Terlemah Yang Tak Terkalahkan

Terlemah Yang Tak Terkalahkan
Chapter 28 : Terlemah yang tak Terkalahkan [END]


__ADS_3

Beralas lantai retak serta beratap langit, di suatu pagi hari di hadapan singgasana kosong semua orang mematung. Para murid dari akadami yang selamat, Keluarga raja, Bangsawan ternama tertunduk dalam bisu mendengar surat yang ditinggalkan raja yang dibacakan oleh mentri.


Dari keputusan surat, perundingan proyek Akademi Lotus dan keadaan kerajaan yang segera membutuhkan seseorang dengan segera untuk duduk diatas singgasana keputusanpun di buat.


Sebuah jubang tebal berwarna putih berlambang mentari itu di angkat dari singgasana dan membawanya ke suatu orang diantara barisan murid yang selamat dari proyek Lotus. Kami semua hanya bertekuk lutut menatap karpet lusuh dan mendengar langkah kaki sang perdana menteri mendekati kami.


Jubah itu dikenakan kepada salah satu orang,


Disaat semua orang diberikan perintah untuk mengangkat kepalanya semua mata tertuju pada satu orang yang memakai jubah sang raja. Tak ada satupun keluhan, protes atau penolakan. Saat perdana mentri bertekuk lutut


pada orang itu seketika semua orang entah itu dari pada bangsawan ternama, keluarga raja yang asli, perwakilan rakyat semuanya tunduk ke arah satu orang.


Pertama dalam sejarah, Mungkin kelak dia akan dikenal sebagai Raja terlemah sepanjang masa namun tak ada satupun yang meragukan kemampuannya.


Sejak hari itu, detik itu,


Celestia Ren seorang Seed kini telah dikenal sebagai Raja baru Kerajaan Celestia.


Seed adalah kelompok orang lemah tanpa kekuatan yang dipandang rendah dan dijadikan sebuah budak tenaga kerja. Namun pandangan itu kini sudah berubah, seluruh tindakan Celestia Ren yang menjadi pusat bahan tawaan itu berhasil merebut perhatian semua orang dan membuktikan kelayakannya.


Penobatan resmi akan diadakan besok dihadapan seluruh rakyat, sebelum hal itu terjadi segala hal yang terjadi di ruangan ini menjadi sebuah rahasia besar yang tak boleh sampai bocor sampai waktu penobatan. Dikala orang-orang mempersiapkan penobatan kupakai jubah itu dan berjalan menuju balkon melihat orang-orang yang tengah gotong royong membangun ulang kota yang sudah rusak akibat serangan Tombak Surgawi.


Bicara tentang hal itu, keberadaan 13 Dewan tak ditemukan sejak peluncuran serangan Tombak Surgawi. Markas utama 13 Dewan berada di satelit jauh diatas langit melayang di galaxy, namun kini sudah tak tersisa karena terkena serangannya sendiri.


Mereka adalah 13 Orang Exceed yang memimpin dunia, Exceed terkuat di bumi, apa mungkin mereka bisa mati semudah itu? Bahkan diantara 13 orang itu ada yang memiliki kutukan yang membuatnya abadi jika hanya dia yang ditemukan maka kemungkinan yang lain sudah mati namun anehnya tak ada satupun dari mereka yang terlihat ataupun kembali.


Memandang langit terhanyut dalam pikiranku sendiri tiba-tiba sebuah suara disaut panggilan membuatku terkejut dan menghentikan lamunanku seketika.


“Lagi mikirin apaan, Ba-gin-da.” Sapa Vista seakan mengejek.


Ku tepis tangannya yang memegangi bahu kananku dan membuatnya bergerak maju berdiri disampingku menatap langit yang sama.

__ADS_1


“Jaga mulut lu, penobatan masih besok jangan sampe perintah pertama gua pas jadi Raja malah jadi acara eksekusi orang yang ngeselin.” Membalikkan badan bersandar pada pagar pembatas balkon.


“Weh, jangan coba-coba lu masih punya hutang satu mangkok baksoku dulu.” Sebuah tawa muncul tiba-tiba secara bersamaan mengisi percakapan kami berdua, tak kusangka dia masih mengingat baksonya dulu yang kusruput dan memuntahkannya kembali.


Ketika tawa panjang itu terhenti sebuah pertanyaan kecil ku lempar kepadanya dengan mataku yang menatapnya disampingku.


“Bagaimana Artia tau kalau Celestia Ren adalah Asterit Diona?” Sesuai kecurigaanku, Vista langsung mundukkan kepalanya dan mengangkat salah satu tangannya menyerah.


“Iya-iya, gua yang kasih tau dia.” Jawabnya pasrah.


“Bagaimana lu bisa tau?” Kukerutkan keningku menatapnya serius.


Ini adalah rahasia besar yang hanya diketahui oleh 3 orang, Raja, tangan kanannya si gadis militer itu dan diriku sendiri. Tak mungkin rahasia itu bisa bocor jika dilihat dari kedua orang lainnya.


Seketika Vista membalas tatapanku dan mengeluarkan jari telunjuk berdiri didepan mulutnya.


“Rahasia.” Ia pergi tanpa meninggalkan sekecilpun petunjuk tentangnya, pada akhirnya aku tak mengetahui siapa sebenarnya Vista, dari pesan Artia dulu ia berkata kalau Vista berasal dari keluarga yang disegani dan ditakuti semua bangsawan dikerajaan namun selama 1 tahun aku menyamar menjadi anggota keluarga Celestia tak pernah kutemukan tentang informasi tersebut.


