Terjebak Di Dunia Drama

Terjebak Di Dunia Drama
Penawar racun?


__ADS_3

Kedatangan Cao Zhi yang tiba-tiba itu, tentu saja menarik perhatian banyak wanita penghibur, semua berbondong-bondong menghampirinya dan mencari perhatian dari pendekar nomor satu itu.


************


‘’Pendekar bertopeng?’’ sapa seorang wanita paruh baya menghampiri. Para wanita penghibur pun memberikan jalan dan perlahan meninggal sang Pendekar dengan paruh baya itu.


Cao Zhi pun dibawa masuk kesalah satu ruangan, lalu paruh baya itu memerintahkan satu wanita penghibur menyiapkan jamuan makan untuk Pangeran.


‘’Ada apa, Pangeran ketiga?’’ tanyanya setelah wanita yang menyiapkan jamuan makan untuk Pangeran keluar dari ruangan itu. Paruh baya itu mengetahui sosok asli dari Pendekar bertopeng.


‘’Nyonya Yan, aku membutuhkan bantuanmu.’’ Lalu Pangeran ketiga mengutarakan keinginannya pada paruh baya yang dipanggilnya nyonya Yan itu.


‘’Baik Pangeran, saya akan mencari tahu secepatnya!’’ Lalu paruh baya itu pamit keluar dari ruangan dan meninggalkan sang Pangeran sendirian di ruangan itu.


Berselang beberapa saat, sang Pangeran pun langsung melakukan teleportasi, tetapi sebelumnya, dia sudah berpesan agar tidak seorang pun yang masuk keruangan itu.


*****


‘’Bagaimana, apa kau sudah menyelidikinya?’’ tanya Cao Zhi pada teman lamanya yang bernama Wei Luo. Pria itu terlihat sedang sibuk, mengamati kendi-kendi kecil yang tadi di kirimkan padanya, sebagian wajahnya juga ditutupi cadar putih. Wei Luo juga tahu akan identitas asli Pendekar bertopeng.


‘’Jangan mendekat,’’ ucapnya saat Cao Zhi yang hendak melangkah menghampirinya. ‘’Aku tidak tahu darimana mereka mendapatkannya dan bagaimana cara mereka membuatnya, tetapi sepertinya, ini adalah racun yang sangat berbahaya.’’ Dia lalu menghentikan aktivitasnya dan mengarahkan pandangannya pada beberapa ekor kelinci yang sudah terkapar tidak bernyawa.


Cao Zhi pun mengikuti, dia lantas kaget melihat kelinci-kelinci itu. ‘’Apa mereka mati karena racun dari kendi itu?’’ tanyanya. Wei Luo pun langsung mengangguk. Setelah itu, dia keluar untuk membersihkan tubuhnya dan kembali menemui Pangeran ketiga lagi.


‘’Dimana kau mendapatkannya?’’


‘’Sebelah barat pusat kota, di daerah Shaoyang. Aku mendapatkannya di sebuah rumah kosong, tadinya aku kesana karena mendapat laporan tentang penyelundupan beras.’’


‘’Apa kau mengingat Tan Yunxian?’’ tanyanya dengan tiba-tiba.

__ADS_1


Cao Zhi kembali dibuat kaget saat mendengar nama yang sangat tidak asing itu. ‘’Apa semua ini ada sangkut paut dengannya, tetapi bukankah seluruh Klan Tan sudah dibantai hampir 10 tahun lalu?’’


‘’Hhmm ya, tapi sejauh ini tidak ada seorang pun yang bisa membuat racun sehebat Tan Yuanxian. Bagaimana kalau wanita itu ternyata masih hidup?’’


Cao Zhi sedikit terdiam, tetapi tidak lama dia menggeleng. ‘’Tidak mungkin, wanita jahat itu tidak mungkin masih hidup!’’ tolaknya, memikirkan Tan Yuanxian masih hidup saja dia tidak mau. Itu seperti sebuah bencana besar.


‘’Semoga saja, aku juga tidak berharap wanita itu masih hidup, hanya saja, entah kenapa tiba-tiba aku mengingatnya lagi, saat melihat racun-racun itu.’’


Cao Zhi hanya mengangguk kecil sambil berpikir.


‘’Mulai sekarang, kau harus hati-hati dalam bertindak karena kau sudah menerobos tempat rahasia mereka. Kupikir mereka pasti menargetkan mu sekarang.’’


