
para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
...Akan ku temukan di manapun kau berada...
...meski semua orang bilang jika kau menghilang ditelan bumi....
...selama mata ini belum memastikan tubuh mu ada di dalam pelukan ku aku tak akan pernah berhenti mencari mu....
...Aku mohon bertahanlah aku janji akan menemukan mu sayang......
...Akan luluh lantahkan bumi ini jika kau tak ku temukan....
...Aku mohon jangan tinggalkan aku....
...Cukup saat itu kita berpisah sekarang jangan lagi....
...^Jaguar Kendrick Taksa WU ^...
.....
“Katakan dimana wanita itu?” tanya seseorang yang memakai topeng emas duduk di ruang seperti tempat senjata.
“Maaf!” ucap anak buah pria itu menunduk.
Pyaarrrrrr.....
“Bedebah.....” umpat seseorang melemparkan segelas wine ke lantai sehingga gelas wine pecah berhamburan.
“Katakan!” perintah pria itu.
“Tuan kami sudah melakukan tugas dengan menyabotase hotel WU dan Entah dari mana begitulah banyak orang datang bergabung dengan tim kita, mungkin sekitar dua kali lipat dari anak buah kita yang memasuki kawasan hotel itu sehingga misi kita kacau! Akan tetapi wanita itu sempat berada di di tangan kita namun ada kejadian tak terduga, Wanita lepas...," Belum selesai anak buah pria itu melaporkan dengan sigap pria itu menarik pelatuknya lalu "Dor" peluru itu langsung tembus mengenai kening anak buahnya.
“Intinya kau gagal, dan aku benci kegagalan, kau pantas mati!” kata pria itu.
__ADS_1
“Sepertinya aku harus mengambil langkah kedua yaitu menemuinya dan mendapatkan gadis itu agar rencana yang aku susun berpuluh puluh tahun tercapai!” kata pria itu memandang dalam botol wine yang berada di hadapannya.
“Semua ini gara-gara dua orang yang tak becus itu, hingga mengacaukan rencana ku!” maki pria itu.
“Suruh anak buah kita membunuh Hendry dengan Marganie saat ini!” perintah orang itu. Pria itu tak rupanya tipe tak segan. Maksudnya tak segan-segan membunuh dan sangat berbahaya.
“Ada yang ingin bermain-main dengan ku rupanya, maka aku akan membuatkan kuburan Kusus untuk kalian. Semua orang harus tau tak muda berurusan dengan ku.” kemarahan pria itu seakan mau meledak, Matanya memancarkan api kemarahan hingga membuat semua bulu kuduk merinding bahkan orang-orang di dalam makam tak ada satupun yang bangun kembali.
....
....
....
Dilain tempat tepatnya di ruang CCTV hotel WU, Ken tengah konsentrasi tangan dengan lincah mengotak atik sebuah komputer di depannya tanpa melihat keyboard yang ia tekan matanya memandang lurus pada komputer yang ada di hadapannya.
“Dapat!” teriak Ken dengan raut wajah yang belum bisa di tebak.
Pada saat kejadian itu para penjaga berlari untuk memisah keributan sehingga tanpa mereka sadari sebuah Van putih keluar dari pekarangan Hotel.
Van melaju santai dari hotel. Akan tetapi ketika sudah meninggalkan pelataran hotel mobil itu melajukan kencang. Sesampai di perempatan ada tiga mobil dengan plat sama serta warna yang sama pula berjalan bersesejajar, empat mobil itu saling mengejar satu sama lain sehingga mobil yang keluar dari Hotel tak lagi di kenali.
Ken adalah pria yang jeli sehingga ia mampu membedakan yang mana yang membawa istrinya. Semua mobil melaju ke arah jalan luar kota akan tetapi lagi-lagi Ken diam membeku ketika mobil ya ia curigai membawa istrinya melewati sebuah terowongan yang sangat panjang dan tak bisa di jangkau oleh CCTV maka dari itu terowongan tersebut di buatkan beberapa pos untuk mengantisipasi kejadian buruk di tempat itu. Setiap pos di jaga oleh para polisi selama 24 jam.
“Saat ini, tujuh pesawat tempur terbang ke lokasi tujuan ketiga mobil tersebut!”
Ken bersama rombongannya tergesa-gesa keluar dari hotel. Ia melaju kendaraannya sendiri di dampingi oleh Sean yang berada di sampingnya.
