Takdir Kehidupan & Cinta

Takdir Kehidupan & Cinta
Masa lalu part2


__ADS_3

Keesokan hari nya mereka berangkat ke sekolah, mereka berdua begitu semangat untuk sekolah bagaimana tidak karena sekarang ada orang spesial di hati mereka yaitu pacar. Ketika di kelas pun mereka tidak fokus belajar mereka saling melempar senyum, dan saling menatap, dengan tatapan penuh cinta .


Diam-diam ada yang memperhatikan mereka dengan tatapan kesal dan cemburu, dia adalah Zura.


"Ngapain sih mereka saling menatap dan melempar senyum dari tadi bikin kesal aja,"ucap Zura bicara pelan.


Istirahat pun tiba, Khoya dan Naima pun istirahat di atap sekolah sesuai dengan janji mereka akan istirahat bersama di sana.


Mereka pun duduk di bangku atap sekolah


khoya sengaja tidak membawa bekal makanan dari rumah karena ingin memakan makanan nya Naima, biar bisa makan satu bekal makanan berdua.


"Sayang, bawa bekal apa? soal nya gue gak bawa makanan karena sengaja ingin makan satu bekal berdua? "tanya Khoya.


"Lo gak bawa bekal makanan? tapi gue bawa makanan, nasi dan lauk nya semur jengkol. Emang lo bakalan suka? "tanya Naima.


"Naima, Masa cantik-cantik masa doyan jengkol? "tanya Khoya.


"Lo suka enggak? kalau gak suka lo makan nya sama tempe goreng dan ikan asin aja mau gak? "tanya Naima.


"Ya udah, gue makan nya itu aja "jawab Khoya.


"Semur jengkol enak lo,"ucap Naima.


gue gak doyan "jawab Khoya.


Lalu Naima mengeluarkan bekal makanan nya.


"Mari kita makan, "ucap Naima.


"Khoya masa sih lo gak suka, semur jengkol enak banget tau, "Naima berkata dengan mulut penuh.


"Cobain dulu enak tau, "ucap Naima.


"Iya deh gue cobain "jawab khoya.


Lalu khoya pun memakan makanan nya.


"Iya ternyata semur jengkol enak terus gak bau juga, Naima siapa yang memasak semur jengkol nya? "tanya Khoya.

__ADS_1


"Buatan ibu gue, masakan ibu, emang selalu enak mau masak apa aja pasti enak "ungkap Naima.


Naima dan Khoya begitu lahap makan


dan setelah selesai makan Khoya langsung tidur di paha Naima, lalu menatap wajah Naima.


"Sayang bolehkan aku seperti ini?"tanya Khoya.


Naima mengangguk dan merasa senang karena dipanggil sayang, Naima pun mengelus rambut Khoya.


"Sayang? ternyata begini ya rasa nya punya pacar bisa manja terus merasa nyaman, "ujar Khoya, sambil senyum Naima mengangguk.


"Tapi sayang mulut kita berdua jadi bau jengkol, "ucap Khoya tersenyum.


"Gak apa-apa, sama-sama bau jengkol juga


"Jawab Naima sambil tersenyum juga.


"Hah..Hah..Ha..!! Khoya membuka mulut lebar dan mengeluarkan angin aroma jengkol.


"Bau...!! "sahut Naima bercanda.


"Gue gak terima mereka pacaran kesal banget gue, apapun cara nya gue harus membuat mereka putus.


Lalu Zura pun pergi dengan wajah yang begitu kesal dan juga me manyun kan bibir nya. Zura mulai mencari tau tentang biodata nya Naima, hingga akhir nya, Zura mengetahui latar belakang Naima dan sampai menyebarkan berita ke satu sekolahan bahwa Naima berasal dari keluarga miskin dan berjualan sayuran di pasar. Satu sekolah pun meledek Naima dan mem bully Naima hingga sedih.


