Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
Kecurigaan Ceylin


__ADS_3

setelah sampai dikampus Haruka segera bergegas ke kelas.


"Cey aku harus ke kelas oh iya ada taman yang sangat menyejukan dan nyaman dikampus ini kau bisa menungguku disana ah.. ini ada novel siapa tahu kau mau membacanya" ucap Haruka Ceylin menunjukan ekspresi cemberut namun tetap terlihat cantik



"aku akan segera kembali" Haruka meninggalkan Ceylingdan berjalan menuju kelasnya.


Ceylin yang baru peramama kalinya datang kekampus Haruka sedikit kesulitan mencari taman yang Haruka maksud.


setelaah cukup lama Ceylin mencari taman akhirnya dia menemukannya.


kelas sudah selesai Haruka sedang membereskan bukunya dan segera menemui Ceylin.


"Cey" panggil Haruka Ceylin melirik Haruka sambil tersenyum



"maaf kau pasti bosan ya"


"tidak masalah"


tiba tiba seorang gadis cantik datang menghampiri mereka dia adalah Aya.


"Ruka.." panggil Aya


"hmmm??"


"Ruka maaf" Aya memeluk Haruka Ceylin memperhatikan mereka


"kenapa kau minta maaf??" tanya Haruka penasaran


"besok lusa aku akan pindah ke New Zilend"

__ADS_1


"a...apa yang kau katakan??"


"ya itu benar"


"Aya kau becanda kan??"


"tidak aku juga tidak mau tapi sudah saatnya mengurus aset perusahaan milik keluarga"


"baiklah aku gak bisa melarang dirimu tapi apa kau sudah beritahu Misaki??"


"Ruka kau tahu sendirikan bagaimana Misaki akhir akhir ini dia jadi sangat egois"


"Aya tapi..." Haruka belum selesai dengan kalimaynya namun Aya langsung memotongnya.


"Ruka jaga dirimu baik baik" Aya langsung pergi meninggalkan Haruka


sepertinya ada yang dia sembunyikan tentang Misaki tapi apa?? dia seolah sudah tahu rahasia Misaki,, ah itu dia rahasia aku harus mencaritahunya. gumam Ceylin.


"ayo pergi"


"ketempat latihanku sekalian aku mau nyobain baju untuk nanti malam"


"oke"


Haruka dan Ceylin kini menuju ke tempat dimana Haruka selalu latihan. sesampainya dilokasi Haruka langsung pergi ke sebuah ruangan yang cukup luas Haruka mulai latihan setelah selesai Haruka dan Ceylin menuju tempat lain Haruka ingin melihat baju yang akan dia kenakan nanti malam.


saat dia melihatnya pemandangan yang tidak enak dia lihat.


"apa ini?? apa kau pikir aku mau pake baju kayak gini??" seketika Haruka marah bagaimana tidak selama ini dia menghindari pakaian yang sangat mini


Ceylin sock melihat apa yang terjadi bukan hanya kemarahan Haruka tapi juga baju yang akan dipakai Haruka.


Haruka terlihat mencari sesuatu kesana kemari dia melihat ada gunting lalu mengakbilnya dan mengunging baju itu dihadapan semu orang.

__ADS_1


"lain kali pikirkan dulu apa yang akan aku pakai" Haruka melemparkan baju yang compang camping itu kelantai lalu pergi Ceylin mengejarnya.


"apa apan kau ini kau tahu benarkan kalau Ruka sangat benci dengan pakaian seperti itu" ucap salah satu orang yang mengurus kostum Haruka


"sial gagal kenapa bisa gagal??" ucap seseorang.


Ceylin pergi keruangan Kei dengan rasa cemas dan penasaran Ceylin mulai menanyakan banyak hal.


"Kei sebenarnya apa yang terjadi akhir ahkir ini tidaklah benar" ujar Ceylin


"ya aku juga merasa seperti itu ada yang sengaja merencanakan semuanya" jawab Kei


"aku semakin yakin ini ada hubungannya dengan Misaki" ucap Ceylin


"apa maksudmu??" Ceylin memcetitakan apa yang dia lihat tadi di kampus.


"bukan hanya itu aku juga melihat Misaki bicara dengan seseorang tapi aku tidak tahu siapa orang itu sikap Misaki sangat mencurigakan" Mendengar ucapan Ceylin Kei menjadi sedikit bingung dan berfikir apa yang sebenarnya terjadi,, kalau diingat ingat Haruka juga pernah bilang kalau sikap Misaki menjadi berubah dia takut kalau semua yang Haruka dan Ceylin katakan ada hubungannya dengan kaburnya Riku dari penjara



jangan jangan... tidak ini tidak boleh terjadi tapi yang aku tahu Misaki sangatlah terobsesi denganku apa karena hal itu?? apa yang terjadi aku harus bisa memecahkan masalah ini. gumam Kei


"Kei... Kei" panggilan Ceylin membangunkan Kei dari lamunannya


"hmmm??"


"katakan dengan jujur aku ingin mendengar cerita detailnya"


Kei menceritakan semuanya pada Ceylin dia sangat terkejut mendengar kaburnya Riku dari penjara.


"tolong sembunyikan ini dari Ruka sebelum kita tahu siapa orang yang sudah membantu Riku untuk kabur dari penjara"


"aku mengerti baiklah aku harus pergi aku harus membantu Al menyiapkan pakaian yang akan dia pakai nanti malam"

__ADS_1


"iya aku akan jemput kalian nanti malam"


Ceylin meninggalkan ruangan Kei,, dia tidak ingin Haruka semakin marah terlebih lagi ini pertama kalinya Ceylin melihat Haruka dalam keadaan marah.


__ADS_2