
Ryo keluar dari ruang UGD dia pamit untuk pulang dengan alasan harus menyelesaikan tugas kampus.
"Al kenapa semua terjadi sama kamu??" tanya Tsania
"semua dimulai di Tokyo" ucap Ceylin tiba tiba,, semua orang menatap kearahnya
"pertama Al minum minuman yang sudah diberi racun padahal minuman itu untuk Kei,, lalu Riku langsung ditahan daa dihukum tapi saat Al baru keluar dari rumah sakit ada kabar kalau Riku kabur,, saat concert di Okinawa aku bertemu Amanda. dan kemarin Amanda bersama Riku menyandra kak Mayu bahkan sampai mengejar Al tapi mereka saat ini dipenjara apa mungkin masih ada yang membantu mereka??" berbagai pertanyaan muncul dibenak Ceylin
"Cey kenapa kamu mikir kaya gitu??" tanya Tsania
"kau pikir aja bahkan Aya tiba tiba memutuskan untuk pindah keluar negeri saat Al tanya apa dia sudah beri tahu Misaki atau belum tapi Aya... dia bilang untuk hati hati dan jaga diri,, ada kemungkinan Misaki juga terlibat"
"apa yang Ceylin bilang itu bisa saja terjadi"
"tapi kenapa??"
"alasannya hanya satu Kei Minato"
semua orang muli memikirkan kalimat Ceylin barusan.
Ken keluar dari ruang UGD
__ADS_1
"Ken gimana Al apa dia sudah sadar??" tanya mama Devina
"masih belum ma" jawab Ken mama Devina menghela nafas panjang
"ma Ken titip Al Ken mau shalat dulu"
"iya sayang mama pasti akan janga Al"
Ken pergi ke musolah.
setelah selesai shalat Ken duduk untuk berdoa
"ya allah yang maha pengasih yang maha penyayang yang maha pemberi yang maha pengasih hanya kepadamulah hamba memohon ya allah berikan kesembuhan untuk Al seperti sedia kala,, berikan kekuatan pada kami semua untuk melewati semua cobaan yang kau berikan ini,, ya Allah hamba mohon tolong berikan petunjuk pelaku dibalik semua kecelakaan Khalisa" Ken mengusapkan kedua tangannya ke wajah
Hari sudah malam Ken meminta mama Ceylin Aya Tsania dan Rey pulang sedangkan dia akan menjaga Haruka.
Malam semakin larut Kei datang menjenguk Haruka dia baru bisa datang karena seharian dia membantu Praveen mengurus kasus Amanda yang mencoba membunuh Haruka dan Mayu.
"Ken aku akui cintamu untuk Haruka lebih besar dari siapapun,, ketulusanmu membuktikan cintamu,, kesetiaanmu membuktikan perasaanmu selama ini kau selalu berusaha menjaga Haruka selama ini kau selalu menjaga kehormatan gadis yang kau cintai" Kei melihat Ken ketidur sambil memegang erat tangan Haruka
"sebagai kakak harusnya aku yang mengalah Ken yang terpenting untukku sekarang kau dan Haruka bahagia,, besok aku akan kembali ke Tokyo" Kei keluar dari ruangan Haruka.
__ADS_1
pagi harinya mama datang bersama Praveen dan juga Mayu keadaan Mayu kini sudah lebih baik meski belum sembuh.
mereka melihat Haruka masih tak sadarkan diri.
"mama Kak Hiro kak Mayu" ucap Ken baru datang
"Ken kamu dari mana??" tanya Praveen
"aku dari musolah kak,, kak Mayu bagaimna keadaan kakak??" jawab Ken
"sudah lebih baik" Mayu bengong menatap Ken mama mengerti ekspresi Mayu mama menjelaskan secara garis besar tentang Ken dan Kei.
dokter datang untuk memeriksa keadaan Haruka semua orang menunggu diluar selagi dokter memeriksa Haruka.
mama Devina papa Andre dan Ryo datang untuk nengong Haruka.
"Ken mama bawa sarapan untuk kamu kamu pasti belum makan kan??" ucap mama Devina
"ma ini hari senin apa mama lupa kalau Ken selalu berpuasa dihari senin dan kamis" jawab Ken
"maaf sayang mama lupa tapi semalam kamu makan kan??"
__ADS_1
"iya ma" Ken berbohong
maaf ma Ken gak maksud untuk bohongin mama tapi bagaimana bisa Ken makan sedangkan Al masih belum sadar. ucap Ken dalam hati