
Calvin tengah bersiap memulai permainan yang sesungguhnya. Membuat Keina merasa nikmat hingga cukup membuatnya basah.
Keina terus melenguh, mendessah dan sesekali ingin menjerit menahan nikmatnya permainan Calvin di atas tubuhnya.
Pria pertama yang mendapatkan tubuhnya ini benar-benar sudah pro dalam menaklukan tubuh wanita. Apalagi Keina tidak punya banyak pengalaman akan hal ini. Setiap permainan yang Calvin lakukan selalu berhasil membuatnya menjerit nikmat berulang kali dalam satu kali permainan.
Hingga Calvin merasa bahwa tubuhnya tidak lagi mampu menahan sesuatu yang akan meledak di bawah sana, lantas ia semakin gencar memaju mundurkan pinggulnya menghentak semakin dalam di lu*bang ternikmat yang pernah dia rasakan Dan.. akhirnya Calvin mencapai puncak pendakian mereka berdua.
" Aaakkhh, sayang! " pekik Calvin tertahan . Saat berhasil menyemburkan cairan cintanya pada rahim Keina.
Calvin akhirnya ambruk dan menindih tubuh gadis yang selalu membuatnya candu. Keduanya masih terengah setelah melakukan pendakian panjang yang sangat memabukkan.
" I Love you, Kei. " Calvin kembali mengucapkan kalimat indah tepat di telinga kiri Keina.
" I Love you too, kak. " bisik Keina yang berhasil membuat Calvin melayang bagai terbang tinggi di awan.
...----------------...
Untuk merayakan hubungan mereka yang baru saja di mulai,Calvin mengajak Keina untuk liburan ke Bali ,bukan liburan panjang hanya sekedar liburan singkat yang akan mereka habiskan tiga hari dua malam, bersama dengan teman-temannya dan juga Ara. Keina tak lupa membawa sahabat baiknya itu untuk ikut merayakan hubungan barunya bersama Calvin.
Rombongan Calvin akhirnya sampai di hotel milik keluarga Calvin , ia memutuskan menginap di sana selama berada di Bali.
" Kak, aku gak mau satu kamar sama kamu ya !"
ancam Keina berbisik sambil memicingkan matanya. Saat Calvin sedang berbicara dengan manager hotel.
Calvin tersenyum, menyelesaikan pembicaraannya dengan sang manager dulu baru menanggapi sang kekasih yang tampak sedikit risau.
__ADS_1
Keina sangat khawatir kalau sampai Ara tau hubungan gila mereka berdua yang di luar batas kewajaran. Yang Ara perlu tau hanya hubungan mereka yang statusnya kini berkencan, bahkan merencanakan pernikahan. Bukan tentang hubungan mereka di atas ranjang.
" Kalian mau kamar sendiri-sendiri apa barengan?" tanya Calvin menatap ke arah Axel dan Jourdy .
" Barengan aja, gak tega gue ninggalin Jourdy yang lagi patah hati. Takutnya nanti dia lompat dari balkon kamar lagi. " sindir Axel yang memang benar adanya. Sahabatnya itu baru putus dari sang kekasih Agnes, yang sudah setahun dipacari nya. Awalnya Jourdy juga enggan ikut bersama Axel dan Calvin yang membawa pasangan masing-masing, tapi keduanya memaksa Jourdy ikut dengan alasan untuk menenangkan diri, siapa tau di Bali dapet bule , begitulah yang Axel katakan padanya. Sehingga akhirnya Jourdy setuju ikut bersama mereka.
" Sinting! gue gak segila itu sampe mau lompat dari lantai 9." ketus Jourdy yang sebal lantaran Axel terus mengejeknya seolah dia orang paling putus asa di dunia ini.
"Sayang, kamu mau sama Ara atau sendiri? " tanya Calvin mengusap lembut pucuk kepala Keina.
" Sama Ara aja, aku takut sendirian . " jawab Keina melirik ke arah sahabatnya Ara.
" Oke. "
Mereka berjalan menuju kamar yang sudah di atur manager hotel. Kamar mereka tentu berada di lorong yang sama . Kelas Deluxe yang sudah dipesan kemarin oleh Calvin.
