
Naima berangkat ke kampus dengan jalan kaki karena butuh sepuluh menit apabila di tempuh jalan kaki.
Sesampai nya di kampus Naima langsung berjalan masuk ke dalam kelas.
"Hai Naima, lo baru dateng, ayo sini duduk? "ucap teman-teman kampus Naima
mereka adalah putri dan Lita.
"Iya gue baru datang nih, "ucap Naima
"Lo kan kerja di restoran boleh dong kalau kita pergi ke sana? "tanya Putri.
"Lita nanti malam kita ke restoran tempat Naima bekerja, kita makan malam di sana?"ajak Putri.
"Iya, ide bagus tapi lo yang traktir, "sambil tersenyum Lita bercanda minta di traktir.
"Iya nanti gue traktir lo dan Naima juga, "ucap Putri.
"Asyik! Di traktir makan kita ya? "ucap Lita memandang Naima.
"Tentu saja gue pasti senang kalau kalian makan di sana, gue akan kasih pelayanan terbaik, nanti malam gue tunggu kalian,"ucap Naima sambil tersenyum.
Tiba-tiba ada yang datang menghampiri meja tempat Naima,putri dan Lita.
"Kalian lagi ngapain seru seperti nya
ngomongin apa sih, ngomongin gue ya?"tanya nya.
"Gr banget!" Naima langsung menjawab pertanyaan cowok itu.
Cowok yang menghampiri mereka ialah Khoya, yang kepo dengan para cewek.
Waktu menunjukan pukul 08:00 pagi bel pun berbunyi dan ketika dosen datang mereka pun duduk di tempat duduk mereka masing-masing, waktu berlalu dan menunjukan pukul 17:00 sore. Setelah selesai dan waktu nya semua mahasiswa dan mahasiswi pulang dari kampus.
Seperti biasa Naima jalan kaki.
Ketika melewati taman, Naima pun mampir ke taman dan duduk sebentar dan membeli minuman.
"Duarr....!" Seseorang dari belakang tempat duduk dan jahil mengagetkan Naima.
"Aw..! "Naima berteriak karena kaget.
"Ya ampun, khoya jahil banget sih jadi kaget kan gue bisa gak sih kalau gak jahil terus?"tegas Naima.
"Lagi ngapain lo disini ?"tanya Khoya.
"Gue lagi istirahat dulu sebentar, "sahut Naima.
"Boleh gue temenin? "ucap khoya bertanya.
Naima hanya mengangguk, Khoya terus menatap genit ke Naima sehingga merasa canggung.
"Ngapain sih ngelihatin gue terus, sampai segitu nya? "ucap Naima.
"Dak,Dig,dug!"
Detak jantung Naima pun berdegup kencang dan ada rasa malu juga karena gak nyaman di lihatin terus.
__ADS_1
"Pengen aja, soal nya lo cantik banget, benar-benar cewek tipe gue, "ungkap Khoya sambil merayu Naima dan tersenyum.
Naima pun ikut tersenyum, Karena masih ada rasa cinta di hati Naima untuk Khoya
ketika berada di dekat nya Naima merasa nyaman dan tidak bisa di pungkiri Naima merasa senang.
"Tunggu sebentar ya?, "ucap khoya.
"Mau kemana?"tanya Naima menjawab pertanyaan Khoya.
"Pokok nya tunggu aja sebentar?"sahut Khoya.
Khoya pun menghampiri Naima kembali dengan membawa dua ice cream rasa coklat di tangan nya.
"Nih buat lo satu buat gue satu, "ucap Khoya. sambil memberikan ice cream tersebut ke Naima.
"Terima kasih, "sahut Naima sambil tersenyum.
Mereka pun langsung memakan ice cream nya. Karena saking menikmati ice cream nya, Naima makan ice cream sampai belepotan di bibir. Khoya terus menatap wajah Naima sambil tersenyum.
"Kenapa sih senyum-senyum terus?"tanya Naima.
"Maaf ya?"Khoya langsung menyentuh bibir Naima, untuk membersihkan kan sisa ice cream yang belepotan di bibir Naima.
