Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Suami Simpanan


__ADS_3

...Kau bagaikan setetes embun pagi dalam hidupku sayang, karena Setetes embun pagi mampu memberikan kehidupan. Seperti dirimu yang memberikan aku cinta baru yang bermekaran......


...Angelina Aya MA...


...----------------...


Tidak hanya Marganie serta Hendry yang syok, Aya MA yang baru tau jika seluruh tubuhnya telah di lindungi oleh undang-undang asuransi ingin pingsan seketika.


“Aku hanya mendorongnya sedikit dan mana ada membuat lecet kulit orang harus membayar satu triliun!” ujar Marganie meronta tak terima.


“Hey, ini sudah rencana mu kan?” teriak Margarine ketika di masukan ke dalam mobil polisi, sedangkan Hendry seperti bencong ketangkep satpol PP alias tak mampu membela kekasihnya sebab tindakan Marganie kali ini tepat di depan mata para polisi.


“Jika anda tak percaya silahkan lihat berapa nominal asuransi tubuh Nona setiap incinya!” Pak polisi menyodorkan tab laporan kasus di tangannya.


Mata Marganie langsung melotot mulutnya nya langsung kaku, ia tak mampu membuka mulutnya.


Bukkkk.. Si Marganie pingsan akibat syok, dengan segera polisi menggotong tubuh wanita itu masuk ke mobil tahanan sedangkan hendry ke adanya linglung memikirkan nasibnya dan rasa bersalah hingga ke pangkal hatinya.


Grengg det det det.... Mobil khusus tahanan langsung Melaju meninggalkan tempat itu.


“Tuan bisa saya melihat asuransi jiwa itu? Siapa tua anda salah orang siapa tau Aya MA yang memiliki asuransi jiwa itu adalah orang lain, karena nama saya itu pasaran siapa tau pemilik asuransi jiwa itu si Aya MA Kampung, Aya MA Bangkok bahkan Aya MA potong,” ujar Aya MA tak percaya bawah dia memiliki asuransi jiwa.


“Silahkan anda cek sendiri di laporan kejahatan ini Nona!” si pak polisi menunjukkan Tab di tangannya


Gimana Nona ini, masak asuransi jiwanya saja tak tau!. Batin pak polisi.


Ketika Aya MA lagi sibuk menghitung nol di dalam tab, ia tidak tau ada singa Jantan yang tengah di bakar api cemburu di belakangnya.


Udara siang hati kenapa tiba-tiba dingin, apa mau hujan ya?. Ujar Aya MA dalam hati, tangannya mengusap lehernya yang kedinginan seperti ada AC berjalan di punggungnya


“Kau ingin mati seperti apa pak DU GONG?” tanya seorang pria yang berdiri di belakang tubuh Aya MA, matanya memandang si polisi dengan tatapan tajam setajam silet pada polisi dengan papan nama di dada si tertulis Du Gong.


“Tu ... Tuan... Mu... Mu Muda WU!” Jawab Si polisi itu kaget hingga terbata-bat.


Mendengar si pak polisi menyebut nama suaminya, Aya MA membalikkan tubuhnya.

__ADS_1


Sialan, Berondong itu sangat berlebihan tetapi kenapa jantungku dudug serrr mendapatkan perhatian darinya, sungguh sangat manis. Batin Aya MA.


Wanita 25 tahun itu tercengang melihat suaminya di depan mata. buru-buru ia ingin menyapa Suaminya tetapi suara Aya MA langsung tertelan lagi karena pernikahan mereka tak boleh di ketahui oleh orang.


Pria gagah di depan mata ini bisa kita anggap adalah suami simpanannya.


“Begini kau menyambut su,” ucapan Ken tertahan karena bibir pria itu langsung di tutup oleh tangan cantik Aya MA.


“Maafkan kami sudah menghalang tugas anda, silahkan pergi!” ujar Aya MA terhadap pak polisi.


Sedangkan Pak DU Gong si kepala polisi syok melihat keberanian wanita di depannya.


Bibir Ken mengisap serta sesekali memberikan sedikit gigitan kecil di tangan yang membungkam mulutnya.


