Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Menghilangkan Kekesalan


__ADS_3

Hay para Reader emak, sebelum nya emak minta maaf yang up yang kemarin begitu kacau seperti nya ada kesalahan teknis, bab nya hanya ke up setengah 🙏🙏🙏


Selamat datang di TCBK.🤗🤗


....


....


....


Ngeeenggggg...... Ngeeenggggg... Gerenggggg.... Bunyi sebuah motor melaju di atas rata-rata...


Srrriiiitttttttt..... Bunyi Rem cakram beradu dengan bunyi persneling motor, karena motor itu melaju di tikungan tajam di sebuah gunung pembatas di antara kota C dan kota D.


Ketika motor sudah berada di puncak gunung ada sebuah lapangan luas yang memiliki taman asri di dalamnya.


Jika siang taman itu ramai akan wisata akan tetapi jika malam, jalan itu di takuti oleh semua orang sebab disana rawan begal alias perampok atau tawuran.


Aya mengentikan motornya di semak-semak pohon. Ia merogoh kantong di dalam tasnya lalu mengambil sekotak Nikotin lalu mengeluarkan sebatang dari dalamnya.


Sreetttt.... Sebatang rokok Telang menyala hingga aroma tembakau menyeruak di Indra penciuman nya. Aya dulu adalah perokok aktif semenjak memutuskan menjadi model wanita itu secara perlahan berusaha berhenti dalam kebiasaannya yang tidak sehat.


Mata wanita itu terpejam merasakan sapuan angin malam.


Aya MA POV.


Dulu aku diam bukan tak mampu. Akan tetapi aku masih menjaga perasaan dia yang mengakui ku sebagai bagian dari dirinya.


Aku dulu selalu mengalah karena aku tak ingin air mata ibuku jatuh karena menghawatirkan ku yang selalu membebaninya.


Tiga tahun dalam keterpurukan di ujung kegelapan membuat ku sadar, untuk apa aku lari dari segala belenggu masa lalu dan menyembunyikan sosokku yang telah lama ku pendam.


Semenjak tangan ini menyentuh senjata serta laptop aku Angelina Aya MA siap mengahadapi dunia.


Aku yakin suamiku tak akan melepaskan ku karena dia Jaguar Kendrick Taksa WU, sebelum memilihku ia sudah menyelidiki siapa aku dan asal usul ku.


Tangan wanita itu menyodorkan nikotin ke arah mulutnya.


Gedebuk... Sebuah sandal jepit menghantam punggung Aya MA.


Hanccuuuhhhh.... Hanccuuuhhhh.. Aya bersin-bersin sebab nikotin itu tak masuk kedalam mulut melainkan masuk ke dalam hidung mancung wanita itu akibat sebuah sandal yang tadi melayang di punggung nya si rokok salam masuk lubang..


“Sialan, kalian cari mati menganggu betina yang lagi galau!” omel Aya, turun dari motornya.


....


....


....


Tak jauh dari tempat Aya MA memarkirkan motornya ada segerombolan pemuda berbaju hitam-hitam bergaya rok and roll dengan anting Segede lubang Pralon serta tindikan di bibir, hidung mata serta gigi mereka, kenapa bisa terlihat di kegelapan malam sebab ada lampu jalan yang Segede gaban. Gerombolan itu tengah melakukan kekerasan terhadap dua pria muda.


“Hanya bocah-bocah ingusan berantem Sampek mencari tempat ektrim seperti ini?” seru Aya MA sambil melipat tangan di pinggang.


“Wah cewek cantik!” seru gerombolan pria berbaju hitam serta seringainya iblis di bibir jontor mereka.


“Hey, cewek cantik!” seorang pria mendekati Aya MA, satu senti lagi tangan pria itu menyentuh wajah Aya ma akan Tetapi sebuah jotosan mendarat sempurna di wajah hitam legam nya.


Gedebuk... Si musuh langsung pengsan.

__ADS_1


“Sory, tangan ku tergelincir kalian tenang saja dia hanya pingsan dua jam!” kata Aya menepuk nepuk tangannya.


