang.


Naima lain kali hati-hati? kamu sampai benjol begini, ya udah cepat sembuh ya, kita pulang duluan... Bye..Naima! "ucap Lita dan putri.


"Sayang ayo pulang bareng aku? "ucap Khoya.


"Sebelum pulang kita pergi ke mall dulu jalan-jalan, masih keburu pasti kamu mulai kerja pukul 18:00 kan.


"Iya aku ngikut aja apa maunya pacar aku!"ucap Naima tersenyum.


Setiba nya di mall...


"Sayang kita beli makanan dulu? "ucap Khoya.


"Beli burger aja yankk? "jawab Naima.


"Kita makan burger nya sambil keliling mall aja,"sahut Khoya.


"Sayang aku mau ice cream? "ucap Naima dengan nada suara yang begitu manja.


"Kamu duduk disini aja biar aku belikan, "ucap Khoya menyuruh duduk di kursi yang ada di mall.


"Ice cream datang! Rasa coklat kamu suka?"tanya Khoya.


Naima mengangguk dan menikmati ice cream nya.


"Sayang sekalian aku mau belanja bulanan seperti sabun, make up sama cemilan, "ucap Naima.


Setelah selesai belanja di mall. Khoya mengantar kan Naima pulang ke restoran.


"Sayang! Semangat kerja nya, aku kagum sama kamu kuliah sambil kerja,"ungkap Khoya.


"Terima kasih sayang! Kamu memang penyemangat hidup ku,"ucap Naima sambil tersenyum.


"Kamu juga sama penyemangat ku! Ya udah aku pamit ya? "sahut Khoya.

__ADS_1


"Iya sayang hati-hati di jalan? "ucap Naima.


setelah khoya pergi Naima pun masuk ke dalam dan siap-siap bekerja sampai larut malam.


__ADS_2