
sinar matahari yang hangat menembus jedela menyentuh wajah cantik Haruka dengan lembut terpaksaa Haruka harus terbangun dari tidurnya.
diruang makan Praveen Reno dan Rey sudah berkumpul menantikan Haruka untuk sarapan tak lama Haruka turun dan duduk disamping Praveen.
"nona..." Reno belum menyesesaikan kalimatnya karena Haruka langsung memotongnya
"bukan nona tapi Al kalau gak mau panggil Al panggil aku Haru dan satu lagi aku minta kalau kita bicara pake bahasa Indonesia aja sama kaya aku kalau bicara dengan kak Hiro itu juga berlaku untukmu Rey"
"siap Al" jawan Reno dan Rey dengan kompak
"oh iya Haru hari ini kau kuliah atau mau langsung ke tempat latihan??" tanya Praveen
"aku kuliah siang kalau latihan pulang kuliah jadi aku mau memperkenalkan direktur utama perusahaan kita dan direktur utama Hotel Khalisa Asahi dulu" jawab Haruka
"selamat makan" Ucap Haruka
"selamat makan" ucap Praveen
"selamat makan" ucap Reno dan Rey yang kompak mengikuti cara Haruka dan kakaknya
setelah selesai makan Haruka Rey dan Reno bergegas pergi dalam satu mobil sedangkan Praveen di mobil lain.
setelah 15 menit akhirnya mobil Haruka sampai di sebuah bangunana yang tinggi tidak lain adalah perusahaan milik keluarga Asahi.
__ADS_1
Haruka langsung turun mengajak kedua temannya semua orang memandang Haruka dengan heran. Haruka mengumpulkan semua orang penting dikantor itu.
"Maaf kalau aku mengganggu pekerjaan kalian tapi aku ingin memperkenalkan seseorang dikantor ini,, dia Rey dia akan menjadi direktur utama dikanto ini aku gak peduli apa pendapat kalian tapi aku berharap kalian bisa menerima Rey dan bekerja sama dengan baik"
"tentu nona" ucap mereka serempak
"Tetta mulai hari ini kau akan menjadi sekretarisnya Rey"
"baik Nona"
"Al apa ini gak berlebihan??" tanya Rey
"Rey mama udah setuju dengan keputusanku"
"baiklah terserah kamu aja"
"mengerti nona" semua orang bubar Rey masuk keruangannya yang diantar oleh sekretarisnya Tetta.
"Reno sebaiknya kita cepat ke Hotel Khalisa Asahi"
"gimana baiknya aja Al" Haruka dan Reno pergi ke ke Hotel Khalisa Asahi tempatnya tidak jauh dari tempat Haruka latihan setiap hari.
setelah sampai Haruka dan Reno langsung turun dari mobil mereka masuk ke dalam dan langsung mengumpulkan semua orang.
__ADS_1
"maaf aku mengganggu pekerjaan kalian tapi aku ingin memperkenalka seseorang dia yang akan menjadi rekan kerja kalian Reno dia akan menjadi direktur utama dihotel ini,, aku harap kalian bisa bekerja sama dengan baik."
"tentu nona" jawab semua orang
"Al aku gak lancar bahasa Jepang" ucap Reno
"jangan khawatir,, Mayu kemarilah"
"iya nona??" Mayu menghampiri Haruka
"Ren Mayu menguasai bahasa Indonesia Mayu akan jadi asisten pribadimu"
"nona apa yang anda katakan?? apa aku pantas untuk posisi itu??" tanya Mayu
"aku yang akan putuskan apa yang pantas untukmu dan yang tidak,, semuanya boleh kembali bekerja"
semua orang kembali bekerja,, terdengar suara langkah kaki yang mendekati Haruka seorang pria tampan yang mampu membuat Haruka merasa tenang saat bersamanya siapa lagi kalau bukan Kei
"Ruka kapan kau pulang??" tanya Kei mengejutkan Haruka
"oh kei aku sampai kemarin,, maaf kalau aku tiba tiba memutuskan untuk pulang ke Jakarta"
"hei tuan putri kau memang tidak pernah berubah ya sangat sulit bisa menebak suasana hatimu" Kei menggelengkan kepalanya sambil mengusap lembut kepala Haruka
__ADS_1
disisi lain Riku melihat pemandangan yang membuat darahnya semakin mendidih.
"Ruka aku pasti akan mendapatkanmu" ucap Riku yang langsung berlalu pergi.