
mama masih sangat cemas dengan kondisi Mayu dan Haruka.
"ma" panggil Haruka
"sayang" mama langsung memeluk Haruka
"mama Savira" ucap Ken
"Ke...Ken??" mama sangat terkejut
"iya ma Ken masih hidup ma" jawab Ken
"kita jelasin semuanya nanti ya ma,, gimana kak Mayu??" tanya Haruka
"keadaannya kritis kakak kamu ada didalam" jawab Mama
Hari demi Hari berlalu Haruka sudah memberi tahu mama segalanya.
hari ini Haruka berniat untuk mengunjungi Ken dirumahnya namun kali ini Haruka tidak membawa mobil sendiri dia berhenti di sebrang rumah Ken.
Haruka mulai berjalan menyebrang Ken keluar dari rumah dia menuju ke gerbang,, ketika Ken membuka gerbang rumahnya dia melihat Haruka ditabrak mobil dengan keras Ken langsung lari kearah Haruka.
tubuh Haruka dipenuhi darah Ken memeluk Haruka.
dengan segera Haruka dibawa kerumah sakit kondisinya sangat kritis.
Ken terlihat sangat khawatir mama Devina dan Ryo datang kerumah sakit,, Ceylin Rey dan Tsania juga datang.
mereka terkejut ketika tahu kalau yang ada dihadapannya itu adalah Ken sahabat mereka bukan Kei menejer Haruka.
Ryo menjelaskan segalanya secara garis besar.
dokter keluar Ken langsung menghampiriny dan bertanya keadaan Haruka.
__ADS_1
"dokter bagaimana keadaan Al??" taya Ken penuh kekhawatiran
"pasien banyak mengeluarkan darah golongan merupakan golongan darah yang langka golongan darah pasien AB+ stok di rumah sakit saat ini hanya ada satu kantong dan pasien membutuhkan dua kantong"
"bagaimana ini"
"Ken kamu coba tanya teman teman kamu siapa tahu ada yang punya goloan darah AB+"
"iya ma"
tak lama mama Savira datang
"Savira sukurlah kamu datang"
"gimana Al??"
"Al membutuhkan donor darah"
"ya allah bagaimana ini golongan darahku dan Hiro gak sama dengan Al"
Tanpa basa basi Aya langgsung mendonorkan darahnya untuk Haruka.
Aya keluar dari ruangan donor darah doker kembali masuk keruang UGD dimana Haruka sedang dirawat.
"Aya makasih ya" ucap maama dalam bahasa Jepang
"tidak perlu berterimakasih,, Haruka adalah temanku aku tidak akan biarkan dia terluka"
"luar biasa persahabatan kalian ayng satu ingin melukainya dan yang satu ingin melindunginya sangat lengkap" Ceylin langgsung menyambar perbicaraan mama dan Ayad
"apa maksudmu??"
"forget it" Aya menganggukan kepalanya mendengar jawaban Ceylin karena yang terpenting sekarang adalah keadaan Haruka.
__ADS_1
satu jam kemudian dokter keluar
"dok bagaimana keadaan putriku??" tanya mama
"keadaannya sekarang sudah lebih baik tapi saya sarankan kalau untuk menengok pasien secara bergantian dan jangan terlalu lama karena pasien butuh istirahat"
"tapi gak apa apa kan kalau ada yang nunggu pasien didalam??" tanya Ken
"gak apa apa asalkan jangan terlalu mengganggu pasien"
"baik dok terima kasih"
"sama sama kalu begitu saya permisi"
mama dan mama Devina masuk duluan,, kemudian Ceylin dan Rey berikutnya Aya dan Tsania kemudian giliran Ken dan Ryo.
sebelum Ken masuk Mama menghentikan langkah Ken.
"Ken mama percayakan Al sama kamu,, mama harus nemenin Mayu Hiro harus mengurus kasus kemarin,, seandainya saja Al dan Mayu satu rumah sakit"
"mama gak perlu cemas Ken pasti akan jagain Al" mama mamaluk Ken lalu pergi
Ken masuk ke ruangan UGD dia melihat orang yang dicintainya terbaring tak sadarkan diri.
"Al" panggil Ken yang mendudukan diri disamping tempat tidur Haruka
"Al kamu harus sembuh buka mata kamau Al lihat ini aku Ken,, bukankah kamu selalu ingin melihatku lagi Al??" Ken mengenggam erat tangan Haruka Ryo memenggang pundak kakaknya.
"kamu sangat mencintainya kak?? aku gak pernah lihat kamu sampai segininya setelah Amanda"
Ken menundukan kepalanya sambil menggenggam tangan Haruka
"mobil itu siapa pun dibalik kecelakaan Khalisa aku pasti akan menemukannya aku akan pastikan itu,, Al aku masih memegang janjiku aku akan pastikan menghukumnya dengan sangat berat"
__ADS_1
Ryo keluar membiarkan Ken bersama Haruka.