
keesokan harinya Haruka terbangun setelah bersiap dia turun kebawah.
"hai Haruka semalat pagi" sapa Mayu sedang menyiapkan sarapan
"pagi kak Mayu" balas Haruka kemudian berlalu
"mau kemana dia?? bukannya sarapan malah pergi" tanya Praveen baru datang
"kakak macam apa kau ini??" jawab Mayu dengan sinis
"hei kenapa kau yang marah??" Praveen memeluk Mayu dari belakang
"hmmmm" terdengar deheman mama Praveen segera melepaskan pelukannya Mayu memalingkan wajahnya
"si ade mana kak??"tanya Mama
"tahu mungkin olahraga kali" jawab Praveen
setelah selesai sarapan Praveen ketaman dia melihat adiknya sedang duduk sambil tersenyum sendiri
"kaya orang gila aja senyam senyum sendiri" celetuk Praveen menghampiri Haruka
"payah dasar payah!!" Haruka merasa kesal dengan sikap kakaknya
"sarapan sana bukannya senyam senyum sendiri kaya orang gila"
"yang bilang aku gila dia lebih gila dari aku"Haruka pergi meninggalkan Praveen
Haruka langsung ke ruang makan dia melihat mama dan Mayu sedang membereskan meja makan
"ade kamu dari mana aja sayang??" tanya mama
"abis joging" Haruka duduk sambil menuangkan Sereal dan susu ke mangkuk
"ya udah sarapan dulu,, hari ini mama mau ke restoran Mayu juga ikut kamu mau ikut??"
"emmm aku pikir pikir dulu deh"
Mayu tersenyum mendengar jawaban konyol Haruka.
saat mama dan Mayu akan pergi Haruka datang dan memutuskan untuk ikut dengan mereka.
sesampainya di restoran mereka disambut hangat oleh kariawan,, Haruka langsung masuk keruangan mamanya.
"nona Al wah anda makin cantik aja,, bagaimana kabat anda??" tanya asisten mama
"makasih,, aku baik"
__ADS_1
"anda masih sama ya kaya dulu seperti saat anda memutuskan untuk pergi ke Jepang,, cuman sekarang anda terlihat sangat cantik"
"bisa aja"
"Al sayang kamu disini??" tanya mama baru datang
"iya ma kenapa??" jawab Haruka sambil memainkan rambutnya
"engga apa apa cuman kamu tiba tiba ngilang"
"mama"
"maaf"
seorang Pria tampan datang ke restoran itu dia duduk di meja depan
"hai Kei" sapa Mayu
"ohh hai Mayu"
"kau kemari untuk sarapan??"
seorang pelayan datang memberikan daftar menu makanan pada Kei,, tanpa berlama lama Kei langsung memesan makanan dan minuman.
itu... bukankah?? itu... iya aku ingat benar kalau dia. tidak jika nona Al tahu semuanya akan gawat aku tidak boleh membiarkannya,, ini kesempatanku aku harus bisa memenangkan hati Ken sejak dulu aku sudah menyukainya dan ini kesempatanku. gumam asisten Mama
jarak 20 menit makanan sudah sampai dan dihidangkan dimeja Kei
"ahh Kei maaf aku harus pergi" ucap Mayu
"kenapa buru buru??" tanya Kei
"iya maaf ya"
"ya udah gak masalah"
Mayu pergi sedangkan Ken melahap makanan yang dia pesan tak butuh waktu lama Kei merasa kesakitaan pada lehernya Haruka yang melihat Kei langsung menghampiri Kei.
"Kei ada apa?? apa yang terjadi??" tanya Haruka panik
"ahh tenggorokanku rasanya sakit" rintih Kei tak lama dia pingsan sebelum jatuh Haruka menangkap tubuh Kei
"Kei!!!" mendengar teriakan Haruka mama Mayu dan asisten mamamenghampiri Haruka
"ade ada apa??" tanya mama
__ADS_1
"hahhh Kei a....apa yang terjadi padanya??" tanya Mayu
"Kei?? dia Ken kan kenapa kalian manggil dia Kei??" tanya asisten mama
"tunngu kenapa ada udang dimakanannya Kei?? siapa yang buat makanan ini??" tanya Haruka masih dalam posisi memeluk tubuh Kei
"biar saya panggil koki yang masak makanan ini nona" ucap asisten mama
tak lama koki tersebut datang tanpa basa basi Haruka langung memarahinya.
"sejak kapan menu ini ada udangnya??" suara Haruka terdenar pelan namun tajam
"ma... maaf nona tapi saya sama sekali tidak memasukan udang dalam makanan itu" ucap si koki
"jangan berbohong kepadaku biar aku beri tahu kalau Kei alergi dengan udang"
"udah udah sebaiknya kita cepat bawa Kei kerumah sakit"mama berusaha menenangkan Haruka
"iya mama benar sebaiknya kita bawa Kei ke rumah sakit secepatnya" tambah Mayu
Haruka menuruti apa kata mama dan kakak iparnya mereka segera membawa Kei kerumah sakit.
sesampainya dirumah sakit Kei langsung ditangani oleh dokter,, setelah cukup lama dokter memeriksa keadaan Kei dokter keluar Haruka langsung menanyakan keadaan Kei.
"dokter bagaimana keadaan Kei??" tanya Haruka
"maaf anda ini siapanya pasien ya??"tanya dokter
"dia menejerku" jawab Haruka
"ohh baik,, kondisinya saat ini kritis dari hasil pemeriksaan penyeban kondisinya bukan hanya disebabkan oleh udang tapi ada ravun juga"
"a...apa?? tidak mungkin tapi siapa yang ingin mengincar nyawa Kei??"
"kami akan berusaha semampu kami,, kami akan memeriksa keadaan pasien lebih lanjut untuk sementara saya permisi"
"iya dok terima kasih"
Dokter itu pergi Mayu yang baru datang setelah menghubungi suaminya langsung bertanya kondisi Kei,, Haruka menjelaskan semuanya secara detail.
"tidak mungkin kejadian ini hanya kebetulan" ucap Haruka
"kau benar seperti ada orang yang sengaja ingin membunuh Kei tapi siapa??" ucap Mayu
"itu juga yang aku pikirkan"
"kita harus kumpulkan bukti untuk menangkap pelakunya"
Mama hanya diam dari kejauhan ketika mendengar apa yang dibicarakan oleh menantu dan juga putrinya.
__ADS_1