
*** di Tokyo,, Jepang
"hai Praveen maaf harus nunggu lama ya??" Mayu langsung duduk di depan Praveen
"gak apa apa lagian aku juga baru sampe" jawab Praveen
"oh iya ada apa kau,, apa yang ingin kau bicarakan??" tanya Mayu
"aku... aku boleh minta tolong??" tanya Praveen balik
"apa!! apa selama ini aku pernah nolak saat kau minta tolong??" tanya Mayu sedikit berbisik namun terdengar tegas
Praveen menjelaskan tentang segalanya pada Mayu
"ohh begitu ya,, cukup
rumit" ucap Mayu
"aku tidak punya pilihan lain lagi"
"aku mengerti baiklah aku akan membantu dirimu"
"terima kasih" spontan Praveen mengenggam kedua tangan Mayu
seseorang sedang memperhatikan mereka dari luar
"jadi dia wanita pilihan kamu sekarang Hiro aku jauh lebih baik dari pada dia" ucap Amanda sambil tersenyum
__ADS_1
"bersiaplah karena sebentar lagi aku akan memulai rencana yang sudah aku siapkan sejak dulu" Amanda pergi meninggalkan lokasi.
hari demi hari berganti Praveen bertemu dengan Amanda dikala dia sedang bersama dengan Mayu.
"hai Hiro bagaimana kabarmu aku harap kau baik baik saja tanpa aku" Ujar Amanda Mayu ternganga melihat kelakuan Amanda
"ohh iya kebetulan kita ketemu disini kenalin ini Mayu dia calon tunanganku" sinis Praveen
"baru calon" balas Amanda tak kalah sinis
jadi ini aslinya Amanda wanta yang dulu dicintai Praveen tapi sekarang wanita ini yang paling dia benci. gumam Mayu
"ayo pergi" ajak Praveen mereka pergi meninggalkan Amanda
"hallo laksanakan rencana a" perintah Amanda lewat telepon
ketika sedang berjalan tiba tiba mobil warna putih melaju dengan kencang berusaha menabrak Mayu namun Praveen menyelamatkan Mayu.
"aku tidak akan berhenti sebelum aku menyelesaikan pekerjaanku" ucap orang yang mengendalkan mobil tersebut
"siapa dia apa maunya??" tanya Mayu
"sepertinya dia adalah orang suruhannya Amanda" jawab Praveen,, mereka menatap kearah mobil tersebut
"Amanda tapi kenapa??" tanya Mayu tanpa menatap Praveen
"karena kau calon tunanganku" jawab Praveeb menatap wajah Mayu,, Mayu kehabisan kata kata jadi dia hanya memanang wajah Praveen
__ADS_1
ada apa denganku kenapa jantungku berdegup kencang saat Praveen memandangku seperti ini?? apa aku... tidak tidak mungkin Praveen memintaku untuk berpura pura menjadi kekasihnya bukan kekasih sungguhan. gumam Mayu
"sebaiknya kita cepat pergi dari sini kita ketempat yang ramai"
"i..iya baiklah"
mereka berlari menuju tempat ramai kala mobil tersebut terus mengejar mereka lebih tepatnya mengejar Mayu.
kitikasampai ditempat yang ramai mereka berhenti lari kala mobil tersebut berhenti mengejar mereka
"sial!!! semuanya hancur aku belum kalah aku akan jalankan rencana b secepatnya!!!" mobil itu pergi meninggalkan mereka
"syukurlah dia pergi"
"iya tapi kau harus lebih hati hati lagi"
"hmmm"
"maaf aku sudah melibatkan dirimu"
"tidak masalah"
Hari ini berakhir baik untuk mereka namun bahaya lainnya sudah menunggu mereka didepan sana cepat atau lambat Amanda akan semakin meraja lela ke egoisannya akan semakin menjadi jadi
*** Jakarta,, Indonesia
Hari ini Haruka pergi ke butik milik mama nya dia berniat untuk memilih gaun pengantin untuk sahabatnya Ceylin
"hai Al" sapa Tsania yang datang dengan Ceylin dan Rey
"hai" jawab Haruka
__ADS_1
"aku gak nyangka loh kalau yang pertama kali akan menikah di antara kita bertiga adalah Ceylin" ucap Tsania
"aku udah tahu kalu kalian saling memendam perasaan yang sama" tambah Haruka wajah Ceylin memerah mendengar kalimat demi kalimat yang di ucapkan kedua sahabatnya.