Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
Misi Ceylin


__ADS_3

Concert Okinawa semakin dekat tinggal beberapa hari lagi Haruka Kei dan Ceylin sudah tiba di Okinawa bahkan mereka mengajak Rey dan Reno,, ketika mereka akan pergi ke penginapan seorang gadis cantik turun dari mobil bus dengan tersenyum dia adalah Misaki.



semua mata melihat kearahnya


"siapa yang mengundangnya??" tanya Kei


"aku maaf aku tidak meminta ijin dulu" jawab ceylin


"tidak masalah" ucap Haruka


"hai Ruka hai Kei" sapa Misaki


"hai Misaki aku senang karena kau ada disini" jawab Haruka sedangkan Kei hanya diam


"baiklah sebaiknya kita cepat ke hotel" ucap Rey


"ya Rey benar perjalanan ini membuatku lelah" tambah Praveen


"Al biar aku bawakan semua barang barang kamu" ucap Reno


"hei Reno sebaiknya kau bantu saja Misaki jangan khawatirkan Al kan ada Kei" ucap Ceylin seketika Reno dan Misaki membelekan matanya terkejut mendengar ucapan Ceylin


"iya ya ya seperti biasanya aku yang jadi repot kalau ada acara seperti ini sepertinya aku yang jadi asisten Ruka buka kau Ceylin" sambar Kei yang membuat semua orang tersenyum.


setelah sampai dihotel mereka langsung menuju kamar penginapan yang sudah dipesan semuanya memilih beristirahat.


hari semakin siang Rey sedang duduk disofa kamar hotelnya ada yang menarik perhatian kali ini dia selfi dengan ekspresi yang sangat lucu



tanpa dia sadari Ceylin memperhatikannya dari jendela,, niat Ceylin ingin mengajak Rey makan malah membuatnya lupa pada tujuannya Ceylin terus menatap Rey lewat jendela.


__ADS_1


"pemandangan yang sangat langka seorang Rey yang sangat berwibawa ternyata begini sifatnya" gumam Ceylin sambil tersenyum.


ditempat lain Kei datang ke kamar Haruka dia melihat Haruk yang sedang tertidur pulas disofa.


"Haruka kau tidur di sofa dasar konyol apa gunanya kasur jika kau tidur di sofa??" Kei menggelengkan kepalanya


"Ruka kita kerestoran yuk aku... la...par..." Misaki terkejut melihat Kei yang sedang ada dikamar Haruka


"Kei apa yang kau lakukan dikamar Haruka??"


"jangan berfikir yang macam macam,, karena aku tidak tertarik dengan apa yang kau fikirkan Haruka pernah bilang hanya pria yang tulus mencintainya dia tidak akan merusak gadis yang dicintainya tapi dia akan menjaganya termasuk menjaga kehormatan gadis yang dia cintai" Kei pergi meninggalkan kamar Haruka


"apa apa yang dia katakan?? sejak kapan dia bersikap seperti ini?? bukankah hal yang wajar jika pria dan wanita bercinta meski tidak terikat pernikahan asalkan mereka saling mencintai??" Misaki masih bengong dengan apa yang Kei katakan seolah tak percaya dengan sikapnya yang berih drastis.


Misaki keluar dari dari kamar Haruka dia pergi ke restoran dihotel itu Misaki melihat seorang pria tampan sedang duduk sendirian.


"Ren" panggil Misaki Reno melihat kearah Misaki



"tidak aku sama kak Praveen dan Ceylin Rey juga ada disini" jawab Reno


"lalu kemana mereka??"


"kak praveen tadi ada telepon masalah pekerjaan,, Rey ke toilet" sekarang Reno semakin mampu menguasai bahasa Jepang


"lalu Ceylin??"


"katanya ada yang ketinggalan jadi dia kekamarnya untuk mengambil apa yang dia tinggalkan disana"


"oh...hmmm boleh aku duduk disini??"


"duduk aja"


dimeja lain lain terlihat 2 pria tampan dan seorang gadis cantik ternyata ini adalah rencana Ceylin

__ADS_1


"sebenarnya apa yang kau rencanakan??" tanya Rey


"diamlah ini misi ku jangan banyak bertanya" jawab Ceylin yang sedikit membenta


"aku mengerti apa rencanamu dengan mengirim pesan padaku seperti itu lalu meneleponku" tambah Praveen


flashback on


"mana Haru dan Kei??" tanya Praveen


"tadi aku bertemu Kei katanya dia akan menyusul" jawab Rey


Ceylin sibuk dengan hpnya seperti mengetik sesuatu Hp Praveen dan Rey berbunyi ada pesan yang masuk


isi pesan Ceylin untuk Rey


buat alasan untuk pindah dari meja ini cepat


"maaf aku mau ketoilet dulu" ucap Rey setelah membaca pesan singkat Ceylin


isi pesan Ceylin untuk Praveen


kak Praveen aku akan meneleponmu katakan itu telepon dari kantor agar Reno tidak curiga.


"ah... aku baru sadar ada yang ketinggalan aku permisi aku harus kekamar dulu" ucap Misaki


"oke"jawab Reno


Hp Praveen berbunyi


"maaf ada telepon dari kantor permisi" Praveen pergi dari meja itu


"ada apa kenapa aku ditinggalkan sendirian??" tanya Reno pada dirinya sendiri


flashback off

__ADS_1


__ADS_2