“Lu keliatan aneh kalo g pakek kacamata. “ jawabnya santai setelah memberikan kacamata milikku dulu.


Dari mana dia dapat barang ini? Kenapa dia bisa punya kacamata milikku? Dia pergi melambaikan tangan ke belakang ke arahku tanpa memberikan satupun penjelasan.


Dikala semua orang sedang sibuk ku manfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap menghilang sebentar, tak ada seorangpun yang tau kemana aku pergi, untuk apa aku pergi dan dengan siapa aku pergi. Jauh dari kerumunan dan


pengawasan, waktu terus berlalu dari pagi hingga malam. Seisi istana panik mencari keberadaanku namun tak sampai membuat gerakan mencolok perhatian rakyat. Berbagai kelompok disebarkan keseluruh wilayah untuk mencariku namun tak mendapatkan hasil, hari sudah gelap namun pencarian terus dilakukan tanpa istirahat.


Acara penobatan diundur, keputusan itu ditetapkan sebagai rencana cadangan jika sampai besok pagi tak mendapatkan hasil baik. Semenjak hilangnya 13 Dewan semua kekuatan Exceed didunia semakin melemah seakan ditarik kembali ke asalnya dengan perlahan. Berkat itu proses pencarian menjadi lebih sulit, mereka yang terlalu mengandalkan kekuatan Exceed kini menemui jalan buntu saat dipaksa untuk tak bergantung pada kekuatannya.


Pukul 12 malam tengah malam,


Pemandangan bulan purnama sempurna dari sebuah jendela kamar di istana tiba-tiba muncul bayangan seseorang memakai jubah putih melangkah masuk tanpa mengeluarkan suara. Bayangan itu berjalan mendekati seorang gadis yang tertidur diatas mejanya dengan peta yang dipenuhi tanda silang di berbagai titik yang sudah diperiksa demi mencariku.

__ADS_1


“Aku pergi dulu, Artia.” Ku cium pipi Artia tanpa membangkunkannya dan meninggalkan sebuah barang kecil diantara jari-jarinya.


Setelah berpamitan kukeluarkan sebuah kunci hitam dari Elsie dan membuka portal menuju dimensi hampa dimana Misteltein berada. Sebelum aku masuk ku lemparkan kunci yang sebagai satu-satunya jalan untuk keluar masuk dimensi tersebut ke sebuah tungku api yang sedang menyala.


Sesaat aku masuk, portal itu langsung tertutup rapat seakan tak pernah terbuka dan tak meninggalkan jejak.


Pagi harinya,


Tungku api sudah padam dengan kunci itu yang sudah hancur menjadi arang. Perdana mentri yang membangunkan Artia menemukannya memakai jubah raja.


Melihat pemandangan tersebut Perdana Mentri mengambil dan membaca sepucuk surat yang kutinggalkan disamping Artia. Selesai membaca ia mengumpulkan semua orang.


Beberapa jam berlalu, Tepat tengah hari disaat matahari berada tepat diatas kepala semua orang berkumpul menyambut pemimpin Kerajaan Celestia yang baru.


Berjalan dari lorong gelap dan keluar disambut cahaya mentari bersama suara sorakan meriah ia berdiri tegap manatap semua orang dengan percaya diri.


Celestia Artia, seorang putri kedua kerajaan yang pernah dinilai sebagai ******* atau musuh kerajaan kini berdiri tegap sebagai Pemimpin Kerajaan Celestia. Ia menutup matanya dan menggenggam erat jari-jarinya yang memakai 2 cincin sepasang menguatkan mental, setelah ia membuka mata ia merentangkan kedua tangannya dan bertekad memperbaiki kerajaannya.


Seusai penobatan ia membalikkan badan berjalan kembali masuk kedalam lorong gelap, tak ada seorangpun yang tau, dibalik wajah cerianya dihadapan rakyatnya ia meneteskan air mata di dalam kegelapan menggenggam erat kedua cincin dijarinya.


***


TAMAT!!!!


Terima kasih sudah mengikuti seluruh chapter cerita novel 'Terlemah yang tak Terkalahkan." mungkin bagi beberapa orang masih ada yang bingung dengan plot ceritanya oleh karena itu setelah ini akan ada [EX - CHAPTER] yang berisikan ringkasan penjelasan singkat mulai dari awal cerita sampai tamat dalam satu sesi, silahkan dinantikan. Next author ada proyek novel bergenre [Comedy] dengan cerita yang ringan nikmat untuk dibaca saat galau, happy atau gabut. Judul dan sinopsis akan menyusul.


Sekali lagi author mengucapkan terima kasih banyak sudah mengikuti cerita ini sampai tamat, silahkan tinggalkan komen kesan, pesan ataupun kritik. Sampai jumpa [Ex-Chapter] atau di novel yang baru!


Sebelum berpisah mau bilang kalo chapter ini disponsori oleh novel [Kisah Cinta CEO dan Dokter Cantik] Karya kk [Anisyah S] dari judul sudah menjelaskan genrenya untuk selengkapnya silahkan simak dibawah ini dan langsung grebek saja novelnya....


__ADS_1


__ADS_2