Seketika Keina terdiam dan membeku, tanpa sadar semakin mengeratkan belitan tangan di lengan kokoh milik Calvin, melihat seseorang yang paling ia hindari sedang berdiri dan sama terkejutnya di depan lift sendirian . Entah apa yang dilakukan Gevan di sini ia juga tak tau dan tak mau tau lagi.
Pria itu masuk kedalam lift, lalu Calvin menekan tombol angka sembilan. Lantai dimana Deluxe room berada. Sementara Gevan menekan tombol sepuluh , berdiri tepat di samping Calvin yang sedang bergandengan mesra dengan mantan kekasihnya, yaitu Keina.
Ara menyadari apa yang tengah dirasakan Keina saat ini. Momen seperti ini benar-benar membuat keadaan menjadi canggung.
" Sayang , kamu okay? " tanya Calvin yang awalnya hanya di gandeng lengannya oleh Keina kini beralih memeluk posesif pinggang sang calon istri.
Keina sedikit terhenyak , namun tentu dia tidak ingin membuat Calvin malu dihadapan teman-temannya . Meski dirinya juga tau , Calvin melakukan hal itu juga untuk membuat salah seorang yang berada didalam lift itu terprovokasi.
" I'm okay. " jawab Keina tersenyum manis mendongakkan wajah ke atas agar bisa melihat wajah tampan sang calon suami yang tingginya jauh dari dirinya itu.
__ADS_1
Cup!
Calvin mendaratkan sebuah ciuman di kening milik Keina. Pria itu tampaknya hanya melakukan gerakkan refleks . Tidak ada niat membuat Gevan kesal atau marah.
Namun andainya Gevan merasakan hal itu , tentu Calvin menganggap itu adalah bonus untuk dirinya.
" I Love You. " bisik Calvin menatap wajah cantik yang masih mendongak melihat dirinya. Keina masih membeku karena baru saja mendapat perlakuan manis dari sang kekasih dihadapan banyak orang dan juga mantannya.
Keina berusaha mengendalikan diri . Tidak mudah memang berada di situasi seperti sekarang ini. Tidak dipungkiri juga bahwa memperlihatkan kemesraan dihadapan sang mantan juga bukan tipe seorang Keina. Namun tentu gadis itu tidak ada pilihan lain selain menyambut kehangatan yang diberikan oleh Calvin.
" Me too, Honey. " jawab Keina yang hanya menggerakkan bibirnya . Tidak mengeluarkan suara namun Calvin tahu betul apa yang dikatakan oleh Keina.
Ting.
Akhirnya rombongan Calvin sampai di lantai sembilan . Tempat dimana kamar mewah berjejer di sana.
Sementara Gevan masih tertinggal karena lantai tujuannya adalah lantai sepuluh. Kembali sendiri menuju kamar miliknya yang sudah dia tinggali dua hari ini. Awalnya dirinya datang ke Bali atas permintaan sang mama, untuk menemui gadis yang dijodohkan dengannya yang bertempat tinggal di Bali. Dan Gevan tidak habis pikir akan bertemu dengan Keina di pulau ini juga. Melihat Keina bersama Calvin benar-benar berhasil membuat darahnya mendidih.
Apalagi mengingat saat Calvin terang-terangan mencium kening Keina. Itu adalah hal yang paling ia benci seumur hidupnya .
jauh-jauh ke Bali ketemu nya mantan lagi. gumam Gevan. Sungguh kesal rasanya, dia yang ingin melupakan justru harus berhadapan lagi dengan sang mantan yang namanya masih terukir indah di hatinya. Sulit, rasanya ia ingin menyerah dan meminta Keina kembali kepadanya saja. Tapi apakah masih ada celah untuknya bisa masuk ke dalam hati gadis itu?
.
...****************...
maaf ya guys, baru up. Sungguh aku ketiduran pas semalem lagi ngetik, lalu pas abis sahur mau lanjutin abis sholat subuh eh ngantuk berat. oh iya untuk part hiya-hiya maaf kalo kurang hot, soalnya gak blh sampe detil nanti aku kena tegur guys 😓 kalau mau yg hot coba lakukan bersama pasangan halal kalian masing² 😁
__ADS_1