
dibawah langit berwarna jingga ditepi pantai dimana matahari mulai terbenam Ken memberikan kejutan untuk Haruka.
"Al..." panggil Ken
"hmmm...." Haruka langsung melihat kearah Ken
"Al sejak pertama aku melihatmu aku sangat menyukaimu Al aku gak tahu apa yang harus aku katakan tapi yang jelas aku sangat mencintaimu Al" pernyataan cinta Ken membuat Harukaterkejut
"Ken...."
"aku tidak akan memaksakan pedasaanku ke kamu Al jika kamu menerima cintaku aku sangat bahagia jika kamu menolakku itu tidak masalah Al"
"Ken selama ini aku merasa nyaman bersamamu aku selalu merasa bahagia ketika aku menikmati indahnya matahari terbenam bersamamu Ken aku ingin terus bersamamu"
"jadi kamu...??"
"hmmm" seketika Ken langsung memeluk Haruka karena bahagia perlahan tangan Haruka menyentuh punggung Ken menandakan Haruka membalas pelukan Ken.
"Al aku janji aku akan selalu menjagamu aku hanya bisa menjanjikan itu Al"
"kenapa??" tanya Haruka dengan wajah polos
"jika aku menjanjikan aku akan setia kepadamu belum tentu aku akan menjaga perasaanmu belum tentu aku bisa menjagamu dari segala bahaya tapi saat aku berjanji akan menjagamu bukan hanya secara fisik tapi aku juga akan menjaga perasaamu Al"
"aku percaya kalau kau akan menepati janjimu Ken"
Sunset menjadi saksi bisu atas peryataan cinta Ken pada Haruka saat itu Haruka sangatlah bahagia begitu pula dengan Ken.
suatu hari Ken Haruka Rey Ceylin ke sebuah cafe bukan hanya sekeder untuk singgah tapi juga untuk membahas tugas kelompok.
"hai lagi pada ngapain??" ucap seorang gadis yang suaranya tak asing bagi Ken dan Rey dia adalah Amanda mantan pacarnya Ken yang dulu selingkush dengan sahatanya Ken dan Rey. Amanda langsung mendudukan diri dihadapan Ken
"Rey siapa ni cewek??" tanya Ceylin
"temen lama" jawab Rey
"Al kamu gak mau pesan makan??" tanya Ken pada Haruka yang duduk disebelahnya
"hmmmm boleh" Haruka terus sibuk dengan leptob dan buku bukunya
__ADS_1
"mbak" panggil Ken
"iya"
"mbak pesan wafel saus Coffy nya 1 wafel caramlnya 1 orange juice nya 2 kalian mau pesan apa??"
"samain aja sama kamu Ken" jawab Rey
"aku juga samai kaya Al"
"mbak wafel saus coffinya 2 wafel caramelnya 2 orange juice nya 4"
"baik,, mbak nya gak mau pesan??" tanya pelayan cafe pada Amanda
"aku mau yang ini aja mbak minumnya ini"
"baik"
"Ken kamu apa kabar??" tanya Amanda Ken tidak menjawab pertanyaan Amanda Ken hanya sibuk dengan Haruka mengerjakan tugas kelompok
"Al temanya mau apa??"
"hmmm... aku yang jelas desainnya nanti akan bernuansa rumahan yang cocok untuk santai ditepi pantai untuk menikmati sunset" Haruka memandang wajah tampan Ken yang membuatnya merasa tenang dan sejuk setiap kali memandang Ken
"enggak kok kita pilih warna yang natural aja agar cocok dengan temanya,, tema yang Al pilih udah bagus banget" jawab Rey
"kalian lagi pada ngapain sih kok aku gak diajak??"tanya Amanda
"sebaiknya kamu pulang aja kamu itu cuman ganggu" jawab Rey
tak lama pesanan datang
"ini pesanannya mas mbak maaf harus menunggu"
"Al..." panggil Ken
"hmmm??" sibuk dengan buku dan leptopnya
"Al..." panggil Ken yang sedikit berteriak
__ADS_1
"apa??" kini Haruka membalikan tubuhnya ke hadapan Ken
"makanan dulu jangan abaikan makanan yang sudah disajikan diatas meja"
"oke"
"sweet banget dih kalian" ucap Ceylin
apa apaan ini dia kok jadi dingin gini sama aku padahalkan dulu dia yang bilang kalau dai yang gak bisa hidup tanpa aku. gumam amanda
"Al punya kamu sausnya coffy??"
"iya"
"cobain dong"
"boleh" Haruka menyuapi Ken dengan penuh cinta
"ehmm ini pantesan aja kamu suka banget dama wafel ini ternyata rasanya enak juga" ucap Ken
"iyalah orang Al yang nyuapin" nyinyir Ceylin
"apaan sih Cey??" ucap Haruka menahan malu
"nih kamu cobain deh punya aku" Ken menyuapi Haruka.
apa sejak kapan Ken seromantis ini?? perasaan dulu dia gak pernah nyuapin aku kaya gitu. gumam amanda yang kini darahnya semakin mendidih melihat kemesraan Ken dan Haruka
Rey dan Ceylin pulang duluan sedangkan Haruka dan Ken masih membereskan buku dan leptopnya Amanda hanya menyaksikan kebersamaan mereka berdua.
"Al..." panggil Ken
"hmmm??" Haruka menatap Ken,, Ken memegang tangan Haruka
"Aishiteru Al"
"hey sejak kapan kau bisa bahasa Jepang??"
"sejak gadis keturunan Indonesia Jepang ini hadir dalam hidupku" Ken tersenyum
__ADS_1
"kau tidak perlu bertanya apa apa lagi tentang perasaanku Ken" Haruka dan Ken berlalu pergi meninggalkan Amanda
"Ken jika aku tidak bisa memilikimu aku akan pastikan tidak ada akan perempuan lain yang akan memilikimu" ucap Amanda dengan penuh emosi