Terbelenggu Masa Lalu

Terbelenggu Masa Lalu
思い出す(Omoidasu/mengingat kembali)


__ADS_3

Haruka terus berjalan sambil menangis keluar dari kampus,, setelah lelah berjalan akhirnya Haruka duduk dikursi taman tepat disebelah pohon sakura,, sambil terus menatap walpeper di hpnya dan bunga sakura yang terus berguguran menyentuh lembut kulitnya gadis cantik itu.


"kenapa, kenapa kau pergi secepat ini?? kau tahu aku tidak bisa hidup tanpamu,, jika aku bertahan sampai hari ini semua hanya karena permintaan terakhimu,, Ken kau tahu sampai hari ini masih sangat mencintaimu,, hanya kau satu satunya pria yang ada didalam hagiku"gumam Haruka


Flashback on


Ken Zein pratama pria tampan,, cerdas berasal dari keluarga yang sederajat dengan Haruka adalah kekasih Haruka,, bisa dibilang Ken adalah cinta pertama Haruka. bamun sayang karena suatu kejadian Ken harus pergi meninggalkan Haruka untuk selanya.


"Al,, kamu pernah ke Jepang?" tanya Ken


"emmm... seingat aku sih engga,, emang kenap??" tanya Haruka

__ADS_1


"aku tuhk pengen banget ke Jepang apa lagi pas musim semi,, kamu tahu aku suka bangat suasana musim semi di Jepang apa lagi pas sakura berguguran indahnya suasana kota yang sipenuhi dengan warna merah muda dari bunga sakura" penjelasan Ken panjang lebar,, Haruka menyandarkan kepalanya di pundak Ken sambil menikmati keindahan matahati terbenam.


"kau tahu Ken? aku bahagia karena Tuhan mengirim dirimu untukku. aku berharap kita bisa seperti ini selamnya"


"aku juga bahagia karena kamu ada disisiku,, menemaniku dalam keadaan apa pun,, aku janji aku tidak akan pernah meninggalkan kamu Al,, karena perpisahan adalah hal yang paling menyakitkan" jawab Ken dan mencium tangan Haruka


flashback off


"kau pernah berjanji untuk tidak meninggalkanku Ken tapi kenapa kau pergi meninggalkanku untuk selanya Ken?? keu sendiri yang bilang kalau perpisahan adalah hal yang paling menyakitkan,, lalu kenapa kau pergi Ken?"


"kau menangis karen mengingatnya kembalikan??" ucap Kei yang kini duduk di sebelah Haruka

__ADS_1


"hmmmm"


"pria itu pasti sangat beruntung karena bisa memiliki hati tuan putri yang baik,, cantik,, pintar,, dan selalu setia" ucap kei sambil memeluk Haruka


"aku tidak pernah lupa dengan semua yang bersangkutan dengannya,, aku sangat mencintainya aku percaya kalau dia sedang menantikanku disana tepat saat matahari terbenam" ucap Haruka yang kini sudah mulai tenang.


"hei tuan putri,, dimana aku bisa menemuka perempuan sepertimu??" jika kau menemukannya tolong beri tahu aku" ucap kei sambil melepaskan pelukannya


"kenapa?? untuk apa?? bukankah kau suka dengan perempuan seperti nenek lampir itu??" jawab Haruka


"maksudmu Reina?? tida aku dan dia tidak ada apa apa,, lagi pula aku juga ngerasa risih tiap kali dia ada didekatku,, aku ingin seorang tuan putri sepertimu bukan nenek sihir seperti yang kau katakan kau tahu kenapa?? karena tuan putri sepertimu punya hati yang baik dia selalu peduli dengan semua orang yang ada disisinya dan yang paling penting dia sangat setia kepada orang yang sangat dia cintai" penjelasan Kei panjang lebar yang membuat Haruka tersenyum,, Haruka kembali memeluk Kei. entah kenap tapi Kei selalu membuat Haruka merasa nyaman dan tenang walaupun terkadang Kei selalu membuatnya kesal.

__ADS_1


disisilain Riku menyaksikan semua kejadian itu merasa tidak terima,, dia pikir Haruka telah mengkhianatinya padahal Haruka dan Riku tidak ada hubungan apa apa.


"Ruka aku pasti akan mendapatkanmu,, kau pasti akan datang sendiri kepelukanku akan aku pastikan hal itu" gumam Riku.


__ADS_2