Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Apapun akan ku lakukan untuk mu Putri ku.


__ADS_3

Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


...Tuhan kenapa kau ciptakan aku menjadi pria spesial yang tak berguna......


...Semua orang memujiku... Bahwa aku ini adalah titisan dewa kepintaran....


...Andia saja keluarga ku tak mengejar harta dan kekuasaan. Mungkin ini bukan akhir hayat kami....


...Mereka begitu na'if . Sehingga dengan santainya mengorbankan putra putri yang terpilih untuk menjadi budak organisasi H yang begitu mengerikan ini. Begitu bodoh mereka selama turun temurun mengabdi hingga tidak ada lagi keturunan keluarga JI yang tersisa....


...Grup H ini hanyalah sekumpulan iblis pemeras otak manusia. Menginginkan kedudukan tertinggi. Menjadikan manusia sebagai budak hingga tetes darah penghabiskan......


...Aku putra terakhir dari grup JI yang begitu menyedihkan bersumpah bahwa marga JI aku lah terakhir yang menggunakan nama JI. ...


...Mulai hari ini keluarga JI kami telah musnah......


...~JI Sam Su~...


...----------------...


BRAK..... Dobrakan pintu dan puluhan orang orang bersenjata lengkap terlihat di luar pintu Sam.


Sam yang melihat orang-orang itu tak menunjukkan ekspresi takut atau panik. Pria itu duduk di kursi tamu miliknya. Jika seseorang ingin memasuki Lab maka mereka harus melewati ruang tamu kecil tersebut.


Saat ini Sam menatap bos eh salah mantan bosnya dengan tatapan menusuk hingga ke usus besar.


“Wah saya tersanjung tuan HK yang terkenal kejam begitu memandang tinggi saya yang hanya sendiri ini.” Sam mengejek mantan tuanya itu.


“Jangan banyak bacot ... Kau pasti tau kan kedatangan ku ke tempat ini karena si penghianat itu telah memberitahu rencana ku bikan! Sekarang serahkan nyawamu atau aku akan meledakkan kepalamu!” HK menodongkan senjatanya ke arah kepala Sam.


“Tembaklah... Maka kau akan merasakan tubuh mu di cabik-cabik oleh ribuan robot ku... Jika tak percaya coba aku tes Ting sedikit!” Sam mengambil pistol di saku jasnya.


Semua siap membidik Sam akan tetapi mereka salah perhitungan sebab yang di lakukan Sam adalah..

__ADS_1


Dor... Pria yang mati rasa setelah kehilangan istrinya serta putranya menembak lengannya sendiri sehingga darah berceceran di meja depan pria itu.


Deret... Dreett... Seketika ruangan itu bergetar, bunyi seperti sirine polisi memekikkan telinganya.


Tiut... Tiut... Ada penyusup siaga satu, tuan dalam bahaya... Begitulah bunyi komputer di setiap spiker tempat tersebut...


Sressssshhhh... Semua anak HK yang ada di luar ruangan langsung terpotong-potong seperti roti. Jeritan dan teriakan memekik telinga.


Sam melihat semua itu dengan tatapan datar. Air mata sam saat ini mengering hatinya remuk melebur ketika tadi ia mendengar sebelum ledakan dahsyat, tangisan anak kecil teriak sahabat nya menandakan jika putranya telah tewas menyusul istrinya duluan.


Sam ingin mengamuk melenyapkan semua orang ini dengan tangannya sendiri. Akan tetapi ia sadar, ada satu nyawa yang harus ia lindungi. Pistol-pistol yang tertodong ke arahnya seakan tak menakutkan, pria itu seakan hanya melihat pistol air milik putranya.


“Jika aku membunuh diriku maka ruangan ini akan meledak HK!” kata Sam dingin.


“Kepung pria ini, jangan ada yang melukainya, kamu masuklah ke dalam ruangan ambil Hormon di dalam ruangan itu." perintah HK.


Sam hanya tenang melihat lelucon, tangannya masih merengkuh bayi dalam gendongannya.


“Lapor tuan, Komputer rusak, Sam sudah merusak komputer tersebut!" lapor anak buah HK.


