
Kembali lagi ke cerita masa sekarang...
malam ini malam pertama Naima bekerja jadi waiters di restoran.
"Semangat, hari ini adalah hari pertama kerja
jadi gue harus, melakukan yang terbaik dan bekerja dengan sungguh-sungguh "ujar nya.
Naima pun siap-siap untuk bekerja, karena ia mulai bekerja pukul 18:00 sore.
"Waiters" "ucap pembeli memanggil.
"Selamat datang di restoran kami! Mau pesan apa? "ucap Naima, menanyakan pesanan apa yang mau di pesan oleh pembeli.
"Ok mbak saya mau pesan, steak daging sapi lada hitam dengan tingkat kematangan medium well, terus sama jus jeruk juga,
masing-masing dua ya? "ucap pembeli memesan dua porsi karena ada dua orang yang duduk di sana.
"Baik, di tunggu ya pesanan nya, "ucap Naima sambil tersenyum ke pembeli.
Setelah sekian banyak Naima melayani pembeli, ada seorang pembeli lagi yang datang bersama dengan seorang cewek di samping nya.
"Waiters..! panggil pengunjung karena ingin memesan makanan.
Naima menghampiri meja tersebut, ketika akan menanyakan pesanan, Naima kaget karena yang berada didepan nya adalah Khoya yang sedang ingin memesan makanan.
"Gue kangen banget sama lo, rasa nya gue ingin memeluk lo, nanyain kabar gimana sekarang? "gumam naima dalam hati sambil melamun.
"Hey..Hey..Hey!"
"Permisi mbak saya mau pesan? "ucap Khoya, karena Naima melamun tidak mendengar kan khoya ketika sedang memesan makanan.
"Sorry kak, saya sedikit kurang fokus. Mau pesan apa? "tanya nya, sambil menatap wajah khoya.
Mata nya pun berkaca-kaca karena khoya masih saja tidak mengenali nya
setelah kemarin bertemu dengan nya dan bertabrakan, ketika berjalan sampai terjatuh.
"Ok mbak, saya mau pesan?"Khoya akan memesan makanan.
steak sapi lada hitam, "ucap Naima yang langsung memotong pembicaraan, Makanan apa yang mau di pesan, ketika khoya belum selesai bicara. Karena Naima masih ingat dengan makanan kesukaan Khoya pas jaman pacaran dulu.
"Steak sapi lada hitam dengan tingkat kematangan medium rare, karena daging nya pasti lembut dan juicy. terus minum nya air putih, "Naima yang belum berhenti bicara.
__ADS_1
Khoya terdiam dan melihat gelang yang di pakai Naima yang berinisial ,"A&N"
yang arti nya Albarkhoya & Naima, itu gelang yang Khoya berikan ketika masih pacaran dulu.
Khoya pun sekarang mengingat bahwa waiters yang ada di depan nya adalah cinta pertama nya.
"Naima maafin gue, karena baru sekarang gue ngenalin lo karena tadi siang pas kita bertemu sempat tidak mengenali lo. Lo sekarang semakin cantik, sekarang gue masih mengagumi lo, lo masih sama seperti dulu wanita pekerja keras dan wanita hebat, "gumam khoya dalam hati.
Tidak terasa Khoya meneteskan air mata, karena merasa bersalah sekitar 6 tahun yang lalu pergi meninggal kan Naima, tanpa berpamitan dan meninggal kan pesan
dan tidak ada kata putus diantara mereka.
"Sayang..Kamu kenapa, kok kaya nangis?"tanya Novia.
Novia adalah pacar khoya yang datang ke restoran berdua dengan Khoya dan duduk satu meja bersama.
"Tidak, aku tidak kenapa- kenapa kok cuman kelilipan aja, "sahut Khoya sambil mengelap pipi nya yang sedikit basah.
Mendengar Khoya memanggil sayang ke Novia, Naima mencoba untuk menahan tangis dan mencoba menahan supaya air mata tidak menetes, karena sudah di pastikan wanita itu adalah pacar nya.
"Mbak..Hey..Mbak?"
