
Hari ini Naima kembali lagi kuliah setelah sakit dan izin satu hari. Seperti biasa Naima bangun pagi-pagi, setelah selesai mandi,sarapan, minum obat dan jam menunjukan pukul 07:30 pagi
Naima mulai berangkat ke kampus dan seperti biasa dia berjalan kaki.
Sementara di tempat lain. Khoya bangun pagi-pagi dia begitu semangat karena ia tau bahwa Naima pasti masuk kuliah sekarang
dan seperti biasa dia berangkat ke kampus membawa motor gede nya.
Setiba nya di kampus..
"Naima...tunggu...!"teriak Khoya, lalu ia pun berlari mengejar Naima.
"Iya ada apa? "tanya Naima.
"Enggak ada apa-apa? gue cuman mau bareng sama lo, wih udah sehat nih kelihatan segar dan cantik pula! "ucap khoya merayu.
"Dasar gombal! "sahut Naima sambil tersenyum.
Setelah dosen datang akhir nya pelajaran di mulai hingga selesai
waktu berlalu dan menunjukan pukul 17:00 sore dan kuliah pun selesai.
"Hai guy's...! "ucap Lita, karena ketika mau pulang mereka barengan.
"Minggu depan, gue lihat di kalender libur panjang! Hari Senin depan tanggal merah,
jadi kita libur 3 hari, yaitu hari Sabtu, hari Minggu dan hari Senin. Bagaimana kalau kita holiday ke Bali, kita triple date aja gue pergi sama pacar gue ,"ucap Lita.
"Setuju...! Kalau gue holiday nya bareng pacar gue juga, jadi bareng pasangan masing-masing! "sahut Putri.
"Gue bareng Naima dong walaupun kita belum pacaran tapi gue yakin kita bakalan pacaran,"ucap Khoya.
"PD abis..!"ucap Lita dan Putri, karena Khoya sangat percaya diri. Sedangkan Naima hanya tersenyum.
"Ya udah kita berangkat hari Sabtu nya ok enggak? "tanya Khoya.
"OK..! "semua pada menjawab.
Mereka pulang ke rumah masing-masing
dan saat nya Naima mulai bekerja lagi di mulai pukul 18:00 malam.
"Naima lo udah sembuh? "tanya Mira sesama waiters.
"Iya gue udah sembuh, "jawab Naima.
"Bagus dong kalau gitu, jadi kita gak kerepotan lagi kalau restoran lagi rame, "ketus Mira.
__ADS_1
Seperti biasa Naima melayani pelanggan hingga larut malam sampai restauran tutup,
tapi sebelum tutup semua di kasih gaji uang cash dan ini adalah gaji pertama nya Naima
tentu saja Naima sangat senang.
Naima pulang langsung masuk ke dalam kamar nya. Walaupun gaji nya gak terlalu besar tapi dia sangat senang.
"Gaji pertama gue! "Naima bicara sendiri sambil tersenyum.
"Gue harus bayar utang ke Khoya karena dia udah bayarin rumah sakit gue. Apa gue telepon Khoya sekarang? tapi takut nya ganggu takut dia udah tidur juga,ya udah nanti pas liburan bayar nya sekalian gue traktir dia."ungkap nya.
Keesokan hari nya. Naima bangun pagi dan kali ini sebelum berangkat kuliah dia jogging dulu, setiba nya di taman Naima bertemu kembali dengan Angga.
"Selamat pagi Naima! Kemarin lo enggak jogging?" tanya Angga.
"Kelihatan fresh juga wajah nya,"tanya Angga kembali.
"Selamat pagi juga! Iya kemarin gue gak jogging, kalau kelihatan fresh pasti karena gue sekarang udah sehat,"sahut Naima.
"Gue sekarang bawa sepeda, mau gak lo di bonceng dan di ajak keliling taman? "tanya Angga.
"Boleh, kaya nya seru juga!"jawab Naima.
"Pegangan yang kenceng "ucap Angga, lalu dia menggowes sepeda nya.
Naima menghirup udara pagi hari dan menghembus kan nya dari hidung.
