
Membentang luas tanpa batas namun tercipta dari suatu batasan, menetap menjadi arah tujuan mimpi, begitu jauh namun memberikan kehangatan terkadang dingin namun tak pernah lelah mengawasi, ia terlahir dari ketiadaaan namun dipercaya selalu ada, kita menyebutnya dengan sebutan 'langit'.
Dialah bentuk nyata dari batasan umat manusia, jika ditanya apa warna langit, apa yang akan kalian jawab? Biru cerah? hitam pekat?
Dan jika seumpama manusia diberi mata dengan pandangan tanpa batas lalu di berikan pertanyaan yang sama, apa warna langit?
Akankah kalian masih menjawab dengan jawaban serupa?
ia tak memiliki warna, ia tak memiliki bentuk fisik, ia tercipta dari keterbatasan mata manusia. Ia hanyalah sebuah lapisan angkasa yang melindungi kita berkat kehadirannya yang tak memiliki warna maupun bentuk itu ia membuat semua orang merasa tenang dan aman.
Bagaimana kita bisa tenang karena benda yang bahkan tak memiliki bentuk fisik, warna maupun kekuatan? Jika batasan pada mata manusia dihilangkan akankah mereka bisa tenang saat langit yang mereka kenal tak lagi terlihat? dengan semua asteroit melayang-malayang di angkasa dan tak ada yang tau kapan mereka akan menghantam kita, akankah kita bisa tenang?
Terkadang ketakutan memang tercipta dari ketidaktahuan namun terkadang juga sebaliknya, pengetahuan bisa melahirkan rasa takut. Batasan tercipta bukan untuk merendahkan makhluk, namun batasan diciptakan untuk
memberikan keamanan padanya.
Disaat manusia di lahap oleh ketakukan mereka sendiri mereka takkan menyadari dengan munculnya pilihan-pilihan yang tak bermoral didalam otak mereka. Dengan dalih ‘keadilan’, ‘etika’ dan ‘kebenaran’ lagi-lagi mereka
membuat keputusan yang hanya mementingkan keselamatan diri sendiri.
Tepat setelah kugeser pintu kelas seluruh mata tertuju padaku. Tak perlu kubalas tatapan mata mereka hanya dari auranya saja sudah sangat jelas itu bukanlah tatapan untuk berkawan melainkan tatapan penuh dendam.
Last Standing telah berakhir, ranking sudah di umumkan. Seperti perjanjian awal, ranking 100 ke atas akan di keluarkan, dan ranking 15 ke bawah akan masuk Top class.
Akupun berdoa kepada Tuhan.
Ya Tuhan, Semoga masa belajarku di Akademi Lotus bergenre romance, comedy, amin.
__ADS_1
Tak terasa kehidupanku sebagai murid Akademi lotus sudah berlalu selama seminggu dan ternyata keseharian disini sangat elit dan bahkan lebih elit dari yang kubayangkan.
Kasta teratas dari seluruh kelas, Top Class. Tingkatan terdekat untuk meraih singgasana raja, saat ku ambil langkah pertama masuk kelas, atmosfir langsung berubah seketika bagaikan masuk ke kandang singa tanpa senjata, sungguh mengerikan namun setelah 1 minggu aku sudah mulai terbiasa. terlihat beberapa orang namun tak kutemukan kesamaan ditiap-tiap orang.
Sekali lagi aku tak berhasil membongkar cara kerja penilaian para murid. Semua murid yang ditetapkan sebagai Top Class pada pendaftaran semua bisa melewati seleksi dan mempertahankan posisinya, dengan kata lain penilaian di waktu pendaftaran itu sangatlah valid.
Tanpa tau alasan yang jelas mengapa mereka menatapku dengan amarah sejak hari pertama sampai sekarang kulanjutkan langkah kakiku menginjak satu persatu lantai kayu dengan hati-hati agar tak jatuh ke beberapa lubang yang ada. Langkah demi langkah diiringi suara decitan kayu tua, angin lembut berhembus melewati bingkai jendela tanpa kaca dan diikuti oleh tarian lambaian gorden dengan gemulai, cahaya yang menembus lubang-lubang di gorden menyinari kelasku bagaikan bintang di malam hari, papan tulis hitam kuno menempel di dinding kusam dengan warna cat yang memudar tertutup oleh lumut, melodi indah yang tercipta dari kicauan burung yang bergelantungan di atas gantungan lampu kelas menenangkan jiwa dan hati bersama para rusa yang terkadang lalu lalang terlihat di luar jendela membuat pemandangan terasa lebih natural.
Inilah kelas kami, kelas Elit Top Class yang berada di bangunan tua terbengkalai di tengah hutan. Walau tidak ada sinyal, listrik ataupun hiburan aku cukup menyukai tempat ini dengan sumber air bersih yang hanya berjarak 3 jam perjalanan jalan kaki dari kelas, hewan-hewan ramah nan menggemaskan yang kadang menggigit seperti ular, singa ataupun beruang juga sering berkunjung ke kelas kami untuk menyapa lewat jendela spesial tanpa kaca tersebut. Pelajaran disini juga sangat seru, terasa sangat baru, sejak masuk ke kelas ini kemampuanku memalu paku semakin handal dan akurat.