Naima langsung tersenyum.
"Kaya anak kecil aja, makan ice cream nyampe belepotan begitu "Khoya menatap heran.
"Gak apa-apa emang gue masih kecil, terus kenapa emang? "tanya Naima sambil meledek.
"Hmm, masa anak kecil udah pacaran?"sahut Khoya.
"Ada yang lagi ngasih kode nih?"ucap Khoya sambil tersenyum.
"Apaan sih siapa juga yang ngasih kode?"ucap Naima begitu jelas.
"Maksud gue lo pacaran sama gue waktu dulu, masa anak kecil udah tau pacaran?"ucap Khoya yang terus meledek Naima.
"Kapan kita pacaran, gue lupa tuh? "sahut Naima yang pura-pura lupa.
"Hmm, yang pura-pura lupa, seharusnya lo itu tidak bisa melupakan ketampanan gue, "ucap Khoya sambil menggeleng kan kepala.
"Apa, lo tampan? tapi emang iya sih lo kan cowok ya udah pasti tampan, "ucap Naima.
"Kalau gitu, gue keren kan, oh gue karismatik apa gue mirip artis Korea? "tanya Khoya.
"Khoya, gede rasa lo makin tinggi dan kepedean lo juga sama, mau gue antar berobat gak?"tanya Naima sambil bercanda.
"Gak usah berobat, toh obat nya ada di depan gue, "sahut Khoya.
Naima merasa bingung dan melihat sekeliling.
"Mana, emang disini ada obat? "tanya Naima.
"Lo gak peka apa? obat nya yaitu lo Naima, lo itu mood booster,"ungkap Khoya.
"Bisa gak sih, gak gombal terus. Gue mau pulang sekarang, udah dulu ya gue tinggal. Terima kasih buat ice cream nya, "ucap Naima.
__ADS_1
Ketika Naima akan pergi.
"Tunggu, biar gue antar gue gak akan membiarkan lo pulang sendiri, "ucap Khoya.
"Gak usah lagian Deket kok, "sahut Naima.
"Gak apa apa Naima jangan nolak, gue mau antar lo, "ucap Khoya.
Khoya langsung menarik tangan Naima dan membawa Naima menuju moge alias motor gede nya. Naima pun hanya menurut dan langsung naik ke motor Khoya.
"Pegangan ya? "ucap Khoya.
Naima tidak menjawab, tapi langsung memeluk pinggang Khoya.
Khoya begitu lambat menjalan kan motor nya, dia sengaja supaya bisa berlama-lama berduaan bersama Naima.
Naima pun hanya terdiam dan dia pun ikut senang karena bisa terus berduaan dengan nya.
Seharusnya nya nyampe ke tempat tujuan hanya 5 menit saja, tapi malah jadi 10 menit.
Karena begitu pelan menjalan kan motor nya
dan tiba-tiba berhenti di pinggir jalan karena ada tukang cilok.
"Kok berhenti?"tanya Naima.
"Kita beli cilok dulu, tenang aja gue yang traktir, "sahut Khoya.
Khoya dan Naima turun dari motor.
"Bang beli cilok nya dua kantong? "ucap Khoya, memesan.
"Iyah mas, tunggu ya, "ucap Abang tukang cilok.
"Kita makan di situ aja yuk, kebetulan ada bangku, "ajak Khoya.
"Ayuk..."ucap Naima menjawab. Dan mereka pun langsung duduk.
"Ini cilok nya, "ucap Abang tukang cilok.
"Terima kasih bang! "sahut Naima.
Mereka berdua pun, makan cilok bersama
sambil bercanda gurau.
"Bang ini uang nya, kembalian nya ambil aja,"Khoya membayar cilok nya.
Karena uang yang di kasih khoya uang seratus ribu.
"Terima kasih ya mas, "ucap si Abang.
Mereka pun naik motor kembali dan akhir nya sampai juga di restoran tempat Naima berkerja
"Terima kasih ya?, "ucap Naima.
"Iya sama-sama! "sahut Khoya.
__ADS_1
Khoya langsung pergi dan Naima pun langsung masuk ke dalam.