Akibat tonjokan Aya aktifitas perundungan itu Tejeda. Semua orang syok melihat kejadian keren di depan mereka.


“Tutup mulut kalian, aku tau jika diriku ini amatlah keren, bisa jelaskan apa yang terjadi saat ini?” tanya Aya MA memandang semua orang.


“Tante! Tante, tolong Jin Su Mo!” Seorang pria muda merangkak mendekati kaki Aya.


“Jelaskan apa alasannya buatku untuk menolong kawanmu, seperti nya wajahmu sudah menyerupai tokek Jontor!” kata Aya memandang wajah si pemohon.


“Jin Su Mo ingin keluar dari Geng gangster. Tetapi mereka memeras Jin Su Nona!” terang pemuda itu.


“Siapa namamu?” tanya Aya.


“Sajen Si!” jawab pria yang bernama sajen itu.


“Hey, Jin Su Mo, berapa dulu kau mendaftar menjadi anggota Gangster?” tanya Aya, berjongkok di depan pria muda yang tengah di gebuki.


“Seratus ribu nona!” jawab si Jin.


“Baiklah aku akan menebus anak ini dari gangster kalian!” kata Aya berdiri tegak melihat semua pria yang ada di tempat di tempat.


“Wah aku yakin kau tak akan mampu menembusnya nona!” kata si pria yang telinganya memiliki bolongan sebesar Pralon, pria ini yang terlebih dulu sadar dari keterkejutan nya.


“Kau boleh membawa pria ini asal, kau ikut kami dulu selama setahun untuk melayani kami bergiliran sampai puas!” sambung si bos.


Hahahahaha.... Semua orang tertawa.


“Kau memang pandai melihat barang bagus bos!” kata salah satu anak buah.


“Nona pergi dari ini, semua orang ini bahaya semua!” kata si Jin Su Mo.


“Sajen, berapa biaya agar keluar dari tim gangster ini?” tanya Aya.


“Wah tarifnya makin mahal tak seperti sepuluh tahun yang lalu!” gumam Aya.


“Wah, kau geng ganster juga rupanya Nona! Karena kita satu spesies, akan ku beri kau waktu lima menit meninggalkan tempat ini jika kau tak pergi juga maka jangan salahkan kami jika kau menjadi budak Naf...Su kita semua, lagian anak ini adalah anak haram yang tak tau bapaknya siapa, ibunya sudah mati! Jadi kau bukan siapa siapa pria ini.”


“Di dompet ini ada banyak uang, aku akan menebus anak ini sebagai kakaknya! Ambillah dompet ini, jika kalian bisa merampas dompet ini, maka semua isi didalam dompet ku yang bernominal sepuluh Miliar ini untuk kalian semua!” Aya mengangkat dompet, wanita itu membuka dompetnya sehingga uang kertas dolar serta debit hingga kartu hitam yang di berikan suami mengundang mata semua orang.


“Maka kami tidak sungkan lagi nona!” kata si ketua.


“Keluarkan semua senjata kalian!” perintah Aya.


“Kau jangan menyesal Nona, sebab kita berbanyak!” teriak bos mereka.


Seru nih, setidaknya mereka tak membawa pistol, hanya pisau dapur pentungan saja. Karena aku lagi kesal perlu pelapisan, maka kalian salah mengusik ketenangan ku! kata Aya dalam hati.


Eh, bentar dulu, aku kan gak bawah senjata, hanya ponsel motor serta dompet ini aja yang aku bawa. Batin Aya menggerutu.


Debuk! Dompet Aya memukul kepala musuhnya yang tadi banyak omong, akan tetapi siapa sangka hanya pukulan sebuah dompet membuat musuh langusung kelenger atau pengsan.


“Sialan, wanita ini seperti nya jago dalam bela diri bos!” anak buah lainnya.


Kretek Aya melemaskan lengan pinggang serat kakinya.


