
Hay para Reader
DI manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
....
....
....
....
Setelah memastikan musuhnya di gebukin oleh masa, buru-buru Aya MA pergi dari ruangan itu. Kakinya tanpa alas kaki melangkah kearah Mobilnya terparkir tak jauh dari lokasi.
BRAK. Wanita itu membuka pintu mobil.
“Suami mari kita pergi dari sini!” pinta Aya MA.
Setelah sang istri meminta pergi dari tempat itu Ken tak memberikan tanggapan apa-apa, ia langsung menjalankan mobilnya keluar dari kawasan taman indah itu.
“Kenapa kau berjalan tanpa alas kaki?” tanya Ken tanpa melihat sang istri.
“Oh ini!” Aya MA mengangkat kaki telan•jangnya keatas pangkuannya, agar suaminya bisa melihat.
Dahi Ken terlipat, pria itu melirik sesaat, “Apa yang kau peluk itu?” tanya Ken dingin.
Dasar kanebo kering. cibir Aya MA dalam hati.
“Oh ini!” Aya MA menyodorkan sepatu mahalnya kedepan wajah suaminya itu.
“Kenapa kau tak memakainya Tante!”
Cetak ... Aya MA menyentil kening suaminya yang tengah menyedir.
Sialan, hanya istirku ini yang berani menyentil kening ku! Jika tak cinta sudah ku habisi nyawanya. Batin Ken.Ia memencet tombol di sebelah pengemudi, agar mobilnya bisa jalan sendiri tanpa di kemudikan, ia ingin memberikan istrinya pelajaran.
Pria itu menoleh ke arah tempat istrinya berada, pira tampan itu siap mengungkung sang istri.
__ADS_1
Cuppp... Tanpa di sangka Aya MA mencium bibir Ken lebih dulu, tindakan inisiatif pertama kali Aya MA membuat pipi Ken bersemu merah, tetapi itu hanya sesaat karena pria itu langsung menekan tengkuk sang istri hingga terjadilah tabrakan bibir beberapa menit, Ciuman itu terjadi begitu sahyahdu karena tidak ada nafsu dari ciuman mereka.
Seakan ciuman itu mewakili perasaan mereka masing-masing.
Jangan bersedih sayang, ada aku yang mulai saat ini menggenggam tangan mu, mengarungi kisah yang baru kita mulai hingga happy ending selamanya. Aku berjanji akan memberikan kebahagiaan yang tak pernah kau dapatkan. Jaguar Kendrick Taksa WU.
Terimakasih telah hadir sebagai tiang penyangga untukku pada saat aku mengalami kerapuhan, jujur ini adalah pertama kali aku mendapat perlindungan ketika dunia seakan tak berpihak pada ku, adanya dirimu membuat ku lebih tegar dan aku tak lagi sendiri, tolong jangan lepaskan genggaman tangan ini karena aku sudah mulai nyaman berada di dalam pelukan mu. Angelina Aya MA.
....
....
Setelah Lima menit acara tabrakan bibir itu terlepas.
Cup... Ken mencium kening istrinya, tangannya mengusap sisa Saliva di bibir sang istri yang membengkak persis ikan buntal, setelah itu ia kembali mengambil kemudi mobilnya.
“Jika aku tak membuka sepatu ini maka aku tak bisa melangkah cepat, serta aku khawatir barang berharga ini hilang di colong orang karena di ruangan itu di penuhi keributan!” Aya MA memberikan penjelasan .
“Andai sepatu ini hilang, apa yang harus ku bayar? Bahkan menjual seluruh organ dalam tubuhku pun aku tak akan mampu membayar ganti rugi sepatu yang telah di museum kan ini, kau sangat hebat sehingga barang langka ini dapat kau pinjam dengan mudah, tadi aku melihat banyak mata para tamu memandang ku iri, serta para Reader emak online yang langusung berdoa dan ada pula yang mau solat seperempat malam karena ingin mengenakan sepatu ini,” Aya MA tidak tau jika organ dalam tubuhnya di jual seluruhnya haranga nya lebih mahal dari seribu sepatu yang berada di pelukannya itu.
“Ini sepatunya aku kembalikan, apa perlu ku cuci dengan sepenuh hati menggunakan sikat gigi bayi ya, setelah itu baru kita kembalikan!”
Gedubuk.... Aya MA memukul lengan kokoh Suaminya karena gemas.
“Dasar suami pemborosan, hanya mendatangi pesta orang hi_na itu kau membeli barang mahal ini, meski tak menggunakan sendal mahal ini penampilan ku yang seperti Dewi ini akan menjadi perhatian,” Aya MA mengomel macem emak berdaster.
Aya MA tak habis fikir dengan suami berondongnya, si kanebo kering, setan besar yang mesum ini, wanita 25 tahun itu memijat pelipisnya sesaat, sebelum melanjutkan acara melepas amarah. Beberapa kali wanita itu menarik nafas lalu keluarkan macem buk ibuk mau melahirkan.
