
Pria yang tak memiliki bayangan di bawah kakinya itu terus melangkah, kemunculannya membawa berbagai fenomena aneh dan juga sangat berbahaya. Ia menghisap seluruh kehidupan yang ada disekitarnya, nyawa pohon,
hewan bahkan murid lainnya sudah direnggut olehnya semua dan berkumpul menutupi tubuhnya seperti kabut hitam.
Itulah informasi yang kudapatkan dari boneka beruang yang tengah membawaku saat ini, namun walaupun begitu informasi yang ia bicarakan bertolak belakang dengan apa yang kulihat.
Ketua kelas D yang berbentuk mumi itu berdiri tepat di depan Misteltein tanpa kehilangan nyawanya. Di tengah-tengah pelarian kita ia membisikkan suatu hal yang tak boleh sampai orang lain tau tentang Ketua kelas mereka. Sebuah kekuatan tabu yang tak boleh sampai ada didunia, kekuatan itu bernama ‘Necromancer’ kekuatan untuk menghidupkan orang mati.
Normalnya pemilik kekuatan tabu akan langsung dieksekusi agar tak ada yang bisa memanfaatkan kekuatan ataupun menyalahgunakannya. Itulah aturannya dan itulah yang terjadi padanya, Saat saat terakhir sebelum nafasnya berhenti berhembus ia menggunakan kekuatannya dan membuat dirinya sendiri menjadi mayat hidup.
Tak bisa mati,
Tak bisa merasakan sakit,
Tak bisa menua,
Tak membutuhkan makan atau minum,
Semakin banyak orang yang mati maka semakin kuat dirinya, sebuah musuh yang cocok untuk melawan Misteltein. Namun meskipun begitu beruang ini terus membawaku kembali ke Elsie untuk segera mundur, terkesan ia mengakui kekalahan dan ketua kelas mereka sebagai pengulur waktu.
“Pujalah aku!”
“Berserah dirilah padaku!”
“Ikutilah aku!”
Sebuah suara yang membuatku teringat akan bentuk nyata ketakutan dari penglihatan masa depannya, kini suara itu kembali terdengar dan justru berasal dari Milteltein. Wajahku memucat, bulu kudukku berdiri menyadari bahwa ‘Dewa’ yang membantai seluruh umat manusia di masa depan adalah Misteltein.
__ADS_1
Tubuhnya yang mulai terbungkus kabut hitam yang terbuat dari nyawa makhluk yang ia renggut membuat bentuknya semakin mirip dengan apa yang ku lihat saat itu.
Disaat aku membatu dalam ketakutan tanpa kusadari beruang itu berhasil membawaku kembali ke Elsie.
“Cepat masuk!” teriak Elsie mengulurkan tangannya pada beruang yang menggotongku dibahunya,
Tanpa jawaban apapun beruang itu langsung melemparku masuk ke dalam portal,
“Apa yang kau tunggu? Kau juga cepat masuk!” Perintah Elsie setelah menangkap tubuhku di dalam portal.
“Aku tidak bisa.”
*Bruak!*
Sebuah Es runcing raksasa muncul dari bawah menusuk Ketua kelas D dan mendorongnya melambung tinggi kelangit menciptakan lubang raksasa di langit Aula, diwaktu yang sama Salju yang turun perlahan itu berubah menjadi badai Salju dengan angin yang begitu kuat dan dahsyat.
Boneka beruang itu membalikkan badan membelakangi portal.
“Aku tau, aku sangat tau akan hal itu.” Jawabnya pasrah namun mengambil langkah menuju Misteltein,
*Sringg!*
Serangan yang sama sebuah Es raksasa runcing muncul dan mengarah ke wajah beruang itu. Ia terus melangkah tanpa mencoba menghindar, saat kupikir ia akan mati tiba-tiba Es runcing itu hilang menjadi butiran butiran es kecil berjatuhan. Setelah serangan Es gagal sebuah tombak Emas muncul diatas langit dan melesat menuju perutnya disaat yang sama muncul 2 pedang di sampingnya berayun memenggal leher boneka tersebut namun lagi-lagi seluruh senjata itu hilang dengan sendirinya. Serangan ketiga sebuah api yang menjulang ke langit dengannya di dalam menara api itu, bukannya terbakar namun tower itu langsung menghilang.
Dalam 3 kejadian itu aku dan Elsie bisa menyimpulkan, Tubuh boneka beruang yang tak memiliki kekuatan fisik tak bisa menyerang dan juga pertahanan yang sangat lemah tapi dia memiliki kekuatan meniadakan segala kekuatan Exceed.
Dia tidak ikut kabur bukan karena dia tidak mau, melainkan tak bisa, mungkin hanya dengan menyentuhnya portal ini akan langsung menghilang. Tapi dengan mengandalkan kekuatan itu hanyalah bunuh diri, karna kami tau betapa lemahnya pertahanannya.
__ADS_1
Ketika saat rapat dulu, tangannya robek dengan mudah hanya saat menangkap pisau yang terjatuh dan bahkan bekas robekan itu masih ada sampai sekarang di tangannya. Ia takkan terluka dengan serangan Exceed namun jika musuhnya menggunakan serangan fisik dia takkan punya kesempatan untuk menang.
