
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
~Parkiran gedung ON.COM Galeria.
Bibir Aya MA membentuk bulan sabit ketika melihat ponselnya terdapat 500 panggilan tak terjawab. Serta sebuah pesan dari asisten suaminya itu.
Tangan wanita itu dengan lincah mengetik papan tulis di aplikasi Wangsap..
đź’Ś Sayang kau lagi apa? Aku merindukan mu! (begitulah isi pesan terkirim itu.)
Baru beberapa detik pesan itu di kirim sudah terbaca oleh si penerima pesan dengan tanda centang berwarna biru di layar ponsel Aya itu lalu sebuah panggilan dari My Husband Berondong Mesumes tertera di layar ponsel wanita itu...
Drutttttt... Drutttttt.... Begitulah suara getar Ponsel milik Aya MA.
“Halo!” jawab Aya.
“Hem!” jawab Ken.
“Kau sedang apa Suami?” tanya Aya basa-basi.
“Menunggu kabar dirimu, sayang!” jawab Ken lugas, sehingga semua orang yang tengah mengikuti rapat bulanan kaget mendengar kata cinta yang terucap dari bos kulkas mereka.
Wanita mana yang telah merebut hati tuan muda. Begitulah isi hati semua orang.
“Kau katanya rindu padaku, datanglah ke sini!” ujar Ken.
“Jika aku datang apakah kau akan memberikan aku sebuah ciuman?” tanya Aya, ia sengaja menggoda Suami nya itu.
“Jika Kau datang kesini aku akan memberikan ciuman untuk mu bahkan bisa lebih!” ujar Ken serius, bibirnya melengkung seperti bulan sabit meskipun amatlah samar.
“Ok... Ok... Aku akan meminta sambutan sebuah ciuman dari mu, mari kita berkencan setelah pulang dari sana!” ajak Aya dengan nada penuh menggoda, sehingga wajah pria muda itu bersemu merah bahkan saat ini dasinya seakan mencekik lehernya sebab ini kali pertama istrinya memanggil nya sayang tanpa disuruh dan ajakan kencan amatlah manis.
(Astaga tante Aya ngajak kencan 🤣.)
“Baiklah! Berhati-hatilah,” jawab Ken, wajah yang tadi angker langsung berubah ceria seperti habis memenangkan tender besar. seakan aura mencekam dari tubuh pria itu hanyalah oasis yang hilang dalam sekejap mata.
__ADS_1
Bibir Ken yang menyunggingkan senyum, semua yang ada di dalam ruangan ikut tersenyum melihat begitu menawannya kulkas dua pintu itu yang tak pernah tersenyum jika berjumpa siapapun.
Dulu Ken adalah pria periang akan tetapi penculikan yang menimpanya pada usia lima tahun melenyapkan senyum pria itu, dan terlihatlah versi manusia kulkas dua pintu ini.
Semua orang tak menyangka bahwa hanya sebuah pesan akan merubah mood tuan mudahnya dan sebuah panggilan panggilan membuat tuan muda mereka menyunggingkan senyumnya yang langka selangka badak bercula satu.
Semua orang di sana amatlah penasaran terhadap manusia yang ia yakini berjenis kela•min wanita karena telinga orang di sana masih sehat ketika pria muda itu memanggil sayang terhadap orang yang tengah berkomunikasi dengan sang tuan muda.
“Terlalu kepo akan memperpendek usia seseorang!” ujar pria dingin itu meletakkan ponselnya di atas meja.
Semua orang menunduk tidak ada satupun yang berani mengangkat kepalanya.
“Rapat selesai, kalian kirim laporan hari ini kepada Sean. Bubar sekarang!” perintah Ken.
Tak butuh berapa menit semua orang pergi dari ruangan itu hingga menyisakan Ken dengan Sean di ruangan itu.
“Bilang kepada penjaga depan tamu ku akan datang, aku mau mandi dulu, karena istriku tengah mengajak Kencan!” ujar Ken keluar menuju ruangan nya di ikuti oleh Asisten Sean.
“Baik tuan Muda!” jawab Asisten Sean.
Ketika pria itu masuk ke ruang pribadi nya ia langsung cepat-cepat ke kamar mandi sebab ia tak mau tubuh nya bau ketika di ajak kencan oleh istrinya. Apalagi pria itu tengah merindukan sang istri semenjak mereka berpisah tadi.
