
Keesokan hari nya.
"Drtt, drtt, Drrt!", bunyi alarm di hp.
Naima terbangun waktu menunjukan pukul 05.00 subuh, Naima pun bangun dan langsung mandi dan beribadah
setelah selesai Naima lari pagi di sekitaran taman.
"Semangat! Untuk hari ini, semangat belajar dan semangat bekerja nanti malam, "Naima berbicara sendiri sambil memakai baju untuk jogging.
"HM, segar banget udara pagi ini bikin tambah semangat untuk menjalani aktivitas,"ucap Naima masih bicara sendiri.
Naima pun keluar dari kamar nya
dan langsung jogging di sekitaran taman
dan tidak sengaja Naima bertemu dengan seorang cowok, cowok tersebut menghampiri Naima.
"Hey..! Lo kan yang waktu itu nendang kaleng sampah kena jidat gue?"ucap cowok itu.
"Gimana nih, aduh pakai ketemu lagi dengan cowok ini dia masih marah gak ya?"gumam naima.
"Iya sorry ya, gue gak sengaja waktu itu gue lagi kesal, jadi gue tendang aja tuh sampah,"ungkap Naima sambil mengerut kan dahi nya.
"Its' ok gue maafin tapi dengan satu syarat?"ucap cowok itu.
"Gak usah, gak perlu gue gak masalah tuh kalau lo gak maafin gue juga, setidak nya gue udah minta maaf ya kembali lagi ke lo, lo mau maafin atau enggak juga terserah apalagi harus ada syarat nya kenal aja enggak, "ucap naima ketus.
"Kenapa lo marah? syarat yang gue maksud kita kenalan gue mau tau siapa nama lo, begitu juga nama gue, jadi kita saling mengenal satu sama lain, "ucap cowok itu.
"Oh kirain syarat apaan, ya udah kenalin nama gue Naima, "ucap Naima sambil menjulur kan tangan dan tersenyum.
"Nama lo cantik sesuai dengan orang nya,
kenalin juga nama gue Angga, senang bisa berkenalan dengan lo, "ucap angga sambil menjabat tangan dan bersalaman dengan Naima.
"Iya gue juga senang bisa kenalan,"sahut Naima.
"Senang apa senang, tapi kemarin lo marah?"Naima bicara dalam hati nya.
"Ok kalau gitu gimana kalau kita jogging bareng pasti seru. apalagi kalau kita taruhan,
jogging keliling taman sekitar dua putaran dan siapa yang lebih dulu sampai harus men traktir makan bubur, "ucap Angga.
__ADS_1
"Taruhan ya, ok siapa takut! "ucap Naima, penuh semangat.
Naima pun langsung berlari cepat mendahului Angga.
"Cepat banget sih lari nya tungguin dong,"ucap Angga sambil mengejar Naima.
"Lagian jadi cowok lambat banget sih?"ucap Naima sambil meledek dan berlari cepat.
Setelah dua putaran akhir nya, Naima yang duluan sampai dengan nafas ngos-ngosan.
"Sesuai dengan perjanjian kita, yang kalah harus men traktir makan bubur ayam,"ucap Naima merasa senang dan meledek Angga.
"Iya deh gue traktir, kalau perlu di borong sekalian,"ucap Angga yang kesal karena di ledek.
"Borong aja, terus habiskan sendiri,"sahut Naima sambil tertawa.
Sesampai nya di tukang bubur ayam yang jualan di sekitar taman.
"Bang...! Pesan bubur nya bang, dua porsi ya?"ucap Naima dengan nafas yang masih ngos-ngosan.
"Iya neng, di tunggu ya silakan duduk?"ucap Abang tukang bubur.
Mereka pun langsung duduk.
"Iya gue baru pertama kali ke Jakarta gue berasal dari kampung, "sahut Naima.
"Pantesan, orang kampung cantik-cantik ya dan natural juga "ucap Angga.
"Kak angga bisa aja, "sahut Naima sambil tersenyum.
"Kalau rumah kak Angga di mana? "Naima bertanya.
"Rumah gue sekitaran sini kok jadi pasti setiap jogging ke sini, kenapa nanyain rumah mau main ya ke rumah gue? "ucap Angga bergurau.
"Bisa gak ga usah GR, kak Angga duluan yang nanya rumah, ya jadi gue tanya balik, "sahut Naima kesal.
"Mau main ke rumah juga gak apa-apa, pasti di kira orang tua gue ada calon mantu, "ujar nya sambil tersenyum menggoda Naima.
"Kak Angga bisa gak sih, jangan menggombal dan bercanda mulu? "tanya Naima.
"Maaf ya gak bisa, soal nya kalau lo sedang marah jadi makin cantik dan lucu pula,"ucap Angga tersenyum.
"Gombal...!"jawab Naima.
__ADS_1
"Seperti nya lo anak kemarin sore? "Angga bertanya ke Naima.
"Iya kak gue baru saja masuk kampus dekat sini, kalau kakak sekarang gimana udah kerja atau masih sekolah?"tanya Naima bertanya sambil menatap wajah Angga.
"Gue udah kerja di perusahaan papah gue,
nerusin bisnis papah gue, "ucap Angga sambil menatap wajah Naima.
"Oh Iya kak, gue kerja di restoran dekat dengan taman ini,barang kali Kakak mau mampir makan ke sana, "ucap Naima, sambil menunjuk kearah restoran.
"Lo baru juga ya kerja di sana? ok nanti malam gue ke sana, "ucap Angga.
"Nih neng bubur pesanan nya sudah siap!"ucap Abang tukang bubur.
"Iya bang terima makasih, mari makan, "ucap Naima karena sudah merasa lapar.
Ketika Naima makan, Naima melihat bubur Angga di aduk dulu sebelum di makan, angga pun melihat bubur yang sedang di makan naima, lalu Angga pun bertanya.
"Naima, kok lo makan bubur nya enggak di aduk bubur nya? lebih enak di aduk bubur nya bumbu nya jadi meresap, "ucap Angga menatap heran.
"Enggak gue enggak suka di aduk bubur nya,
soal nya jadi tampilan nya kurang menarik dan tidak berselera di lihat nya, kaya apa gitu?"ucap Naima sambil tersenyum.
"Ya udah sih kalau lo gak suka di aduk tapi jangan membuat selera makan orang jadi kurang, "ucap Angga.
"Hahahaha...!" Naima tertawa ter bahak-bahak.
Setelah selesai makan angga pun membayar makanan nya.
"Ya udah ya kak, gue pulang dulu makasih ya traktiran nya "ucap Naima.
Angga pun hanya mengangguk.
"Lain kali kita bikin tantangan nya yang lebih seru, ada kemungkinan kan gue menang dan di traktir lo! "ungkap Angga.
"Iya bisa diatur tapi lain waktu "ucap Naima sambil tersenyum.
"Udah ya kak gue pulang duluan ya, bye..."ucap Naima sambil melambai kan tangan.
Ketika Angga mau mengucap kan sesuatu Naima ke buru pergi padahal Angga mau minta nomer hp Naima.
"Itu cewek langsung pergi aja, tapi kelihatan nya dia orang nya asyik, menarik dan cantik pula, "ucap Angga.
__ADS_1
Angga pun pergi dan langsung pulang ke rumah nya lalu pergi bekerja, sedang kan Naima setelah sampai di kamar nya naima bersiap untuk pergi ke kampus karena masih pagi jadi Naima istirahat dulu duduk santai. nunggu jam masuk kuliah yang agak siang.