Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
kepulangan Haruka


__ADS_3

hari demi hari keadaan Haruka sudah membaik kini Haruka dipindahkan keruang rawat.


"Tsania Ceylin kenapa kalian bisa ada disini??"


"Al sayang berita tentang kamu udah tersebar luas aku juga sempat dengar saat kak Hiro bicara dengan pria itu katanya pelaku kejahagan itu sudah mendapatkan hukuman yang setimpal" ucap Tsania


"Al kenapa bisa kayak gini sih??" tanya Ceylin


"aku tidak akan membiarkan orang yang tidak bersalah menjadi korban kejahatan karena diriku" seketika Ceylin terkejut mendengar kalimat Haruka dan mengingat apa yang dikatan Ken waku itu


flashback on


Haruka terlihat sedang sendirian menatap langit yang penuh dengan bintang tetlihat seorang pria dengan senjata ditangannya disebelah kiri tempat Haruka berdiri yang jaraknya hanya beberapa meter.


ketika pria itu semakin dekat dengan Haruka Ken berlari menghampiri Haruka


"Al...!!!"


Haruka melihat kearah suara dan....


Ken menerima tusukan pisau beracun itu


"aku tidak akan membiarkan orang yang tidak bersalah menjadi korban kejahatan karena diriku" pisau langsung ditarik dari tubuh Ken Haruka langsung menangkap tubuh Ken yang sudah lemas karena racun itu mulai menyebar.


"Ken....!!!" air mata langsung mengalir dari teriakkan semua orang yang menyaksikan kejadia itu langsung berlari ada yang menghampiri Ken ada juga yang menahan penjahat itu


"Al berjanjilah ka... kamu akan terus be...berjuang ka.... kamu a...akan te...tetap me....melanjutkan hidup kamu" ucap Ken disela sela menahan rasa sakit


"Ken kau akan baik baik saja"


"Al berjanjilah"

__ADS_1


"aku janji Ken"


"aku mencintaimu Khalisa Haruka Asahi" saranya terdengar pelan namun Haruka masih bisa mendengarnya karena Ken mengucapkannya tepat didaun telinga Haruka


"ma...mama pa...papa Ken mo...mohon ja... ja...jangan be


...benci Al"


"Ken apa yang kamu nilang sayang" mama Devina terus menangis namun sayang tak lama Ken menghembuskan nafas terakhirnya tangannya yang memengang erat tangan Haruka perlahan terlepas. Ken meninggal dipangkuan Haruka gadis yang sangat dia sayangi yang kini menjadi tunangannya.


flashback off


"Cey... Cey??" panggil Haruka menyadarkan Ceylin dari lamunannya


"i... iya Al??"


"Cey ada apa denganmu??"


"iya Cey kenapa kau melamun??" tambah Tsania


"gak aku cuman gak abis pikir aja kenapa orang itu tega berbuat hal seperti ini al??"


"entahlah"


terdengar pintu yang dibuka seorang pria tampan yang datang menarik perhatian para gadis cantik yang sedang bersama Haruka


"Kei kau disini??"


"Hiro mengantar kedua ibumu dan temanya pulang agar mereka bisa istirahat,, Rey dan Reno harus bekerja"


"hmmm" jawab Haruka dengan singkat

__ADS_1


"hei tuan putri ada kabar baik untukmu"


"apa??"


"dokter bilang kau bisa pulang besok"


"benarkah??"


"apa aku terlihat sedang berbohong??"


"terserah"


Ceylin dan Tsania hanya saling menatap sambil melempar senyum melihat sahabatnya yang terlihat ceria setelah kelergian kekasihnya Ken.


"hahhh!! Kei kau disini ya" teriak Misaki dengan penuh kebahagiaan melihat Kei


ya ampun kenapa Ruka bisa berteman dengan gadis payah ini. gumam Kei


"Ruka bagaimana keadaanmu sekarang??" tanya Aya


"sudah lebih baik"


"Tsan kamu lapar gak?? aku lapar nih cari makan yuk" ajak Ceylin


"makan aja sendiri aku udah makan tadi sama kak Hiro"


"ihk kok gak ajak ajak sih"


"ngapain ngajak kamu orang mau makan berdua juga yang ada malah ganggu kamu"


"jahat banget sih kamu Tsan"

__ADS_1


Haruka tak kuasa menahan tawa melihat kedua sahabatnya yang selalu berdebat.


keesokan harinya mama,, mama Devina dan Praveen menjemput Haruka Praveen membereskan barang barang Haruka.


__ADS_2