Takdir Kehidupan & Cinta

Takdir Kehidupan & Cinta
Cemburu


__ADS_3

Keesokan hari nya Naima dan yang lain nya pergi kuliah, Naima dandan dengan cantik nya sebelum berangkat ke kampus karena dia tau akan ada khoya yang menjemput untuk pergi bareng ke kampus.


"Rambut nya gue ikat apa enggak ya? "tapi kaya nya lebih bagus di gerai aja rambut nya, gue pakai minyak wangi dulu,"Naima bicara sendiri.


"Tin...Tin..Tin..!" Suara klakson motor.


Naima melihat di jendela, ternyata khoya sudah datang Naima pun membuka kan pintu.


"Selamat pagi sayang? "ucap Khoya.


"Selamat pagi juga sayang?"jawab Naima.


"Kamu sudah sarapan? "tanya khoya


"Sudah sarapan kok, kamu sudah sarapan? "tanya balik Naima.


"Aku juga sudah, Naima kamu cantik banget dan wangi banget, jadi tambah cinta deh,"Khoya menggombal.


"Terima kasih gombalan nya "jawab Naima.


lalu Naima memakai helm dan menaiki motor dan Khoya menjalan kan motor nya.


"Sayang pegangan yang erat ya? "ucap Khoya, sambil tersenyum.


Naima pun langsung memegang erat pinggang Khoya dan menyender kan kepalanya di punggung. Akhir nya mereka pun sampai, Khoya membuka helm nya begitu juga dengan Naima.


"Sayang kok susah buka helm nya, bukain dong? "Naima minta tolong.


Khoya membuka kan helm Naima, tapi Naima terus menatap wajah khoya ketika di buka kan helm nya.


"Sudah, kamu manja banget sih "ucap Khoya sambil mencubit pipi Naima.


"Sakit dong main cubit aja "ucap Naima.


dan mereka pun pegangan tangan ketika akan masuk ke dalam kelas.


"Cie..Cie...Yang lagi kasmaran pakai pegangan tangan segala?"ucap Putri.


"Iya nih bikin cemburu aja, karena pacar kita gak kuliah disini, "ucap Lita.


"Kalian iri aja sih, tuh lo pegangan tangan aja sama pak satpam."ucap Khoya menunjuk satpam.


"Sembarangan lo, kita masuk kelas yuk?"ajak Putri.


Kelas pun di mulai setelah selesai belajar sampai sore akhir nya mereka pulang


Naima kembali di antar pulang Khoya.


"Sayang kita jalan-jalan dulu ya, jangan langsung pulang?"ucap Khoya.


"Emang kita mau kemana?" tanya Naima


"Kita pergi ke cafe dulu, nongkrong di cafe! Sambil minum, gak lama kok cuman setengah jam, "ucap Khoya.


"Ya udah aku setuju,"jawab Naima.


Setiba nya di cafe mereka duduk dan memesan minuman. Setelah minuman yang di pesan datang,dua cappucino yang di pesan.


"Naima setelah lulus kuliah lo mau ngapain? "tanya Khoya.


"Gak tau belum kepikiran "jawab Naima.


kalau gue kaya nya bakalan kerja di perusahaan nya bokap, "ucap Khoya.

__ADS_1


"Bagus dong, lo jadi penerus bokap lo "ucap Naima.


"Nyadar gak sih kata nya jangan pakai kata lo dan gue, tapi kamu yang mulai duluan "ucap Naima.


"Iya kenapa ya jadi lupa,"ucap Khoya.


"Ya udah gak apa-apa, gimana enak nya aja.


Lalu mereka pun tersenyum sambil meminum cappucino yang mereka pesan.


"Naima, waktu dulu kan aku kasih gelang yang ada inisial A dan N, terus kamu masih menyimpan nya tidak? "tanya khoya


"Selalu aku simpan dengan baik kok, "jawab Naima.


"Terus sekarang gelang nya mana?" tanya Khoya.


"Ada di tas biar aku ambil,"sahut Naima.


"Ini gelang nya masih bagus kan, soal nya aku simpan gelang pemberian dari kamu waktu dulu,"ucap Naima.


"Sini biar aku pakai kan,"ucap Khoya.


Gelang pun sudah di pakai di tangan nya Naima.


"Sayang kamu tutup mata dulu "ucap Khoya menyuruh Naima.


"Kenapa harus tutup mata sih? "tanya Naima.


"Menurut aja "jawab Khoya.


Lalu Naima pun menutup mata nya


khoya mengambil sesuatu dari dalam tas nya


"Sekarang kamu boleh buka mata "ucap Khoya.


"Tada...! Ini buat kamu"


Khoya langsung membuka kotak tersebut, dan perhiasan itu adalah cincin yang sangat indah.