“Aw, sialan!” gerutu Aya MA melepaskan tangannya dari mulut Ken.


“Sudah di suruh pergi malah diam memandangnya seperti itu, kau benar-benar membuatku cemburu...,” geram Ken.


“Baiklah tuan dan Nona Muda saya ijin pamit dulu, karena tahanan tengah menantikan kehadiran saya!” pait si pak DU Gong.


Ucapan Ken yang terkahir seakan menjadi alarm di telinga pak polisi itu , maka demi keselamatan diri si pak DU Gong buru buru pergi dari tempat itu.


“Eh suami kan tadi pergi kerja kenapa ada di sini?” tanya Aya MA berbasa basi.


“Gimana rasanya memeluk tubuh sang mantan?” tanya Ken, karena tadi Ken datang ke lokasi pada saat melihat sang istri memeluk tubuh mantannya.


Sehingga membuat pria delapan belas tahun itu di selimuti api cemburu...


Flashback.. On.


Disebuah perusahaan raksasa saat ini sedang mengadakan sebuah rapat dewan direksi. Tetapi suasana di dalam ruangan besar itu angker melebihi kuburan kuno.


Darimana lagi jika aura itu berasal jika bukan dari sang raja setan yang takut istrinya di colong Berondong lain atau duda diluar sana, ia masih ingat pria idaman Aya MA adalah duda dan Ken tak bisa memusnahkan seluruh duda di negara itu karena banyak orang yang tak bekerja di bawah perusahaannya seperti tukang odong-odong atau tukang sekaligus.


“Sean! Dulu kau tak mentraining dulu orang-orang ini atau kau tak melihat berapa IQ mereka sebelum masuk menjadi karyawan kita?!” Ken menggebrak meja dengan penuh amarah.

__ADS_1


Padahal si presentasi hanya gemetar memegang kursor akibat ketakutan akibat aura mencekam dari pimpinan mereka.


“Mereka memiliki kreaditasi yang memukau tuan dan anda tak bisa meragukan saya, mungkin pada saat mau pergi berkerja mereka salah memakan sarapan mereka yang biasanya makan nasi mereka malah memakan piring serta sendoknya!” jawab Sena.


Jawaban Sean mengandung banyak artian, Pria muda itu tak pernah lalai dengan apa yang dia kerjakan mungkin para karyawan itu sudah tak mau bekerja di tempat mereka untuk mencari sesuap nasi.


“Sedang apa dia Sean?” tanya Ken untuk ke sekian kalinya, karena lima menit sekali menanyakan tentang istrinya.


Sean membuka ponselnya, matanya melotot melihat kakak iparnya tengah memeluk tubuh Pria lain selain Ken.


Karena tak Sean terdiam Ken mengambil ponsel Asisten nya itu.


Prakkkkkkk.... Ponsel itu di banting ke lantai mengangetkan semua orang yang ada di tempat ini.


“Miting ini selesai sampai di sini,” ujar Ken yang langsung melangkah keluar dari ruangan untuk mencari Istrinya yang nakal.


Flashback ... off.


Mendapatkan pertanyaan dari Ken Aya MA langusung menggaruk kepalanya yang tidak gatal..


“I... Itu...Ahhhhh,” Jerit Aya MA ketika tubuhnya melayang dan mendarat di bahu kokoh Suaminya.


“Ken, Ken, eh salah Suami, ampuni aku yang nakal, aku janji tidak macem-macem lagi, turunkan aku, bagaimana jika papanya si Razi ada di sini atau tentangga ku ada yang melihat kita, apa pernikahan rahasia kita terkuak!” ujar Aya MA memeluk punggung kokoh suaminya.


“Plak...” Ken memukul pantat sintal Aya MA.


“Jika tidak diam maka aku akan memberikan hukuman sepuluh kali lipat dari yang di terima oleh para istri nakal seperti mu ini...,” ujar Ken sesekali memukul pantat Aya MA.


Reader ... Kira kira apa ya hukuman aku!!!!” jerit Batin Aya MA


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣

__ADS_1


__ADS_2