
"wajahnya cantik bagaikan bunga sakura dimusim semi,, senyumnya yang indah bagai bintang yang menghiasi langit malam,, mau dikasih nama siapa putri kita pa??" tanya mama
"papa pengen panggil putri papa Al tapi papa kurang suka kalau namanya Alya" jawab papa
"gimana kalau Haruka biar Hiro Haru??" tanya praveen
"hmmm...." mama terlihat memikirkan nama yang bagus untuk putrinya yang bari lahir.
"mama tahu gimana kalau Khalisa Haruka Asahi,, Khalisa artinya suci atau bersih nama ini dari al-qur'an mama berharap putri kecil mama ini akan tumbuh baik dengan hati yang bersih dan suci,, Haruka nama dari kakaknya sedangkan Asahi nama papa"
"papa setuju nama yang indah"
hari berganti minggu berganti bulan iiut berganti beitu juga tahun yang terus berganti,, Haruka tumbuh menjadi anak yang baik dengan hati yang bersih dan suci seperti yang diharapkan mama parasnya yang cantik seperti sakura dimusim semi senyumnya yang indah seprti bintang yang menghiasi langit malam membuat semua orang sangat menyayanginya. saat usianya menginjak 12 tahun Haruka harus ikhlas menerima kenyataan bahwa papa yang sangat dia cintai meninggal dalam sebuah kecelakaan.
Haruka tumbuh menjadi gadis remaja yang sangat cantik dan pintar kini dia duduk di bangku SMA. Haruka punya dua sahabat yang bermama Tsania dan Ceylin.
pagi hari ketika kelas sudah dimulai wali kelas IPA 1 datang ke kelas bersama seseorang yang merupakan murid baru.
"selamat pagi anak anak"
" pagi bu"
"sebelum memulai pelajaran ibu mau memperkenalkan murid baru,, silahkan masuk dan perkenalkan diri kamu" wali kelas IPA 1 mempersilahkan murid baru tersebut masuk dan memperkenalkan dirinya.
__ADS_1
"wah murid baru aku dengar katanya dia cowok ganteng lagi" ucap salah satu teman sekelas Haruka
semua mata memandang kearah pria tampan yang masuk kedalam kelas. semua orang terlihat kagum padanya kecuali Haruka dia hanya fokus pada novelnya.
"hai selamat pagi namaku Ken,, Ken Zein Pratama aku harap kehadiranku sebagai murid baru diterima oleh kalian" ucap Ken dengan ramah
"kalau murid barunya kayak kamu sih yah udah pasti aku terima" celetuk Ceylin
"Ken boleh nanya gak??" tanya Tsania dengan lantang
" boleh mau nanya apa??"
"kamu kenapa pindah kesokolah ini"
"karena sekolah ini salah satu SMA terbaik dikota ini"
"maaf tapi aku gak mau bahas itu dulu"
" oke gak apa apa"
"udah udah nanyanya Ken silahkan kamu duduk dimanapun yang kamu mau pelajar akan segera dimulai" ucap wali kelas IPA 1.
Ken berjalan mencari tempat duduk tiba tiba langkahnya terhenti dan dia melihat seorang gadis cantik yang sendari tadi hanya subuk dengan novelnya.
__ADS_1
"maaf apa kursi ini kosong?? apa aku boleh duduk disini??" tanya Ken pada Haruka yang kini menurunkan dan menutuo novel yang sedang dia baca
"hmmm..." Haruka melempar senyumnya pada Ken yang membuat Ken merasa nyaman ada disisinya kini Ken duduk disamping Haruka.
saat saat yang dinantikan telah tiba bel berbunyi
"kringgggg..... kringgggggg.... kringgggg......"
semua anak bergegas keluar kelas untuk pulang
"Al kamu mau kemana habis ini??" tanya Tsania
"aku mau ke perpustakaan dulu aku harus mengembalikan buku yang aku pinjam 2 hari yang lalau" Ken yang mendengar suara lembut Haruka langsung tersenyum dan menoleh kearahnya
"hai aku Ken,, aku belum tahu nama kamu"
"aku Ceylin" Ceylin langsung menyambar pembicaraan ken dengan Haruka sedangkan Haruka hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya
"huhhh dasar giliran lihat yang kinclong aja langsung di embat" ucap Tsania
"apa sirik bilang aja"
"udah udah jangan dibiasakan dong,, kalau mau berantem jangan disini" Haruka berusahaa melerai pertikaian diantara 2 sahabatnya
__ADS_1
"aku Khalisa teman temanku biasa memanggilku Al" sejak saat itu Haruka dan Ken berteman baik.
ternyata diam diam Ken dan Haruka berpacaran namun mereka sepakat untuk tidak memberitahu pada siapa pun kecuali keluarga mereka.