“Banyak bacot kalian, sepertinya Gangster kalian masih abal-abal dan dari aku lihat kalian ini penjahat kelas teri deh, hanya memawa pentungan saja kurang asik, kenapa tak sekalian Bawak sabit, pistol panci ibu kalian di rumah! Mari sini, Tante ajarin bertarung yang akan membuat kalian insyap dan yakin besok Gangster kalian gulung tikar!” kata Aya.


“Wanita, ini,” Gedebuk..... Ucapan pria langsung berhenti sebab Aya langsung menendang pria itu dengan gaya kaki hentakkan kaki mengenai kepala.

__ADS_1


Tak terima kawan mereka satu lagi tumbang semua orang langsung mengeroyok wanita itu berbarengan.


Gedebuk... Bunyi dua kepala berbenturan hingga hidung keduanya berdarah, kali ini Aya menggunakan tenaga penuh sebab wanita itu tengah dalam mode iblis.


Bak... Buk.... Bak... Pertarungan sengit..


Seorang pria menggunakan kuda-kuda penuh mendekati Aya, tangannya siap menghunuskan golok ke arah wanita itu.


“Adooowwww, Makkkkl!” jerit yang membawa golok sebab Aya MA yang mendekati pria itu dengan sekali sentakan Aya memelintir lengan musuhnya seperti emak emak memeras cucian basah.


Prang.. golok pria itu jatuh ke kakinya sendiri...


“Awww,,,, Sakit... Sakit... Ampun Nona, Nyonya, Tante!” mohon pria itu.


Buk... Aya memukul leher pria itu. Dengan sekali tepukan sudah sang musuh tumbang.


Hiaaatttt.... Si bos mafia langusung menyerang Aya akan Tetapi dengan sekali gerakan melayang si bos gangster itu terkapar di tanah.


Namanya Bos ya tak mudah di kalahkan.. “Pegang tangan dan kakinya!” perintah si bos di sela-sela kesakitannya.


Sekitar tujuh orang mendekati Aya MA, mereka siap melakukan perintah sang bos.


Baru menyentuh jaket wanita itu Aya memukul semua orang dengan menggunakan pentungan milik musuhnya...


Brak...Bruk... Krotak... Kroak...


Jeritan musuh melolong di kegelapan malam. Rintihan orang orang itu memekikkan telinga seperti manusia dimakan binatang buas.


“Ampun Nona, ampuni kami, kami janji akan insyaf!” rintih si bos mafia yang kepalanya saat ini berada di bawah kaki Aya MA.


Plok... Plok... Plok.... Tepukan tangan seseorang mengalihkan perhatian Aya MA yang tengah memandang musuhnya tumbang.


“Oh, ibu mertua mari kita bertarung!” tantang Aya MA.


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken kesayangan emak. 😘😂🤣


Sambil menunggu TCBK up lagi, mampir yuk di karya kawan emak yang tak kalah keren nih dari Autor Oktian.


BLURB!


"Hidup itu memang perlu bebenah diri! Termasuk singkirin kamu!"


"Hanum, serius itu hanya kecelakaan dan lupa."


"Termasuk menyakiti juga kamu sebut Hippocampus sejenis amnesia anterograde?"


Kamu tau, kamu cuma jadi beban yang bisanya nyalahin aku dan ninggalin aku diwaktu yang tidak tepat. Muaaak!!


Hanum seorang wanita dengan minus akal kepercayaan diri jauh dari kata cantik, serta bentuk tubuhnya besar jauh dari kata normal membuat dirinya selalu di ejek dan hina oleh pasangan. Hanum mati matian diet, demi mendapatkan pasangan yang tampan serta bisa mengertinya. Dapatkah Hanum melewatinya, belum lagi kisah cintanya dengan Alfa Jhonson bagai ada di roller coaster!


NAH KAN, SIMAK PENASARAN?


CUSS! KLIK LINK JUDULNYA YA KAK!


BAD WIFE.

__ADS_1


JANGAN LUPA TAP LOVE, JEJAKNYA.



__ADS_2