Cao Zhi pun kembali mengangguk, benar juga yang dikatakan Wei Luo. sepertinya dia tidak bisa bertindak gegabah dan memikirkan rencana yang terbaik, agar bisa menangkap siapa dalang dari penyelundupan beras dan pembuatan racun berbahaya itu. Namun, dia juga tidak bisa terlalu lambat, karena takutnya hal itu malah memberikan waktu bagi para penjahat itu untuk bertindak.


*****


‘’Ada apa ini?’’ Nyonya Yan menghampiri seorang pria yang menggunakan pakaian besi, dapat dilihat bahwa pria itu adalah seorang Prajurit perang, tetapi kenapa pria itu memaksa ingin masuk ke ruangan tempat Cao Zhi berada?


‘’Bisnis kami sudah disetujui oleh Kaisar. Jadi, tidak akan kubiarkan seorang pun mengganggu dan mengacau ditempatku, kecuali kalau kau datang dengan membawa Dekret dari Kaisar.’’ ucap nyonya Yan lagi, saat pria itu tetap ingin memaksa masuk. Pria itu tidak membuatnya gentar, dia malah menampilkan wajah datarnya,


‘’Apa kau ingin melawan Pangeran pertama?’’


‘’Aku tidak mungkin berani, tetapi kau datang dengan cara yang tidak sopan. Disini, kami memiliki peraturan sendiri,’’ Nyonya Yan berucap dengan gaya yang begitu elegan, dia bahkan masih bisa memberikan senyumnya.


‘’Keluarlah baik-baik atau aku akan menyuruh mereka menyeretmu keluar dari sini!’’


Mau tidak mau, pria berpakaian besi itu keluar, dia lantas mendatangi seseorang untuk melaporkan apa yang terjadi. Bukan pada Pangeran pertama, tetapi pada dua paruh baya yang biasa dipanggil tuan dan nyonya oleh para pria yang berpakaian hitam dan memiliki gambar bunga di dada kiri.


‘’Selidiki terus setiap gerak geriknya. Dia adalah pria yang cerdas dan kalian tidak boleh lengah padanya.’’ ucap nyonya yang menjadi pimpinan mereka. ‘’Dan beritahu setiap anggota untuk bertindak lebih hati-hati, baik yang di dalam Istana maupun yang diluar Istana!’’

__ADS_1


‘’Baik nyonya.’’ Pria itu lantas pamit dan keluar, sedangkan yang dipanggil nyonya dan tuan masih lanjut berbincang untuk memikirkan solusi terbaik agar bisa lolos dari penyelidikan Pendekar bertopeng.


*****


‘’Berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk mengetahui racun-racun itu? Dan bisakah kau membuat penawarnya?’’


‘’Beri aku sedikit waktu lagi dan aku pasti akan mengetahui semua jenis racun itu, tetapi untuk membuat penawar akan sedikit susah. Biasanya, penawar hanya bisa dibuat dengan baik oleh orang yang membuat racun itu sendiri.’’


‘’Itu kan biasanya, berarti kau juga bisa membuatnya. Bukankah kau adalah keturunan Tianba (Tianba adalah keturunan dari pembuat penawar racun yang terbaik di negara mereka.)’’


‘’Ya, tapi kau tau sendiri kalau kemampuanku tidak sehebat para nenek moyangku.’’


‘’Aku percaya padamu, kau pasti bisa membuatnya. Di negara ini, tidak ada yang bisa membuat penawar racun yang lebih baik darimu bahkan untuk si pembuatan racun itu sendiri.’’


‘’Ck pujianmu seakan menjadi beban untukku. Namun, entah kenapa aku menyukai pujian-pujian seperti itu,’’ jawabnya terkekeh.


‘’Baiklah, aku akan kembali dua 2 hari lagi, tetapi untuk penawarnya apakah akan membutuhkan waktu yang lama?’’


‘’Hhmm tentu saja! Membuat penawar racun tidak segampang itu. Aku harus menyelidiki bahan-bahannya terlebih dulu dan juga harus melakukan uji coba untuk setiap penawar yang dibuat.’’


‘’Kira-kira akan berapa lama?’’


‘’Aku belum memprediksinya, tetapi pastinya akan membutuhkan waktu yang lama.’’


‘’Baiklah, kuharap kau bisa membuatnya dalam waktu dekat ini,’’ ucap Cao Zhi seenaknya lalu menghilang begitu saja tanpa mendengar protes dan teriakan yang dilayangkan Wei Luo padanya.


‘’Kau gila, kau pikir membuat penawar racun segampang itu? Dasar Pangeran tidak punya hati. Apa kau hidup hanya untuk menyiksa rakyat kecil sepertiku?’’ teriaknya kesal walau Cao Zhi tidak mendengarnya lagi.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa tingglkan like dan komennya ya.....


__ADS_2