"Ngomong-ngomong gue berat gak? mau gantian gak gue yang membonceng kak Angga?"tanya Naima.
"Ide bagus boleh juga gantian lo yang bawa sepeda nya, "ucap Angga.
Naima membawa sepeda nya tapi Naima merasa grogi dan membawa sepeda nya kurang seimbang seperti oleng.
"Naima hati-hati lo bisa gak bawa sepeda nya? "tanya Angga.
"Gue bisa kok, cuman gue lagi grogi aja karena ini pertama kali nya gue membonceng cowok di sepeda,"jawab Naima.
"Gue beruntung dong, gue cowok pertama yang lo bonceng! "ucap Angga.
Mendengar ucapan Angga dia jadi teringat Khoya dan Agung.
"Ketika gue pacaran sama Khoya, gue belum pernah naik sepeda bareng apalagi sampai boncengan, begitu juga dengan Agung, walau pun sering naik sepeda tapi gue gak pernah membonceng Agung pas dulu di kampung. Gumam Naima.
"Gubrak....!"
Sepeda yang di bawa Naima terjatuh dan otomatis Angga juga terjatuh.
__ADS_1
"Ya ampun! Naima lo bikin kita jatuh dari sepeda,"ucap Angga.
Angga langsung buru-buru bangun dan mengangkat sepeda nya, dan langsung membantu Naima berdiri.
"Sorry kak gue gak sengaja! "ucap Naima sambil tersenyum.
"It's ok, tapi lo gak apa-apa, gak ada yang lecet kan? "tanya Angga.
"Enggak, aman kok..! "jawab Naima. Lalu mereka pun tertawa ter bahak-bahak.
"Kita sarapan yuk! Biar gue yang traktir, "ajak Naima.
"Tumben nih mau mentraktir? "tanya Angga.
"Gue lagi ada sedikit rejeki,"ucap Naima.
"Kalau bisa kita jangan sarapan bubur lagi ya! udah agak bosen nih "ucap Angga.
"Mau sarapan apa dong? "tanya Naima
"Sarapan nasi uduk aja! "sahut Angga.
"Hahahaha! Kak Angga seperti orang kampung sarapan nya nasi, gue juga suka sarapan nasi apalagi pas tinggal di kampung,"ucap Naima sambil tersenyum.
"Emang nya kenapa? gue juga suka sarapan nasi? "tanya Angga.
"Kan orang kaya itu, setau gue kalau melihat di tv sarapan nya roti dan sejenis nya tapi bukan nasi, "ucap Naima
"Korban sinetron ya apa Drakor? "tanya Angga sambil tersenyum.
"Kita cari nasi uduk di pinggir jalan aja "ucap Angga.
Lalu Naima dan Angga berjalan kaki mencari nasi uduk di pinggir jalan tidak jauh dari taman akhir nya mereka Nemu tukang nasi uduk di pinggir jalan.
"Mbak kita pesan nasi uduk nya dua porsi!"Naima memesan makanan nya.
"Iya di tunggu ya? "ucap penjual nasi uduk.
"Kak sambil nunggu kita makan gorengan dulu,"ucap Naima.
karena di meja tukang nasi uduk ada gorengan juga, ketika nasi uduk nya sudah siap, mereka pun memakan lahap nasi uduk nya di tambah dengan gorengan dan minuman nya teh manis panas.
"Ah..Mantap....! Di traktir pula, "ucap Angga.
Lalu Naima membayar makanan nya ke tukang nasi uduk.
"Kak, gue pulang duluan ya takut telat ke kampus nya, kak Angga juga kerja kan? "tanya Naima.
__ADS_1
"Iya thanks ya! nasi uduk nya, "ucap Angga berterima kasih.
Naima pun pulang dan siap-siap pergi ke kampus dan seperti biasa di kampus bertemu dengan khoya Lita dan Putri dan teman-teman lain nya dan setelah selesai dari kampus Naima bekerja di restoran sampai larut malam setelah selesai kerja Naima pun langsung tidur.