Flashback On.
“Sayang, apakah kau harus pergi sendiri?” tanya Ken.
“Kau sudah menanyakan sembilan puluh sembilan kali Suami, jika kau tambah satu maka setara dengan Viewer si emak online sehari yang serebuk tetapi gajinya 500 perak.” ujar Aya MA yang mulai jengah dengan ke posesif pan sang Suami.
“Tidak ada kata tapi-tapian sayang, aku hanya pergi ikut kontes pemilihan pemeran pengganti saja, kau sudah menghawatirkan ku yang seperti mau pergi berperang. Tenang saja jika suatu saat nanti kita berperang lagi aku maunya berduel dengan mu, kau ingat bukan betapa serunya menghajar penjahat berdua, kita tidak usah berburu mangsa jika hanya berdua!” ujar Aya MA di meja makan, wanita 25 tahun itu menyiapkan sarapan pagi di piring suaminya.
“Kemarinlah!” panggil Ken dengan suara lembut.
Seperti magnet Aya berjalan mendekati suaminya tanpa penolakan sedikit pun. Lalu, Greeeepppp.... Ken menarik pinggang istrinya hingga jatuh keatas pangkuannya yang kokoh.
“Aw...,” jerit Aya MA kecil.
“Duduklah, aku akan menyuapi mu makan Sayang!” Ken langsung memotong omlet Ham di atas piringnya lalu menyuapkan suapan pertama ke dalam mulut Istrinya dengan penuh cinta kasih.
“Suami, jangan terlalu baik padaku!” kata Aya dengan penuh rasa haru.
“Kau Istriku, kita akan hidup seperti ini selamanya, dengan aku memperlakukan mu sebagai ratuku sayang!” ujar Ken dengan serius menyuapkan sesendok ke mulut Istrinya, pria itu melakukan suap menyuap dengan teliti agar tak secuil pun makanan jatuh dari mulut istrinya, jika sudah di pastikan makanan mendarat dengan sempurna pria itu mengambil satu suap lagi untuk di memasukan ke mulutnya.
Aya memandang wajah datar suaminya, sambil mengunyah makanan di dalam mulut. Wanita itu tak menyangka jika pria kecil yang ia kira gembel akan menjadi setampan ini ketika dewasa dan konyolnya lagi pria ini adalah pria kecil yang ia janjikan sebuah pernikahan yang ia anggap janji anak kecil yang tak akan mudah di ingat ketika manusia beranjak dewasa.
“Jangan memandang ku seperti itu sayang! Kau tau jelas bukan bahwa imanku tak mampu menahan kolorku tetap berada di tempatnya. Aku tak ingin khilaf sehingga melanggar hukum dengan pembobolan tanggul yang masih dalam masa perbaikan karena saat ini lahan mu itu merupakan kawasan rawan longsor dan kawasan terlarang bagi Jeck Daniel untuk melakukan penggalian. ”
“Kau tak tau entah apa yang aku dapatkan jika si Jeck Daniel melakukan balapan tanpa memiliki SIM A yang tengah di cabut oleh Mommy, bisa bisa Sosis Papperoni aku di sulap Mommy menjadi Sosis Sonice, kecil mengkerut tak berotot lagi.” Terang Ken dengan bulu kuduk yang meremang.
“Wah Mommy Mertua Hebat, bisa nih aku mintak angkat menjadi muridnya!” ujar Aya MA dengan mata berbinar.
__ADS_1
“Jika ilmu mengecilkan si Jeck aku melarang biarlah itu menjadi ilmu mommy seorang, sekarang bukalah mulut mu!” ujar Ken ingin menyuapi istrinya lagi.
“Suami aku kenyang! BDW aku penasaran dengan penculik kita dulu, Dari dulu aku ingin mencari jejak penjahat yang melukai kita akan tetapi sampai sekarang jejak mereka tak terdeteksi bahkan aku mencari mereka hingga masuki organisasi Qing! Asal kau tau selama ini aku mengira kau di sudah tewas di sembelih oleh mereka,” jujur Aya menunduk.