Mobil melaju dengan kecepatan di atas rata-rata. Beruntung tidak ada satupun kendaraan melintasi kawan mereka sebab sudah di bekukan oleh pemerintah sesuai permintaan Ken.
Seperti Paletino Rozak ken menerobos apapun yang ada di depan mata. Sedangkan Sean seperti patung hidup di sampingnya tak berekspresi.
HT Sean berbunyi. “Lapor tun muda Sean, kami menemukan Van putih berada di sekitar jembatan Ocong di dalamnya tidak ada pengemudinya.
Tangan Ken terkepal menandakan jika saat ini pria itu benar-benar marah hingga tingkat dewa.
Tak lama kemudian suara HT Sean berbunyi. “Lapor tuan Sean saya menemukan satu buah mobil tercebur di danau barat daya, mobil itu tidak berkemudi.
“Lapor tuan muda Sean, kami menemukan sebuah mobil Van berada di pasar sapi, mobil dalam keadaan tak berpenghuni.
Ken melaju mobil nya dengan cepat ke arah terowongan. ketika ia berada di terowongan tersebut ia di kagetkan dengan dengan para penjaga pos diam seperti patung, di pukul pakai batu di sumpal menggunakan kaus kaki busuk milik si orang itu orang-orang itu belum sadarkan diri. Di dalam terowongan ada dua buah mobil hitam dan putih terparkir di sisi jalan itu dan dalam keadaan sama seperti tadi yang di laporkan anak buah mereka bahwa mobil itu tidak ada pengemudi di dalamnya.
“Cepat lacak semua mobil yang keluar dan masuk ke dalam terowongan ini, aku mau semua orang yang lewat di tempat ini pada saat kejadian itu di bawa ke markas untuk di interogasi,” teriak Ken menggelegar.
Rekaman CCTV di depan terowongan.
Sebelum mobil Van putih itu memasuki terowongan begitu banyak mobil yang melewati tempat itu bahkan ratusan mobil karena arus terakhir sebelum tertutup. Tidak ada yang mencurigakan akan tetapi setelah mobil Van itu masuk tak lama kemudian tiga mobil terakhir masuk ke dalam terowongan dan salah satunya mobil hitam yang terparkir itu.
__ADS_1
Pencarian di lanjut saat ini mereka tengah mengejar mobil terakhir serta beberapa mobil di awal yang di curigai berkomplot dengan si penculik. Semua sudah di kepung di perbatasan serta di kota untuk di cek apakah Aya ada di dalam salah satu mobil tersebut.
....
....
Sedangkan di sebuah kamar luas seorang wanita terbangun dari tidurnya yang panjang.
“Aduh punggung ku panas pinggang ku sakit, sepertinya aku tidur kelamaan ini!” rintih wanita itu.
“Tunggu dulu... Tunggu dulu, bukannya tadi aku berada di hotel?” gumam Aya MA lirih.
“Astaga. Dimana kau ini!” jerit wanita itu terbangun dari posisi tidurnya.
Matanya memandang ke seluruh ruangan yang begitu luas. Aya menurunkan kedua kakinya. Perlahan melangkah mengitari sudut demi sudut kamar yang begitu luas dan...
“Bukanya ini Kamar!”
Kira-kira siapa yang yang menculik Aya ya...
Berikan komentar kalian
Apakah cerita ini membosankan?
Atau kalian selalu menunggu up date ke chapter selanjutnya?
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣
...----------------...
Rekomendasi Author:
Humaira Khema Shareen adalah salah satu gadis yang menjadi korban pembullyan di kampus karena memiliki wajah yang berjerawat dan berkulit coklat. Dia juga mendapatkan tekanan batin oleh ibunya sendiri yang membuatnya merasa insecure.
Blub: Hingga suatu hari kejadian naas membuatnya terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang pria cassanova bernama Guntur Syakir Alhusayn. Dia disiksa, dicaci dan dihina oleh suaminya sendiri ketika sedang hamil.
Hadirnya kekasih Syakir di antara mereka berdua semakin membuat Humaira menderita. Lalu bagaimana kisah ini berakhir?
Apakah Humaira akan bertahan dengan Syakir atau dia memilih bercerai dan meninggalkan pria itu?
...----------------...
__ADS_1