Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
Alasan Praveen


__ADS_3

mengantar Haruka pulang Kei segera pergi bukan untuk pulang ke rumahnya tapi untuk ke sebuah restoran dimana dia dan Praveen janjian.


terlihat seorang pria yang sedang menunggu seseorang dia adalah Praveen tak lama terdengar suara pelanyan yang menyambut hangat pengunjung.


"selamat datang"


"meja atas nama Praveen Hiroki Asahi??"


"oh ada didalam tuan disebelah kanan"


"terima kasih"


"iya sama sama"


Kei menghampiri Praveen dan duduk dihadapannya.


"Hiro apa alasanmu menjadikan Ceylin sebagai asistennya Ruka kau tahu sendirikan kalau mereka itu sahabatan" tanya Kei


"aku tahu tapi yang jelas aku tidak bisa memberitahu apa alasanku yang sebenarnya,, aku hanya bisa beritahu kalau Ceylin adalah irang yang tepat untuk menjadi asistennya Haru aku sudah menyelidiki latar belakangnya ayahnya seorang tentara dan ibunya seorang polisi,, sejak kecil Ceylin selalu dilatih untuk mandiri dia juga pernah latihan militer selain itu dia sangat mahir dalam ilmu bela diri" penjelasan Praveen panjang lebar


"kenapa harus Ceylin??"


"tidak mungkin Tsania kan?? aku merasa terganggu dengan keberadaannya"


"tunggu kau bilang seperti itu tapi saat Ruka dirumah sakit kau malah makan berdua dengannya"


"kau pikir aku senang apa makan berdua dengan gadis cereh kaya dia??"


"biar aku tebak kau mengajaknya makan agar kau dapat informasi tentang lataar belajangnya Ceylin kan??"


"menurutmu??"

__ADS_1


"bagus kau memang tidak pernah berubah"


"sudah lah tapi bagaimana dengan persiapan concert Haru di Okinawa??"


"jangan khawatir semua akan baik baik saja masalah keamanan akan sangat diperketat,, aku juga sudah menyuruh orang kepercayaanku untuk mengawasi semuanya agar tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan"


"bagus,, Haruka adalah alasanku untuk tersenyum karena dia aku masih sanggup berdiri tegak melawan seluruh dunia"


"aku tidak tahu bagaimana rasanya punya seorang adik tapi aku tahu kau sangat menyayanginya"


"tentu saja demi Haruka aku akan melakukan apa saja sudah malam aku harus pulang" Praveen meninggalkan Kei sendirian di restoran.


sinar mentari yang hangat menyentuh lembut wajah cantik Haruka sehingga memaksanya untuk bangun.


"selamat pagi semuanya" sapa Haruka


"pagi" ucap Rey dan Ren


"aku disini" jawab Ceylin


"kak Hiro udah pergi katnya ada pekerjaan yanng sangat penting" jawab Reno


Haruka duduk untuk sarpan dia mengambil mangkuk lalu menuangkan sereal dan susu yang ditambahkan strowberry dan bluberry.


"selamat makan" ucap Haruka


setelah selesai sarapan Haruka bergegas ke kampus.


"Al kamu mau kekampus??" tanya Ceylin


"iya kau mau ikut??"

__ADS_1


"apa boleh??"


"tentu saja"


Haruka dan Ceylin pergi ke kampus.


disisi lain seorang wanita cantik terus meracuni pikiran Misaki.


"bagaimana apa ada kabar terbaru??"


"tidak" jawab Misaki


"jangan sembunyikan apapun dariku tentang dia ingat itu baik baik"


"Haruka adalah temanku dia selalu menolongku selama ini saat aku dalam masalah tapi aku malah mengkhianatinya"


"apa kau tidak ingin memiliki Kei pria yang selama ini kau cintai bukankah setidaknya kau bisa bersamanya walau hanya satu malam?? krena tidak mungki jika kau menjadi istrinya Kei yang aku lihat Kei sangat mencintai Haruka ter


lihat jelas dimatanya terlebih lagi wajah Kei yang sama persis seperti tunangan Haruka"


"bagaimanna kau bisa tahu banyak tentang Haruka??"


"kau tidak perlu tahu bagaimana dan kenapa yaang jelas aku tahu banayak hal,, katakan padaku apa hubungan Haruka dengan Praveen Hiroki Asahi??"


"Kak Hiro... Kak Hiro adalah kakaknya Haruka"


"begitu ya"


disisi lain Praveen terlihat sibuk dengan leptopnya.


"apapun akan aku lakukan untuk kebaikanmu Haru aku hanya ingin kau tersenyum bahagia seperti dulu sebelum kau mengenal Ken kau adalah alasanku untuk terus maju aku sangat menyangimu Haru"

__ADS_1


__ADS_2