“Brengsek! Kita akan memperbaiki komputer saat ini. Sekarang kau carilah Hormon yang aku perintahkan tadi!” teriak HK hingga urat di lehernya terlihat.


“Kau akan mampu menghidupkan komputer itu kembali, akan tetapi komputer itu tak akan berfungsi, sebab Hormon yang anak buah mu cari sudah aku tumpahkan di dalam tubuh ku. lalu aku meminum obat peluruh sehingga hormon itu tak lagi lagi berfungsi, kau tak lupa bukan jika Hormon itu akan berkembang pesat di dalam darah akan tetapi jika si peminum hormon tersebut meminum obat peluruh maka organ dalam tubuh nya akan rusak, hancur melebur hingga jadi bubur sumsum dan terakhir Hormon rusak lalu mengakibatkan kematian. Aku sarankan kau pergi dari sini karena lima menit lagi tubuh ini akan mati dan kau tau bukan jika aku mati tubuh akan di cincang seperti anak buah mu yang ada di luar dan ada di pintu. Lihat bayiku ini, dia juga sudah tak bernafas”


Uhuk... Sam batuk dan darah muncrat begitu banyak hingga mengotori lantai.


Sam menjulurkan lengannya ke arah anak buah HK untuk di periksa tak lupa meletakkan jasad bayi di atas meja.


“Kandungan darah Sam terdapat hormon yang telah rusak dan bayi ini meninggal ketika dilahirkan tua. Ia tak berbohong dengan apa yang dia katakan. kita harus cepat-cepat meninggalkan gedung ini. Sebelum orang gila ini bunuh diri.”


“Berengsek... Kau gila Sam... Baiklah jika kau bunuh diri dengan cara ini aku tak susah membuang tenaga ku untuk membunuh mu. Membuat hormon itu tidak susah untuk ku karena aku tinggal menyuruh semua orang meraciknya kembali.”


“Hahahahahaha... Sayangnya itu mustahil tuan, sebab dari dulu aku tak pernah menyimpan resep formula yang aku buat di dalam komputer. Aku lebih suka menulisnya di buku dan buku itu sudah menjadi abu tak tersisa tuah HK yang terhormat... Uhukkk ....," darah semakin banyak melebur bahkan mata Sam juga mengeluarkan darah.


Bruk.... Tubuh itu tumbang ke lantai.


“Aku memilih membunuh nyawaku sendiri dari pada lenyap di tangan kotormu itu, apa gunanya aku hidup, Istriku malam ini tewas ketika melahirkan bayi yang ada dalam pelukan ku ini. Dia pun juga memilih pergi meninggalkan ku dan kau sudah melenyapkan putraku... Uhukkk...” sedarah keluar dari seluruh lubang tubuh pria jenius itu.


Akan aku kutuk kau HK, akan ada seorang datang melenyapkan mu hingga organisasi H tak ada lagi di dunia ini.


Sam saat ini sekarat... HK ingin melepaskan atau menggeret jasat Sam akan tetapi ia masih sayang nyawa. Ia bisa merombak Mansion milik Sam ini. Filing pria itu mengatakan Sam meminum hormon itu Karana frustrasi keluarganya mati semua dan Sam ingin tuan HK mati bersamanya.


Kau begitu naif Sam, mana percaya aku dengan semua perkataan mu. Kau ingin menipuku buka. Sayang yang ingin kau tipu adalah manusia cerdik bak dewa. Batin Harpic Kloseto alias HK itu.


Semoga pengorbanan papa mengatur waktu agar kalian pergi dari tempat ini tak sia-sia sayang! Papa berharap kau hidup di dunia ini mendapatkan cinta kasih yang tak pernah kau dapatkan dari kami.


Papa minta maaf putraku, papa tak bisa melindungi mu. Mungkin garis takdir kita menghadap sang pencipta bersaman.

__ADS_1


Begitu rintihan hati Sam sebelum nafas dan raganya berpisah.


“Tuan kita harus melompat dari lantai 2 ini jika tidak tubuh kita tercabik-cabik semua robot di dalam Mansion ini. Waktu kita hanya 30 detik.” lapor anak buah HK yang hanya tersisa 5 orang.