Naima masih saja melamun
"Iya kenapa? "Naima menjawab.
"Mbak kok bisa tau makanan kesukaan pacar saya? "tanya Novia, dan menatap tajam mata Naima.
"Itu memang menu andalan disini tingkat kematangan pun pasti medium rare, "dalih Naima.
"Pandai sekali kau berbohong, "gumam khoya dalam hati, sambil menatap Naima.
"Ok kak, di tunggu ya pesanan nya?"lalu Naima pergi.
Langkah kaki Naima begitu berat dan air mata Naima pun jatuh ke pipi.
Tanpa di sadari ada seseorang memperhatikan Naima dari kejauhan
dia adalah Yudha manager di restauran tersebut, lalu menghampiri Naima.
"Lo nggak apa- apa? "tanya Yudha.
"It's ok, gue tidak apa-apa kok, "jawab Naima sambil mengusap air mata yang jatuh ke pipi nya.
__ADS_1
"Ya udah semangat kerja nya, ini kan hari pertama lo kerja, "ucap Yudha sambil menepuk bahu Naima dan tersenyum.
Ketika makanan sudah siap di sajikan, Naima mengantarkan makanan yang Khoya pesan.
"Makanan sudah siap, sesuai dengan yang di pesan, selamat menikmati! "ucap nya sambil tersenyum palsu, karena sebenar nya dia kecewa.
Lalu Naima kembali bekerja.
Setelah makanan sudah ada, khoya dan pacar nya menikmati makanan nya. Dengan mesra nya, Novia menyuapi Khoya tapi mata Khoya selalu tertuju ke Naima yang sedang melayani pembeli.
Naima pun sesekali melihat ke arah nya, ia pun melihat khoya di suapi pacar nya, tentu saja dia merasa kesal. setelah selesai makan Khoya dan pacar nya pun pulang.
Naima melihat dari kejauhan dan masih ada rasa kecewa di hati nya, karena yang ia harapkan selama ini yaitu Khoya, dia sudah mempunyai pacar. Khoya pun menoleh ke arah Naima ketika akan meninggal kan restoran tersebut.
"Naima, sekarang kita pasti bakalan bertemu terus dan gue merasa senang, bisa melihat lo lagi, gumam khoya dalam hati"
"Sayang kenapa, melihat ke restoran terus, kamu masih betah bukan? "tanya Novia.
"Enggak kok, aku suka makanan nya jadi lain waktu kita kesini lagi "jawab Khoya.
"Kita dinner lagi disini lain waktu "ucap Novia.
Mereka pun pulang menggunakan mobil.
Naima masih terus melayani pelanggan, walaupun malam semakin larut tapi Naima masih semangat bekerja, karena ini adalah pengalaman pertama nya wajah ceria pun masih terlihat. Pengunjung pun suka dengan pelayanan nya.
Yang datang ke restoran pun semakin sedikit, dan Naima pun tidak terlalu sibuk, Naima dan waiters lain pun memesan makanan dan makan karena sudah tidak ada lagi pembeli.
"Naima, menurut lo gimana hari pertama kerja? "tanya Yudha yang ikut makan dengan Naima.
"Seru pak, dan senang banget pasti nya bisa bertemu dengan banyak orang dan banyak tersenyum, senyum kan ibadah jadi gue bisa bekerja sambil ibadah, "ungkap nya makan sambil tertawa.
"Ternyata lo orang nya asyik, udah capek kerja tapi lo masih bisa bercanda sambil tertawa,"ucap Angga.
"Lo teman dekat nya agung kan? "tanya Angga.
"Iyah gue teman dekat nya,"jawab Naima.
"Pantesan dia nyuruh gue memperlakukan Naima dengan baik, karena Naima teman dekat nya, "Angga bicara dalam hati"
Tidak terasa malam pun semakin larut
Naima pun selesai bekerja dan membantu menutup restoran.
__ADS_1
"Semangat kerja hari ini ternyata seru ya jadi waiters "ujar nya sambil tersenyum.lalu Naima pun ke kamar, setelah mandi Naima langsung tertidur.