Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
Resepsi Pernikahan


__ADS_3

Resepsi Pernikahan Praveen dan Mayu akhirnya tiba.


Praveen masuk ke kamar Haruka untuk melihat adiknya sudah siap atau belum


"Haru kau sudah siap apa belum??" tanya Praveen


"udah aku udah siap kok"



"yang benar aja masa mau pake baju kaya gini sihh"


"inikan resepsi pernikahan dirimu bukan aku jadi suka suka aku lah mau pake baju apa"


"emangnya kau tidak malu apa sama teman teman sosialita dirimu??"


"sejak kapan aku punya teman sosialita??"


"hahhh masa iya seorang artis terkenal gak punya teman sosialita apa kata orang seorang Haruka cuman temenan sama anak anak kampus aja"


"payah minggir" Haruka mendorong tubuh Praveen dia mengambil baju lalu masuk kekamar mandi saat dia keluar Praveen ternganga melihat penampilan adiknya itu



gila keren juga ya adik kesayangan aku,, cantik banget cowok mana sih gak bakal tergila gila sama Haru?? kalau aja dia buakan adik aku udah pasti dia yang bakal aku jadiin istri aku. sayang Kei gak ada disini. gumam Praveen


Tanpa menunggu kakak nya Haruka keluar kamar.


disela sela kesibukan menerima tamu Praveen duduk untuk minum,, pandangannya mengarah ke satu arah dumana dia melihat sahabatnya datang siapa lagi kalau bukan Kei.

__ADS_1



"datang juga akhirnya" ucap Praveen Kei hanya tersenyum


"hai Al waw kamu cantik" ucap Tsania


"terima kasih" jawab Haruka,, Tsania ternganga melihat pemandangan yang aneh baginya.


"a...apa ini?? Ke... Ken masih hidup?? kenapa keu tidak memberi tahu aku??" tanya Tsania


"ohh itu Kei sahabatnya kak Hiro,, dulu aku juga sama sepertimu saat pertama kali melihatnya tapi saat aku menunjukan foto Ken malah kakak yang gak percaya kalau di foto itu bukan Ken tapi Kei" jawab Haruka


"bagaimana bisa dia sangat mirip??"


"ya dia memang mirip tapi entahlah semua itu rahasia Allah"


ditempat lain seseorang sedang memandang fofo Haruka yang dibingkai dikamarnya



terdengar suara pintu diketuk


tok....


tok....


tok....


"masuk" orangg itu masuk kedalam kamarnya

__ADS_1


"tuan saatnya minum obat"


"harus berapa lama lagi aku minum obat?? aku sudah bosan hidup bergantung dengan obat"


"maaf tuan aku hanya menjalankan tugasku saja"


"baiklah aku mengerti berikan" sustet itu memberikannya obat lalu dia meminumnya


"aku permisi tuan"


"suster jika mama pulang beri tahu aku"


"baik tuan"


kembali ketempat Haruka


Haruka terlihat sedamg bercanda gurau dengan teman temannya tiba tiba Kei menarik tangannya dia membawa Haruka ke sebuah ruangan diman hanya ada mereka berdua.


"ada apa??" tanya Haruka


"kenapa?? sampai kapan kau menutup hatimu untukku Tuan Putri??" balas Kei yang membentangka kedua tangannya menghalangi Harukaagar tidak bisa keluar


"maaf aku sudah bilangkan kalau aku tidak bisa dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa membuka hatiku untuk pria lain"


"sesulit itukah kau membuka hatimu untukku??"tanya Kei


"lalu apa Sakura bisa membuka hatinya untuk Naruto?? walaupun dia bilang kalau dia mencintai Naruto tapi faktanya dia menikah dengan pria yang dia cintai sejak kecil bahkan Sakura menjadi ibu dari anak Sasuke" jawab Haruka melangkahkan kakinya sesekali dia melihat kearah Kei


"aku percaya jika suatu saat nanti hatimu bisa menjadi milikku seutuhnya,, kau akan mencintaiku sama seperti Sakura yang sangat mencintai Sasuke" wajah Kei terlihat lemas

__ADS_1


"Kei jujur saja alasan utamaku untuk melanjutkan kusrus memasak di Prancis karena aku ingin lari dari dirimu" Haruka meninggalkan Kei sendirian kalimat Haruka seolah bagaikan petir yang menyambar Kei.


__ADS_2