Walaupun jauh dari hiburan namun event-event di kelas ini sungguh menegangkan dan menyenangkan. point terpenting dari event tersebut adalah selalu datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan jadi tak pernah gagal dalam mengejutkanku adalah salah satu keseruannya. Angin badai bercampur petir juga salah satu event rutin tak terduga yang selalu muncul, waktu event itu berlangsung kekompakkan kami langsung terbentuk dengan terpaksa ada yang melindungi ladang, ada yang memasang penghalang di jendela, ada yang menambal kebocoran, ada yang mengatur laju arah air agar tidak masuk kelas dan banyak lagi event mengejutkan diselenggarakan oleh tuhan dan di panitiai sekaligus disponsori oleh alam untuk kami, event lain juga banyak lagi dan mungkin akan semakin banyak kedepannya.
Tak pernah dibuat bosan aku dikelas elit ini.
Makanan disini juga g kalah elit sama restoran bintang 5, tersedia berbagai macam menu yang dimiliki dan bahkan tak dimiliki oleh restoran elit. Apapun yang kau mau kau bisa memesannya tanpa sungkan, jika lagi masa DURING (Dompet kurus kering) tak perlu khawatir, TERNYATA semua makanan disini gratis g pakai bayar atau embel-embel kotak sedekah, Makanan enak, tanpa biaya, kelengkapan setara dengan restoran bintang 5 sangatlah luar biasa, g sia-sia aku berjuang masuk sini, namun walau gratis aku lebih suka makan kentang rebus ditabur garam saja, aku bukannya alergi daging atau seekor vegan namun alasanku suka dan selalu makan kentang rebus karena mager nyari rusa aja sih, kalaupun ketemu males ngejarnya, kalaupun dapat aku g bisa menguliti dan motong dagingnya.
Aku sangat terkejut dengan pengalaman kehidupan elit ini, seperti yang dijanjikan pada brosur Akademi Lotus dulu pada masa pendaftaran.
Dengan raut wajah gembira kutatap brosur bergambarkan gedungbesar nan tinggi yang didirikan khusus untuk Top class diatas meja kayu bobrokku.
*Bruak!*
Dalam sedetik meja bersama brosur itu berubah menjadi potongan-potongan kecil bercampur kabut debu penyebabnya yang tak lain dan tak bukan adalah palu yang dihantamkan teman sekelasku.
“TANGGUH JAWAB LU ANJ***!!! “
Karna terbawa emosi matanya langsung berubah menjadi merah bersiap menggunakan kekuatan exceednya. Seketika semua orang yang berada didekatnya langsung menariknya keluar kelas dengan seretan paksa.
__ADS_1
“LEPASIN WOY! BIARAIN GUE PUKUL WAJAH ORANG ITU SEKALI DOANG! WOY LEPASIN!”
“Sabar dulu lah! Batalin kekuatan lu! Capek tau nambal kelas!”
“BODO AMAT! POKOKNYA ORANG ITU HARUS TANGGUNG JAWAB! BALIKIN GEDUNG KITA WOY!”
Ketenangan kembali terbentuk setelah kepergian mereka, dengan wajah tak bersalah ku kumpulkan potongan brosur dan menggabungkannya kembali dengan selotip yang ku ambil dari tas orang hendak memukulku tadi.
Apa yang dikatakan brosur dan orang itu tidaklah salah.
Mari kembali ke masa lalu dengan singkat, padat dan jelas.
Setelah dokter menendangku jatuh tiba-tiba portal hitam milik Elsie muncul dan memindahkanku kembali ke wilayah game berlangsung, disana ku temukan Elsie mengamuk mengincar satu peserta dengan brutal, akupun memutuskan untuk menghentikan Elsie dan muncullah pertempurang sengit yah walaupun pada akhirnya tidak ada yang kalah atau yang menang melainkan dengan ending Elsie mau mundur.
Walau tak ada yang tumbang diantara kami berdua tapi itu sudah menjadi kemenangan besar bagiku hanya dengan sedikiiiiiiiittttttt pengorbanan yakni gedung Top Class yang berisi segala fasilitas mulai dari hiburan, aula latihan, kelas dan Asrama itu berubah menjadi tumpukan sampah akibat pertarungan kami.
Karena menunggu pembangunan gedung baru kami di ungsikan ke bangunan yang tersisa yakni sekolah tua ditengah hutan terbengkalai. Ngomong-ngomong gedung murid kelas reguler aman semua.
Mungkin saja karena itu seisi kelas jadi menaruh dendam padaku.
Dasar kelas aneh gitu aja marah, aku aja yang punya hutang ganti rugi 15 milyar aja biasa-biasa aja.
****
Bersambung -***Otor ingin mengingatkan untuk jangan pernah sungkan atau ragu mencoret-coret ungkapan kalian di kolom komentar, kritik, saran dan juga pendapat sangat di sambut disini. Saya author cowo jadi g pernah khawatir atau takut karena saya g akan baper atau emosi karena kritikan, justru setiap suara akan ku hargai demi kemajuan otor kedepannya. Terima kasih....
Eits.... Sebelum meninggalkan halaman ini otor ingin mengenalkan novel yang mensprosori chapter ini, [My Crazy Lady] lah loh lah? jangan anggap remeh atau memberi nilai dulu dari judul doang, tutup mulut dan buku penilaian kalian dan bersiaplah menerima apa yang kalian inginkan apalagi khusus untuk pada wanita-wanita indah seperti kalian (Klo cwo yah semangat dh, mls muji cwo bkn gey). Di tulis dan di besarkan oleh kk [R. Angela] seperti anak sendiri membuat novelnya layak untuk di baca, yang minat silahkan simak info resmi dari authornya langsung dibawah ini.....
__ADS_1