“Ayo melompat turun dari tempat ini, toh di bawah sana ada hanyalah sawah!” perintah tuan HK.


“Buat pengumuman bahwa ilmuan nomer 1 di negara I tewas dalam kecelakaan kerja di susul istrinya meninggal karena melahirkan putra nya tewas kecelakaan yang ayah nya kerjakan.” perintah tuan HK .


Jeburrrrr.... Ahhhh ... Jerit semua orang... Hap ... Hap... Hap... Seketika sawah itu bercampur dengan darah... Rupanya dihuni ribuan buaya yang memang berpenghuni di tempat itu.


Kalian bisa bayangkan sebuah akuarium bawah tanah yang atasnya di tanami pohon padi sebagai penutup adanya jebakan di tempat itu. ketika ada sesuatu yang jatuh otomatis Meraka semua langsung mengira makanannya. Sawahnya menyedot seperti lumpur hisap.


Uhukkk... Uhukk... “Kau sudah mati tapi berengsek ... kedua kaki ku hilang! mana si otong juga tinggal separuh, jika kaki bisa ku buat dari besi. Lalu apa yang aku pakek untuk menyambung si Otong!” omel si HK masih beruntung tangannya memegang pinggiran sawah meski dia keluar dengan keadaan buntung. Bahkan Kepala bawahnya pun ikut buntung.


Tadi dengan susah payah ia melepaskan tubuh nya dari para buaya meskipun harus merelakan area bawahnya.


....


Sedangkan tadi kenapa sudah tidak ada si bayi dan tuan Ma.


Emak otor kasik flashback semenit pintu sebelah di dobrak.


Sam menarik gorden di ruang kerjanya lalu menukar selimut yang di gunakan putri kakak iparnya dengan selembar gorden tersebut dan tuan MA membungkuk Aya dalam selimut milik mendiang cucunya yang lain. Tak lupa Sam membuka gelang canggih nya lalu memasukan ke dalam selimut bayi Aya.


Kejadian itu begitu singkat, tak ada kata yang terucap hanya ciuman di kening sang bayi malang itu sebagian tanda perpisahan.


“Titip Aya pa, jika sudah waktunya tiba nanti anda ceritakan terhadapnya bahwa kami sangat mencintainya. Menyayanginya hingga apapun akan kami lakukan asal ia masih terselamatkan. Ia adalah kenangan cinta Sam dan Noera yang begitu naif. Kami hanya ingin bagia dan hidup dalam kesederhanaan. Akan tetapi tuhan tak merestuinya.”


“Mulai sekarang namun adalah Angelina Aya MA. yang artinya Putri bak bidadari yang selalu kami harapkan,”


Tuan MA hanya menangis lalu memasuki dinding yang sama dimana ia datang ke ruangan itu. Kusus kamar istirahat Sam tidak ada CCTV karena pria itu tidak suka di pantau di area pribadinya.


Flashback off...


“Begitulah asal usul kelahiran Aya kami yang begitu malang.” kakek MA menangis.


“Kenapa jika anda mencintai cucu anda malah anda membuat cucu anda semakin hari membenci anda!” kata Ken mengingatkan pak tua itu dengan kenyataan.


“Aku belum siap melihat kesedihan di mata cucu ku dengan kenyataan orang tuanya. Melarangnya mengenal dunia hiburan hanya untuk melindunginya agar dunia kejam yang menginginkan tubuh nya untuk menjadi eksperimen tak pernah terjadi!”


“Maksud anda?" tanya Ken.


“Hormon yang mengalir di darah Aya sudah mulai tercium di dunia gelap! Dan mulai saat ini kau harus jaga jantung sebab akan ada perubahan besar dalam tubuh istrimu.”


Ohhh ada yang menunggu eps selanjut 😁 Emak kasik Log eps setiap up meski 1🤣 setara dua bab ya...


maunya crazy up eh malah emak sakit gigi nih🤧🤧🤧

__ADS_1


^^^~To be continued.^^^


__ADS_2