
pagi hari yang indah sinar mentari yang hangat menyentuh wajah cantik Haruka, namun gadis cantik itu memilih untuk tetap tidur karen ia sangat kelelahan. terdengar langkah kaki yang menuju kamar Haruka tak lain adalah Praveen
tok
tok
tok
tok
"Ruka mau sampai kapan kau tidur? ayo sarapan" ucap praveen tanpa membuka pintu kamar Haruka
"Ruka... Ruka... ayo bangun sarapan" tetap tak ada respon
"kalu udah gini mau gimana lagi, percuma juga" Praveen pun berlalu pergi
dikamar Haruka
Haruka akhirnya memutuskan untuk bangun ketia ia terbangun yang pertama kali dia lihat adalah foto idolanya yang merupakan grup idol jelang dimana salah satu membernya ialah Haruka Kudo atau yang sering dipanggil Duu
__ADS_1
"selamat pagi my idol" duduk dan tersenyum memandang foto tersebut
Haruka tirun dari karus dan melihat ke luar dari jendela lalu memutuskan untuk mandi,, setelah seleaai mandi Haruka langsung turun untuk sarapan, seperti biasanya dia hanya akan sarapan sereal dengan buah segar dan minumnya susu hangat.
setelah selesai sarapan Haruka memutuskan untuk kembali ke kamarnya, dia melihat kamarnya yang berantkan yang berserakan buku dimana mana. Haruka sangat gemar memba buku apa lagi kalau novel berganre horor karena baginya itu sangatlah menarik, ketia sedang merapihkan buku tersebut tiba tiba raut wajah Haruka berubah seketika.
"kenapa kau meningggalkanku begitu cepat? kau tahu 2 tahun tanpamu rasanya sangatlah lama" tak terasa air mata jatuh membasahi buku tersebut
terdengar suara langkah kakai menuju kamar Haruka, Haruka yang larut dalam perasaannya sendiri tak memyadari keberadaan praveen.
praveen yang melihat adik kesayangannya memangis seketika langsung memeluk adiknya
Haruka hanya bisa menangis dalam peluka kakaknya, praveen tahu kalau Haruka tidak akan mudah untuk dibujuk, jadi dia memutuskan untuk mengajaknya nonton film favoritnya apa lagi kalau buka film horor. praveen mengeluarka hp dari saku celananya untuk menelpon seseorang
"halo,, tolong batalkan semua jadwalku hari ini" tanpa mengatakan apa alasannya praveen langsung menutup telponnya
"de, hari ini ada film kesukaanmu, ceritanya bagus loh kata temen kakak sih ceritanya beda banget dari cerita yang lainnya. gimana kalau kita nonton mau gak?"
__ADS_1
"gak" jawab Haruka singkat sambil menghapus air matanya
"kenapa engga?"
"gak mau ketinggalan cerita awalnya, ayo pergi" tanpa basa basi Haruka menarik tangan kakak nya
"giliran nonton film horor aja langsung deh"
Haruka hanya tersenyum. sesampainya di bioskop mereka langsung menikmati ceritanya. setelah selesi nonton Praveen merasa lebih lega karena adik kesayangannya kini tersenyum kembali
"hari ini kakak ngebatalin semua urusan kerjaan khusus untuk adik kesayangan kakak, sekarang mau kemana lagi?"
" toko buku" jawab Haruka Singkat
" pasti beli novel lagi"
"apaan sih kakak, orang mau beli buku yang berhubungan dengan mata kuliah besok tahu"
"maaf, oke kita kesana sekarang"
__ADS_1
tanpa berelama lama mereka langsung pergi manuju toko buku.
sejak dulu praveen tidak pernah mengatakan tidak pada adiknya sela itu baik untuk dirinya dan orang orang yang ada disekitarnya. walau pun kakak, ayah, dan ibunya selalu memanhakan Haruka namun Haruka mampu hidup mandiri tanpaA harus mengandalkan keluarganya, buktinya dia mampu menjadi pemyanyi pop dengan usaha dan kerja kerasnya sendiri.