
Praveen pergi menemui seseorang namun digengah tengah perjalannya dia bertemu dengan Amanda.
"hai Hiro apa kau tidak merindukanku" ucap Amanda yang kini sudah berdiri dihadapannya

"minggir kau perempuan xxxx" Praveen mendorong Amanda
"tega sekali kau menyebutku perempuan xxxx,, lalu apa bedanya denganmu yang tiba tiba meninggalkanku tanpa sebab"
"aku akan pastikan adikku mendapatkan keadilan dari kasus 2 tahun yang lalu" Praveen pergi meninggalkan Amanda
"ahhhhh!!!" teriak Amanda
Praveen terkejut ketika teman baiknya sejak SMA menyaksikan segalanya
"Mayu"
"apa salahnya sampai kau tega berbuat seperti itu Praveen,, selama aku mengenalmu kau tidak akan pernah melakukan hal hal yang akan memyakiti wanita"
"apa pendapatmu jika kau tahu apa yang sudah dia lakukan pada Haruka?? bukankah kau sendiri bilang kalau Haruka sedah seperti adikmu sendiri??"
"apa maksudmu kenapa kau mengatakan hal lain??"
Praveen menjelas segalanya pada Mayu,, dia sangat terkejut dengan cerita Praveen
"tidak mungkin jadi selama ini Haruka memendam kesedihannya sendirian"
"makannya kami berusaha mengembalikan Haru seperti dulu Haru yang ceria Haru yang selalu tertawa,, syukurlah akhir akhir ini suasana hatinya sedang baik"
__ADS_1
"aku... aku masih tidak percaya kenapa dia melakukan semua itu?? tega sekali dia"
"dia adalah anak dari keluarga yang selalu merenggut hak orang lain didikan dari keluarganya membuatnya sama seperti itu,, Haruka ingin pulang hari ini kalau kami menolak dia mengancam akan pulang sendiri dia pulang sendiri kau tahu sendirikan bagaimana Haruka"
"ya aku mengerti sampai bertemu di Tokyo" Praveen dan Mayu berpisah
semuanya kembali ke Tokyo. hari berganti hari ini Haruka ada pemotretan Ceylin masuk kekamar Haruka dia melihat Haruka yang masih belum siap sedang ada ditaman di teras kamarnya.
"Al kamu masih belum siap juga?? ayolah bisa bisa aku yang dimarahi Kei" ucap Ceylin
"bawel" jawab Haruka sambil masuk ke ruang ganti di sebelah kamar mandi
setelah selesai bersiap Haruka dan Ceylin pergi ke lokasi.
tetlihat Kei yang sudah menunggu Haruka dari tadia dia tidak bisa berhenti menatap Haruka yang terlihat sangat cantik.

"apa yang dia katakan??" tanya Ceylin lenuh selidik
"tidak ada" jawab Kei
"jadi kau mulai rahasia rahasiaan ya?? baiklah itu tidak masalah tapi aku hanya minta satu hal dia sahabatku aku tidak ingin hatinya hancur seperti 2 tahun yang lalu"
"aku mengerti"
Haruka sedah mulai dengan pemotretannya setelah selesai dia memutuskan untuk pergi.

__ADS_1
"hei Al bagaimana kalau kita ke deasni??" ajak Ceylin
"wah ide yang bagus sebentar aku mau ganti baju dulu oke" jawab Haruka sambil pergi menuju ruang ganti
"kenapa harus ganti baju??"
"ini tidak nyaman" teriak Haruka dari dalam
mereka berdua ke Deasni tanpa mengajak Kei Haruka mengambil foto dengan karaktet deasni yang ada

"wah keren Cey tolong foto aku lagi ya"
"oke tuan putri" Haruka tersenyum

aku harap kamu terus seperti ini Al karena Ken akan bahagia disana jika kamu bahagia seperti ini dia pasti akan lebih bahagia jika kau membuka hati kamu untuk orang yang saat ini selalu ada bersama kamu Al. gumam Ceylin
"Cey aku mau lihat hasil fotonya"
"nih"
"wah keren aku mau post di sosial media ahk"
"terserah,, Al makan es cream yu"
"wah ide yang bagus"
__ADS_1
saking saiknya di Deasni merka sampai lupa waktu hingga malam hari tiba.