“Astaga, Suami kau benar-benar keterlaluan, Ayo kita kembalikan ke penjualnya, bilang bahwa barang mereka palsu, mengenakan sendal seharga triliunan ini rasanya tak ada bedanya dengan sendal di pasar Kereneng di depan rumah yang harganya 300 ribu. Jika sendal ini ada ACnya, serta selembut sutera, kelembutannya tak membuat iritasi aku tak merasa rugi, kita ini sedang di rampok ini Jaguar Kendrick Taksa WU....” wanita itu ngomeli suaminya panjang kali lebar.
Sedangkan yang di omeli hanya diam mendengarkan ocehan sang istri, seperti nya dedek Ken kita ini tengah terlena mendengar suara merdu dari sang istri.
“Malam ini kau berbeda Aya, kau cerewet dan aku suka. Terimalah benda itu, hanya sepasang alas kaki tak membuatku bangkrut, kenakan lah setiap hari biar kau tak merasa rugi serta merasa di tipu dan kau tak bisa mengembalikannya karena barang itu asli ada sertifikat kepemilikannya! Kau menyebut namaku lengkap malam ini maka akan aku belikan barang-barang antik yang bernilai fantastis besok,” ucap Ken dengan intonasi nada datar nya seperti biasa.
Wajah Aya MA merah karena baru kali ini ia berbicara banyak terhadap suaminya itu, wanita 25 tahun itu mengalihkan suasana, “Tidak ... Tidak, aku tak bisa menerima ini, ini terlalu mahal bagaimana jika aku pergi sendiri tiba-tiba ada rampok di jalan sehingga aku tewas di tangan permapok. Kau tak mendengar berita yang lagi Viral? SEORANG WANITA TEWAS DI DUGA KORBAN PERAMPOKAN DAN PEMERKOSAAN.”
“Tak ada yang akan merampok istri seorang Jaguar Kendrick! Jika kau tak ingin benda itu lemparkan saja ke luar jendela mobil, nantik pemulung di pinggir jalan yang akan menggunakan barang yang selalu di injak-injak itu!” ujar Ken, matanya fokus pada ke jalanan.
“Jika mau di buang, buat aku saja! Dasar orang kaya tidak tau sayang barang dan tukang menghambur-hamburkan uang seperti Gin,” Aya MA memeluk sepatu itu, mulutnya tanpa sadar menyebutkan nama pria lain di hadapan suaminya.
lumayan lah aku lelang sepatu ini di tempat judi. Siapa tau menjadi kaya mendadak nanti. Batin aya MA girang.
__ADS_1
Dasar wanita. Batin Ken.
Cekiiitttt.... Mobil itu langsung mengerem mendadak.
Sepasang suami istri itu terguncang dahsyat hingga jantung Aya MA hampir loncat dari sarangnya.
“Astaga kenapa kau mengerem mendadak....,” bibir Aya MA langsung bungkam karena ia baru sadar jika mulutnya kelseo menyebut Pria lain di samping Pria posesif ini.
Sialan mulut ini tidak ada remnya, apakah aku akan di lemparkan ke jurang sebelah jalan ini, mana jalan ini amatlah sepi! Batin Aya MA.
“Aya!” panggil Ken!
“I.. IIa?” jawab wanita itu terbata-bata.
“Kita saat ini hanya berdua,” ujar Ken.
“Ya ialah kita berdua, jangan bilang kau ingin nganu di sini Ken, aku mohon jangan macem-macem di tempat angker nantik kerasukan demit, kita masih punya kasur untuk enak enak, meski hari ini kita cuti kikuk-kikuk karena pingang ku sakit habis jatuh dari ayunan itu. Jika kau mau menahannya aku akan melayani mu dengan baik nanti di rumah,” Aya MA memeluk tubuhnya, melindungi bajunya agar aman dari sang Berondong.
“Aku tau kau pandai dalam beraksi, pesanku jangan sampai terluka, kita main cantik, sepertinya bermain-main di tempat ini juga sangat mengasikkan, aku sudah lama tak memakan korban dan aku menunggu aksi luar biasa mu, Tante!”
“Dasar Berondong Mesum!” makin tak enak perasaan hati Aya MA.
Pasangan itu keluar dari dalam mobil.
“Ken, kau tak mengajakku main kuda-kudaan di semak-semak kan, kau harus sadar ini adalah hutan, banyak ular....”
Perkataan Aya MA langsung di bungkam oleh bibir seksi suaminya, “Suttttttt... Diam.... Dengarkan...,”
Doooorrrrrrrrrrrr.....
^^^~To be continued^^^
Nah Tante Aya MA mesum mikir mau nganu aja🤣🤣🤣🤣🤣.
Terimakasih atas dukungan all🤗🤗🤗
salam sayang dari emak🤗🤗🤗
jangan lupa like, komentarnya 🤗🤗🤗
Emak sudah sediakan kantung Semar untuk menampung Vote kopi serta bunga untuk yang Sudi memberikan dukungan untuk karya receh emak ini😂😘😘😘
__ADS_1