“Sayang, lihat aku!” Ken meletakkan sendoknya, lalu menarik wajah istrinya hingga melihat wajah sempurna mereka saling memandang.
“Mereka sudah musnah di tangan Mommy, kau mau mencari nya bagaimana pun tidak bisa karena keberadaan mereka di dunia ini sudah dilenyapkan hingga ke akar-akarnya.” ujar Ken terhadap istri nya itu.
“Oh gitu ya?” hanya itu tanggapan Aya MA. Aya masih tak menyangka jika musuhnya sudah lenyap dari muka bumi ini. Padahal ia sudah berkerja keras agar menjadi kuat untuk membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang memberikan trauma psikis terhadap dirinya selama seminggu berturut-turut.
Setelah pembicaraan itu, acara sarapan pagi mereka berlanjut dengan tenang, serta di tutup dengan Aya mengantar suaminya ke depan rumah untuk pergi bekerja.
“Aku pergi dulu, hati-hatilah berkendara, kabari aku jika ada sesuatu, jika seandainya tidak ada rapat bulanan, aku akan mengikuti mu ke tempat itu!” ujar Ken.
“Ya, jangan pernah berpikir untuk mengikuti ku, karena jika dirimu ada di tempat itu yang ada tempat itu bukan kontes pencarian aktris film melainkan kontes pencarian calon kekasih tuan Muda WU yang menjadi idaman para wanita!” ujar Aya mendorong tubuh suaminya memasuki mobil dimana Sean sudah menunggu kedatangan Tuan Muda nya.
“Sean, titip suamiku ya, jagalah dia agar tidak nakal!” ujar Aya sebelum menutup pintu mobil yang akan membawa Suaminya kekantor.
....
Dan disinilah Ken saat ini, duduk gelisah memandang Ponselnya seakan ponsel itu memiliki hutang besar terhadap dirinya. Pria itu menuggu kabar dari sang istri yang beberapa saat lalu tak ia pandang.
Semua orang di ruang rapat berusaha menampilkan yang terbaik agar sang Tuan Muda tidak marah sebab aura yang terpancar dari pria itu amatlah mistis nan angker seseram kuburan tak berpenghuni.
Bahkan sekertaris Sean yang sudah mulai tidak tahan dengan tingkah laku bosnya itu mengetik pesan terhadap pawang si bos agar mengirimkan pesan cinta.
(Aya yang melihat pesan sang asisten bocil menuruti permintaan pria itu dan mengirimkan pesan cinta terhadap suaminya.)
Siapa sangka Hanya pesan dari seseorang merubah Mood seekor Jaguar yang berbahaya yang tengah siap menerkam menjadi ayam jago ketemu betina cantik persis adegan si Rembo ayam tok dalang yang pengen kawin.
Flashback Off.
....
....
Sedangkan di lobi perusahaan WU internasional group, Aya tengah berdiri di depan resepsionis dengan penampilan gagah nan perkasa.
Ya, saat ini istri Ken itu tengah menyamar menjadi seorang Pria, sebab wanita itu tak sempat merubah penampilannya selepas kontes pemilihan bakat tadi, hanya saja rambut panjang Aya di gulung di dalam dan di tutupi sebuah topi kupluk sehingga wanita itu terlihat amatlah tampan.
“Nona, bisakah saya menemui tuan Muda WU?” tanya Aya dengan suara berat khas seorang Pria.
Ting...Bermsaan Lift pribadi Sang atasan terbuka, dengan langkah panjangnya Ken keluar dari kotak besi itu. Tanpa di duga semua orang Ken menarik Aya yang tengah berpakaian pria kedalam pelukannya..
Cup ... Pria delapan belas tahun itu mencium bibir Aya di depan umum...
Buk... Tubuh si resepsionis langsung tumbang seketika... Wanita itu pingsan tidak bisa menerima kenyataan bahwa tuan mudanya Gay.
Nah loh dedek Ken main sosor aja ya🤣🤣... Yuhuhuhu sebentar lagi karya ini semakin memanas loh karena ada cogan cogan yang bertebaran menjadi saingan dedek Ken serta beberapa konflik yang menegangkan 🤣đź¤
__ADS_1
Semoga para pembaca cerita Gaje ku ini masih setia menanti ya🤗🤗🤗
^^^~To be continued^^^