"Sayang ini buat aku? "tanya Naima


"Iya dong buat kamu bagus gak? "tanya Khoya.


Naima mengangguk senang.


"Sini biar aku pakai kan cincin nya, mudah-mudahan muat ya di jari kamu. "ucap Khoya.


"Ternyata cincin nya pas di jari kamu, "ucap Khoya.


"Terima kasih ya sayang, aku suka hadiah nya,"ucap Naima.


"Iya sayang sama-sama, aku ikut senang kalau kamu suka,"ucap Khoya.


Setelah minuman nya habis Khoya pun membayar minuman nya.


"Naima...!" Teriak seseorang memanggil.


"Kak Angga "ucap Naima


"Lo di sini juga? "ucap Angga yang menghampiri Naima.


Lalu Khoya datang setelah membayar minuman nya.

__ADS_1


"Sayang, ayo kita pulang nanti kamu kan kerja,"ucap khoya sambil merangkul Naima.


"Naima ini teman kamu kan yang kemarin datang ke rumah sakit "ucap Khoya.


"Iya dia kak Angga, kebetulan lagi di cafe ini,"ucap Naima.


"Sekarang Naima jadi pacar gue, menurut lo kita serasi gak? "Khoya menanyakan ke Angga.


"Kalian pacaran, selamat ya? "ucap Angga.


"Iya terimakasih,"jawab Naima.


"Kak kita pergi duluan ya? "ucap Naima.


"Iya,"jawab Angga.


"Ayo sayang kita pulang "ajak khoya sambil menggandeng Naima.


Lalu Naima naik motor bareng khoya, ketika Khoya sedang mengendarai kendaraan nya,"Naima bertanya.


"Sayang kamu kaya nya bangga banget kita pacaran. Apalagi pas di depan kak Angga,"ucap Naima.


"Iya biar dia gak naksir kamu, kalau dia tau bahwa kamu sudah mempunyai pacar, "ujar nya.


"Ya ampun! Sayang aku dan kak Angga hanya berteman dan kak Angga juga gak bakalan lah suka sama aku, jadi kamu jangan khawatir dan cemburu ya, cuman kamu yang ada di hati aku,"ucap Naima, lalu memeluk pinggang Khoya ketika sedang di bonceng.


Khoya pun tersenyum senang


dan sudah tiba di mess yang di tempati Naima.


"Sayang, terima kasih ya? karena udah antar jemput dan juga cincin nya, "ucap Naima.


"Iya sayang, sama-sama, tapi terimakasih aja gak cukup cium dong pipi aku?"ucap khoya.


"Sayang, malu kalau di lihat orang. "ucap Naima.


Khoya pun melihat sekeliling, aman kok gak ada orang?"ucap khoya.


Lalu Naima mencium pipi khoya dan tersenyum


"Ya udah aku pulang dulu ya, terus kamu semangat kerja nya,"ucap Khoya, lalu Khoya pun pulang.


Naima masuk kedalam, lalu mandi dan siap-siap untuk bekerja di restoran tentu nya sampai larut malam. Sesudah selesai bekerja Naima pun pulang ke kamar nya, begitu dia pulang Naima kaget Karena pintu kamar nya terbuka dan kunci nya be hasil di jebol, pas masuk kedalam kamar Naima berantakan, baju berserakan seperti ada yang mengacak-acak terus cemilan dan makanan pun berserakan.


Naima langsung memeriksa laci lemari tempat ia menyimpan uang, dan ternyata uang nya hilang di ambil maling. Untung barang yang lain nya tidak di ambil begitu juga dengan dompet yang berisikan KTP dan lain-lain.


"Perasaan tadi pintu nya aku kunci kok bisa ya maling membuka pintu nya,"ungkap Naima.


Lalu Naima pun pergi kembali ke restoran.


"Kak yudha...!"teriak Naima memanggil Angga.


"Kak, kamar aku pintu nya di rusak maling, ungkap Naima.


"Apa? Naima ada maling masuk ke kamar kamu, terus apa yang di ambil?"tanya Yudha.


"Cuman uang gajian aku "jawab Naima.


"Ya udah kita lihat di cctv,"jawab Yudha.


Begitu melihat cctv, dan benar saja ada maling menggunakan penutup wajah. Dia sedang berusaha menjebol pintu, lalu dia keluar dengan membawa uang Naima di saku nya.


"Naima Iya ternyata ada maling dan kejadian nya pas restoran lagi rame-rame nya gak ada yang melihat juga. Ya udah malam ini kamu tidur sama pegawai lain aja, kamu ikut tidur dulu besok aja kita benerin pintu nya,"ungkap Yudha.

__ADS_1


Naima pun tidur di kamar sebelah, di kamar teman nya dan Naima membawa barang-barang penting, karena pintu nya rusak walaupun bisa di tutup tapi gak bisa di kunci.


__ADS_2