"Lihat deh tuh si Naima, inikan sekolah elit kok tukang sayur bisa masuk sekolah ke sini mereka semua pun tertawa"


Naima pun berlari menuju toilet dan menangis.


"Apa salah nya? kalau gue dari keluarga miskin apa salah nya juga kalau gue jualan sayuran di pasar kenapa mereka semua menilai buruk tentang gue, "Naima bicara.


Sambil menangis, sambil bercermin di toilet sekolah.


Mendengar kabar tentang Naima, Agung teman dekat Naima langsung mencari Naima


karena dia begitu khawatir karena sudah tau jika ada yang mengetahui, bahwa Naima berasal dari keluarga miskin, pasti Naima bakalan di bully oleh teman satu sekolah. Karena sekolahan itu sekolah elit dan murid nya pun berasal dari kalangan atas.


"Kenapa sih bisa seperti ini? "ucap Agung.

__ADS_1


Naima lo dimana sambil keliling sekolah mencari Naima.


Beda dengan Khoya begitu mendengar berita tentang Naima Khoya pun mencari tau siapa dalang semua ini.


Akhir nya Khoya berhasil menemukan pelaku nya, yaitu Zura ci cewek sombong dan angkuh.


Dengan langkah kaki yang terburu- buru Khoya mencari Zura yang sedang berada di dalam kelas, Khoya pun langsung menarik tangan Zura.


"Apa maksud lo? dengan semua ini kenapa lo menyebar kan berita tentang Naima, terus apa untung nya buat lo, "Khoya sambil mengepal kan tangan dengan raut wajah penuh kebencian dan menatap tajam wajah Zura.


"Khoya apa maksud lo? gue gak ngerti dengan apa yang lo katakan,"ucap Zura.


"Woy...! Jangan pura- pura tidak tahu, gue sudah tau semua nya, lo memang cewek jahat, "tegas Khoya sambil menatap tajam zura dengan wajah Khoya yang penuh kekesalan.


"Iya gue pelaku nya kenapa emang?


gue ngelakuin semua ini karena gue suka sama lo, gue yang lebih pantas jadi pacar lo latar belakang keluarga kita sama sedang Naima, apa? dia orang miskin dan orang tua nya tukang sayur, "ucap Zura sambil teriak penuh kekesalan.


Khoya pun dengan lantang nya berbicara.


"Apa, lo yang lebih pantas jadi pacar gue?


jangan ngarep lo, gue gak suka cewek manja seperti lo dan suka menganggap remeh orang lain. Lo bukan tipe gue dan lo jangan ngarep jadi pacar gue, mungkin benar lo berasal dari keluarga kaya, tapi sifat lo tidak sekaya hati nya Naima."ucap Khoya,sambil menunjuk Zura dengan kesal lalu Khoya pun pergi.


Sedangkan Zura wajah nya penuh kesal dan emosi sambil menahan tangis.


Teman sekelas pun pada kepo dan melihat kejadian tadi, dan mereka pun ngobrol.


"Oh? semua ini ulah nya Zura seperti nya dia cemburu karena Khoya dan Naima pacaran, masa sih dia kalahkan Naima yang berhasil mendapat kan hati nya Khoya, "ucap seorang teman.


"Sialan...!"umpat Zura sambil teriak


mendengar teman-teman nya bicara tentang diri nya Zura pun marah.


"Pergi... Kalian semua bubar ngapain kalian semua ngeliatin gue, sini siapa yang berani lawan gue. Berani ya kalian men tertawa kan gue, kalian liat aja siapa yang men tertawa kan gue akan gue balas satu persatu. "Zura berteriak kesal sambil melotot.


"Ya udah kita pergi aja, enggak usah meladeni cewek stres kaya dia, kita pergi aja kasian kan dia lagi patah hati karena dia kalah dari Naima si orang miskin itu"


Lalu semua orang pergi dan tinggal Zura yang sedang menangis.

__ADS_1


"Awas ya Naima? gue akan membuat hidup lo gak tenang karena sudah berani merebut Khoya dari gue.


__ADS_2