Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
Dendam 2


__ADS_3

hujan sudah reda Haruka memutuskan untuk pulang.


malam sudah tiba ketika semua terlelap tidur Mayu mendengar suara yang aneh,, dia terbangun lalu pergi melihatnya.


"apa yang terjadi siapa yang ada didapur tengah malam begini??" tanya Mayu pada dirinya sendiri dia terus berjalan keasal suara tiba tiba seorang membungkam mulut Mayu dengan saputangan Mayu berusaha melepaskan diri namun karena saputangan tersebut sudah diberi obat bius Mayu jatuh pingsan.


malam berganti pagi Praveen membuka matanya dia melihat Mayu sudah tidak ada disampingnya Praveen berpikir Mayu sedang menyiapkan sarapan.


Praveen turun untuk sarapan dibawah sudah ada mama dan Haruka.


"kakak man Mayu??" tanya mama


"lohh bukannya Mayu udah turun duluan ya ma??" tanya balik Praveen


"payah kalau kak Mayu udah turun duluan kita semua pasti lihat dia" tambah Haruka


"tapi Mayu gak ada dikamar" ucap Praveen


"jangan becanda kau" jawab Haruka


"Haru aku tidak becanda"


Mama Praveen dan Haruka saling menatap mereka langsung bangun dari tempat duduk


"cari Mayu,, mama gak mau Mayu kenapa napa" ucap mama


"iya ma" jawab Praveen dan Haruka kompak


mereka mencari Mayu keseluruh rumah namun tidak ada hasil.


"Ren" panggil Haruka


"iya Al" jawab Reno menghampiri Haruka


"kau lihat kak Mayu??" tanya Haruka


"engga emang kenapa??"


"kak Mayu gak ada dirumah sejak tadi"

__ADS_1


"mungkin dia pergi keluar kali Al"


"gak mungkin kak Mayu gak akan berani pergi keluar tanpa didampingi mama atau kakak"


"bentar kapan kak Mayu gak ada dirumah"


"aku gak tahu kapan jelasnya tapi yang pasti sejak tadi Kak Mayu gak ada"


"Al semalam aku lihat Kak Mayu pergi ke arah dapur tapi setelah itu aku gak tahu apa apa lagi"


"ohh ya Allah diman kak Mayu??" tiba tiba telepon rumah berdering Haruka segera mengangkat telepon itu.


"hallo" ucap Haruka tak lama Haruka menutup teleponnya lalu pergi terburu buru.


"Al kamu mau kemana?? apa yang terjadi?? aku harus bilang apa kalu tante Savira nanyain kamu??" teriak Reno


"bilang aja kau mau ke xxxx" Jawab Haruka sambil teriak


tak lama mama dan Praveen datang Reno mengatakan segalanya pada mereka,, Praveen segera pergi Kei yang baru datang bertanya tanya mslihat Praveen dan akhirnya Kei ikut dengan Praveen.


sesampainya silokasi Haruka langsung mencari keberadaan Mayu tapi tiba tiba ada yang mukul kepala Haruka dari belakang.


Ketika Praveen dan Kei datang mereka memutuskan untuk berpencar Kei mencari Haruka dan Praveen mencari Mayu.


"Ruka Ruka sadarlah" ucap Kei berusaha .


membangunkan Haruka kemudian dia melepaskan ikatan tangan Haruka lalu membawanya pergi.


"gawat wanita itu kabur" teriak seorang Pria


"dasar xxxx kenapa lo ninggalin wanita iti sendirian" ucap seorang pria lainnya


"cepat cari kalau nona tahu dia akan menghabisi kita" Mereka mencari keberadaan Haruka.


ditempat lain Mayu berusaha lari dari para penjahat yang menyandranya


"aku harus lari agar mereka tidak bisa menangkapku siapa mereka sebenarnya kenapa mereka mengincarku??" ucap Mayu.


namun seorang wanita menghalanginya Mayu terjatuh.

__ADS_1


"ka...kau" ucap Mayu


"iya aku kenapa?? kau terkejut" ucapnya


"apa yang kau inginkan??"


"aku ingi Hiro dan aku pasti akan mendapatkannya,, sekarang keputusan ada ditanganmu kau pilih saja mau memberikan Hiro padaku atau kau akan menyaksikan adik iparmu mati"


"tidak jangan lakukan itu aku mohon"


"memohonlah aku suka saat kau memohon seperti ini"


Mayu menangis merasa putus asa dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang



"Mayu!!!" teriak Praveen


"Praveen" tiba tiba seseorang menyandra Mayu



"Riku" bisik Praveen


"kenapa kau terkejut Hiro??" tanya seorang wanita yang dikenal Praveen


"Amanda"


"ya ini aku Amanda,, aku sudah bilang kalau aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan meski aku harus merenggutnya,, Riku"


"tentu saja" Riku menyerang Mayu sampai Mayu terluka dan dia pingsan


"Mayu!!!" Praveen berteriak tiba tiba polisi datang ketika Riku akan menyerang Praveen


Polisi menangkap Riku dan Amanda.


"aku akan membalasmu berani sekali kau mencampakanku dan memenjarakan aku,, akan aku pastikan kau menyesal jika bukan wanita xxx itu maka adik kesayanganmu yang akan membayarnya"


"Haru"

__ADS_1


"iya Haruka aku tahu kalau dia adalah adik yang sangat kau puja puja"


__ADS_2