
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
......
.....
...
..
.
Saat ini dua orang sudah di balut perban tubuh tengah duduk di ruang keluarga vila Mommy Qiana. Di tengahnya wanita cantik hanya mendapatkan luka lecet di wajah yang ia olesi dengan salep saja.
Sedangkan si Sean begitu malu hingga ia ingin menenggelamkan kepalanya di danau sebelah vila ini. Bagaimana tidak ketika ia bangun bajunya telah di ganti, pastinya acara ngompol si dedek Sean di ketahui banyak orang.
“Katakan!” kata Mommy Qiana.
“Mom apa kau sudah menjahit luka tembak di dada istriku?” alih-alih menceritakan kronologi pria itu baru mengingat jika saat ini istrinya tengah terluka parah. Tadi Ken pingsan karena kepalanya terbentur pengemudi untuk melindungi tubuh istrinya.
Beruntung Mobil Marcin ludes yang sudah ludes milik Sean memiliki lapisan di dalam mobil, jika kaca depan atau samping pecah kaca tak akan bisa masuk ke dalam mobil dan jika kecelakaan tak terlalu menimbulkan guncang hingga menghimpit sang pemilik mobil.
“Sayang kau tertembak?” tanya Mommy Qiana, karena tadi yang sehat lahir dan jasmani adalah menantunya.
Bahkan wanita itu turun seperti orang tak mengalami sakit sedikit pun.
“Huuh, Mommy, ini...,” Aya siap untuk membuka kosnya begitu saja.
“Hemm.... Uhukk...,” Ken memberi kode, dan para bapak-bapak langsung memalingkan wajahnya kecuali Ayah Alexander yang sudah berdarah playboy cap kapak sedari muda.
“Ayah Abraham...,” geram Ken.
“ABRAHAM... AYO KITA PULANG...,” Bunda Yumna menarik telinga suaminya.
“Sayang, aku hanya ingin mengetahui luka menantu! Aku hanya cinta kamu, Kalog mau ngintip ya harusnya aku mengintip punyamu yang begitu masih kencang,” ujar Ayah satu anak itu.
__ADS_1
“Maaf adik ipar, aku mau pulang dulu, nanti aku aku Kemabli. Dan kamu Ayah Exsis... Berusaha menahan mata mu ini, pantas saja Alexis kita menjadi maskot playboy kota I ini.” omel Bunda Yumna.
Aya menggembungkan pipinya ketika melihat kelucuan pasangan itu.
“Maaf sayang, pria itu adalah kakak Mommy. Kalian belum berkenalan sebab kalian menikah sembunyi-sembunyi sih,” kata Mommy Qiana.
“Tidak apa-apa Mom, siapa sih yang tidak mengenal tuan Abraham Alexander WU bangsawan legendaris dan penguasa dunia gelap nomer 1 di belahan dunia Asia ini.” Mata Aya berbinar.
Wanita itu tak suka basa basi dari dulu. Sungguh mafia apa Adanya 😁.
“Ayo kita ke tempat pemeriksaan sayang?”
Ken menggendong tubuh istrinya tanpa aba-aba. Untung wanita itu refleks mengalungkan tangannya di leher sang suami.
....
Sebuah ruangan pemeriksaan yang cukup nyaman dengan alat begitu lengkap berjejer rapi di dalamnya.
“Ayo kau bukanlah bajumu!” suruh mommy Qiana.
Ken membantu sang istri membuka baju.
“Astaga!” jerit Divya ketika melihat dada Aya bolong karena kasanya lepas.Tadi wanita itu hanya di obati wajahnya saja sebab terlihat begitu sehat wal Afiat.
“Sayang jika mommy lihat dari bentuk luka mu pistol jenis mematikan, kenapa tidak tembus hingga jantung?” Kata Mommy Qiana.
“Benar kak, jika dilihat dari luka ini peluru telah di lumuri obat bius yang amat banyak. Apakah kau pingsan tadi sayang?” tanya bunda Divya.
“Tidak tadi pun aku mengeluarkan pelurunya sendiri,” Aya mengerutkan keningnya kebingungan.
Dua wanita itu saling melihat satu sama lain.
“Coba kita membuat pemeriksaan menyeluruh...,”
Aya menggunakan kepalanya sedangkan Ken semakin gelisah takut terjadi sesuatu terhadap wanita nya.
Pemeriksaan berlanjut dengan Ken tak pernah meninggalkan sang istri.
“Sayang kapan kau terkahir datang bulan?” tanya Mommy Qiana.
“Kenapa Mom?” tanya Aya bingung.
__ADS_1
“Sekitar tiga bulan mom?” jawab Ken gamblang.
“Apah... Selama itu istrimu tak datang bulan kau santai-santai saja jaguar Kendrick Taksa WU...” kata Mommy Qiana mengintimidasi.
“Emangnya kenapa Mommy?” tanya Ken.
“Sayang, apa benar kau tidak datang bulan selama tiga bulan?” tanya Mommy Qiana lembut kepada menantunya.
“Sepertinya baru dua bulan lima belas hari Mom. Aya pernah kok membaca di artikel KB bisa membuat wanita tak bisa menstruasi lagi. Rencananya besok aku mau kedokter Mon, mau berkonsultasi dengan dokter tentang masalah yang aku dapatkan ini,” Jujur Aya.
“Mom, apakah rahim ku kering atau terlalu basah hingga lumutan akibat di siram setiap malam sama putra Mommy ini...,”Jawab Aya sambil memberikan pengakuan.
Pantes saja anak ini tau kapan istrinya kedatangan si pemilik kekuatan bulan. Batin Mommy Qiana.
Namanya jiwa muda Mom, Mom sama Deddy juga masih suka gali lubang tutup lubang. Batin Ken membalas sang ibu.
Mommy Qiana bisa melihat raut khawatir di wajah menantunya.
“Sayang, rahim mu tidak kering atau berlumut. Ia begitu sehat. Kenapa mommy menanyakan kapan kamu menstruasi? Karena ....”
Dug... Dug.... Dug... Jantung pasangan itu seperti genderang di tabuh. Tegang.
“Karena di dalam sini ada Cucu Mommy!” tanya Mommy Qiana.
“Apahh...” teriak pasangan suami istri itu.
“Kenapa kalian teriak?” Mommy Qiana meletakkan kedua tangannya di pinggang siap menghajar kedua nya jika tak mau terhadap anak tersebut.
“Mana bisa hamil coba Mom... Obat yang Aya minum adalah obat paling mahal dan itu pemberian dari Ayah Susu.” kata Ken tak terima, ia mengira ibunya salah memprediksi.
Ken bisa memastikan obat yang Aya minum benar-benar asli dan bukan imitasi berbeda jika isinya di rubah.
Wajah Mommy Qiana memerah begitu pun dengan bunda Divya istri dari si ayah susu.
“Kau meragukan diagnosa ibu mu Ken. Divya kau tau bukan apa yang harus kau lakukan?”
Ehhhh .... stop adal iklan dulu...
Apakah kisah lama terulang kali ??
Atau sebaliknya.
__ADS_1
Nyai ucapakan selamat mau jadi Deddy dedek Ken eh salah Dedy Ken.