
Hari demi hari terus berlalu Haruka terus menjalankan rutinitasnya seperti biasanya tidak ada tanda tanda penjahat itu akan menyerang Haruka lagi.
disisi lain Reno terlihat sedang memikirkan sesuatu tapi entah apa hanya dia yang tahu
seorang gadis cantik membuyarkan lamunan Reno siapa lagi kalau bukan Haruka
"hai Ren lagi sibuk??" tanya Haruka
"hahh... oh engga kok" jawab Reno dengam sedikit gugup
"makan yuk laper nih"ajak Haruka Reno tersenyum bahagia mendengar Haruka ngajak dia makan
"ayo"
Haruka dan Reno pergi kerestoran dihotel itu
"mau pesan apa Al??" tanya Reno
"aku mau ini" jawab Haruka sambil menunjuk salah satu menu makanan di daftar menu tersebut
"makanan prancis??" tanya Reno
"iya sejak dulukan aku emang suka makanan prancis" jawab Haruka
"oke aku jadi penasaran sama makanannya"
"bentar Ceylin mana ya tadi dia bilang dia mau kesini??" tanya Haruka menatap kesana kemari
"aku di sini Al" jawab Ceylin yang langsung duduk disamping Haruka
__ADS_1
"mau pesan apa Cey??" tanya Haruka
"aku ini aja deh" menunjuk salah satu menu
semua pesanan sudah dicatat pelayan restotan itu masuk untuk memberikan menu yang dipesan kepada chef andalan mereka.
aku fikir Al cuman ngajak aku tapi Ceylin juga diajak hahhh Ren Ren sampai kapanpun kamu gak akan pernah bisa mendapatkan hatinya Al dia itu cuman anggap kamu sahabat. gumam Reno
"Ren kenapa bengong??" suara Ceylin membangunkan Reno dari lamunannya
"hahhhh emm engga apa apa kok"
"udah udah makanannya datang nih ayo makan"
"selamat makan" ucap mereka bertiga kompak
Reno adalah pria yang baik dia pasti bakal cocok banget sama Misaki terlebih mereka berdua adalah teman baikku. gumam Haruka
setelah selesai makan Haruka menatap Ceylin
"aku ikut"
"baru juga datang dah mau pada pergi aja"ucap Reno
"maaf" jawab Haruka dan Ceylin
"kami pergi ya" pamit Haruka
ditepi pantai seorang gadis cantik sedang duduk dibawah sinar matahari yang sangat cerah dia tersenyum melihat kedatangan Haruka dan Ceylin
__ADS_1
"maaf udah nunggu lama ya" ucap Haruka
"santai aja Ruka" jawab Misaki
"ini bukunya" Haruka memberikan buku yang dia pegang sejak dari tadi
"makasih ya udah mau pinjemin aku buku ini"
"gak perlu sunggkan"
apa rencana gadis ini dengan alasan minjam buku. ujar Ceylin
"Cey aku kesana ya"
"oke"
Haruka berjalan ketepi pantai
tanpa dia sadari seorang pria sedang melihatnya siapa lagi kalau bukan Kei
tatapan Kei mengundang kecemburan dihati Misaki
"Kei apa apaan sih kenapa selama ini dia bahkan tidak pernah menatapku tapi kalau Haruka,, apa karena Haruka seorang penyanyi?? keterlaluan"
"setiap orang bisa mencintai dan ingin dicintai tapi gak semua orang bisa mendapatkan balasan cinta dari orang yang kita cintai,, cinta tidak lah selamanya saling memiliki banyak hal yang bisa kita sia siakan karena terlalu fokus pada hal yang sangat kita inginkan satu lagi kadang kita selalu menyianyiakan orang yang tulus demi orang yang belum pasti bisa membalas cinta kita" ujar Ceylin
apa yang dia katakan memang ada benarnya tapi aku tidak bisa mundur lagi aku ingin Kei apa yang dia katakan memang benar setidaknya aku bisa menghabiskan malam bersama Kei walaupun hanya satu malam setelah itu aku akan membiarkan Kei meski dia memilih Haruka,, ujar Misaki dalam hati
__ADS_1
""Kimi ga suku da Haruka" kalimat yang tiba tiba muncul dari bibir Kei hanya dia yang bisa mendenarnya.
"entah sejak kapan ku mulai menyukaimu,, entah sejak kapan aku jatuh cinta kepadamu,, Haruka sendainya saja kau mau membalas cintaku"