Melihat situasinya Elsie menutup portalnya dengan perlahan, dari balik portal kulihat boneka beruang itu mengangkat tangannya menghadap langit dan tak lama kemudian seseorang jatuh dari langit lalu ditangkap olehnya.
Orang itu ternyata ketua kelas D, dengan lubang besar di perutnya ia berdiri disamping beruang itu. Mereka takkan bisa menang dan mereka sangat mengetahui hal itu namun mereka berdua masih berdiri tegap melindungi kami.
“Bebaskan sang Raja dari penjara.” Teriak mereka berdua pada kami,
Portalpun tertutup sempurna sebelum sempat kita membalas mereka.
Di dalam dimensi kehampaan kesunyian lagi-lagi tercipta berbeda dengan sebelum kali ini masing-masing dari kita mempunyai pemikiran tersendiri. Elsie berdiri dan berjalan kesuatu arah dengan menggandeng tanganku tanpa berbicara.
Langkah demi langkah sudah terlewati namun tak ada satupun yang mulai berbicara hingga akhirnya Elsie menghentikan langkahnya dan membuka sebuah portal yang menghubungkan kesuatu tempat. Ia menggenggam tanganku semakin erat dan saat ku tatap dirinya dari belakang kulihat sebuah tetesan air mata berjatuhan dari pipinya. Ia membalikkan badan dan memelukku sangat erat, tanpa tau apa yang ia pikirkan ku coba untuk membuka mulut namun sebelum suara keluar dari bibirku ia langsung menciumku.
Beberapa saat ia mulai tenang dan melepaskan bibirnya ia memberitau rencananya, “Evakuasi semua orang pergi ke kerajaan Dimeria. Jika ramalan yang pernah kudengar itu benar maka satu-satunya jalan adalah mengumpulkan 13 Dewan untuk melancarkan serangan Tombak Surgawi ke kerajaan ini.”
Tombak surgawi adalah kuasa 13 Dewan senjata pemusnah massal yang di luncurkan dari satelit dengan gabungan kekuatan semua anggota satu serangan bisa menghapuskan sebuah pulau dari peta tanpa sisa.
Namun walau begitu aku tetap tidak tau alasan Elsie menangis, sebelum ku bertanya lebih lanjut ia langsung mendorongku keluar portal. Mendarat diatas tanah berlumut kulihat portal itu tertutup dengan sangat cepat hingga saat mataku menatapnya kembali aku hanya bisa melihat wajah Elsie yang tersenyum dengan air mata yang mengalir dikedua pipinya, “Walaupun kau tak mengingatnya kuucapkan terima kasih sudah mengajariku tentang cinta, Selamat tinggal, Dion.” Portalnya tertutup rapat dan tiba-tiba menjatuhkan sebuah kunci kecil berwarna hitam pekat lalu kusimpan di saku celanaku.
Awalnya aku sama sekali tak paham apapun yang dimaksudnya, namun ketika aku mengumpulkan semua murid yang selamat dan memberitau mereka tentang “Tombak Surgawi” akhirnya aku tau dari penjelasan mereka.
Sebuah serangan maha dahsyat, Tombak sebesar gunung yang tak bisa di hentikan, dengan kekuatan seperti itu ternyata membutuhkan tumbal 1 nyawa Exceed peringkat S atau ratusan nyawa Exceed peringkat A.
***
Bersambung - Danke, Euch Allen..... tanpa kalian novel ini hanyalah tumpukan kata tanpa arti, semoga kita bisa bertemu di chapter selanjutnya. Chapter sudah mulai menipis menuju ending cerita di series 'Terlemah tak terkalahkan' untuk pembaca lama pasti mengenal novel ini berjudul 'One Of Us' lalu berganti ke judul sekarang. untuk klarifikasi 'One Of Us' adalah judul utama kisah trio Dion, Vista dan Artia. 'Terlemah yang tak Terkalahkan' adalah seri dimana Dion menjadi protagonis, dan akan ada 2 seri lainnya. Btw 2 seriesnya itu saling nyambung semua alias mereka berada di timeline yang sama. 'One Of Us' adalah satu kisah yang dipecah menjadi 3 tokoh utama, berbeda dengan Dion yang bermula dari orang biasa, kedua sahabatnya bukanlah orang biasa, untuk lebih lanjut simak di deskripsi chapter selanjutnya.
__ADS_1
Bai de wai, Chapter ini disponsori oleh novel [Cinta Online] karya kk [Eveliniq], yang masih tanya judul lagi sini sharelock di komen, aman cuma ku ajak 'ngobrol' aja kok. Lanjut, Cinta onine, berkisah gadis yang tumbuh bersama air mata, udah dpat jodoh bahagia malah diharuskan pisah membuatnya reuni bersama kehidupan air mata lagi. Ketemulah dia dengan Cinta Onlinenya, enggk ini bukan novel endorse aplikasi pencari jodoh. Cinta Online itu bagus enggk? apa entar cma jdi ghosting? PHP? g PD? suka tremor? keringat dingin dan batuk-batuk? jangan risau, Novel ini cocok untuk kalian yang sedang meragukan hal tersebut. Simak info selengkapnya dibawah ini... Abis baca novel ini kalo masih kena ghosting dijamin uang kembali 100% (Itupun klo kalian bayar sih)