Terlemah Yang Tak Terkalahkan

Terlemah Yang Tak Terkalahkan
Chapter 24 : Celestia Aktifia


__ADS_3

Disebuah reruntuhan terbengkalai yang dipenuhi lumut, seluruh murid Akademi yang selamat terkumpul. Setelah menjelaskan situasi kepada ku pecah mereka menjadi beberapa kelompok untuk mulai evakuasi, namun ditengah-tengah pembagian tiba-tiba muncul satu orang wanita dewasa dengan memakai baju pelayan kerajaan.


Ia langsung menghadap kearahku yang memimpin semuanya dan bertanya satu hal di depan semua orang, “Apakah kau yang bernama Asterit Diona?”


Sebuah pertanyaan yang membuatku terkejut, Seharusnya dari segi penampilan, aura dan tingkah laku aku sudah jauh dari Asterit Diona. Tapi kenapa wanita ini datang tiba-tiba dan menanyakan hal itu dengan wajah serius?


“Namaku Celestia-“


Sebuah Pistol yang terbuat dari cahaya dimasukkan kedalam mulutku dengan tangan wanita itu sendiri, melihat ancaman itu semua orang langsung bersiaga bersiap menyerang, “Kusarankan kalian tidak bergerak.”


*Dor!*


Sebuah suara nyaring tembakan terlepas, namun itu bukan dari senapan yang ia pegang. Asap kecil muncul setelah suara tembakan di antara gerombolan murid, dari arah tembakannya semua orang menatap ke langit yang


dipenuhi oleh ratusan senapan terbuat dari cahaya berbeda-beda yang mengarah ke bawah.


“Jangan menyebutkan nama Celestia dihadapanku, aku tak pernah punya adik bernama Ren.” Peringatnya padaku dengan tatapan marah,


Jika aku tak salah saat aku hidup 1 tahun di kastil sebagai keluarga Celestia ada 1 orang yang belum ku kenal dan tak pernah bertemu, Putri pertama Kerajaan Celestia, Bernama Celestia Aktifia. Hanya di kerajaan Celestia yang memiliki 2 Exceed peringkat S, mereka adalah Roland dan Aktifia, Kupikir dia adalah orang yang berkelas dan sangat dihormati oleh karena itu aku tak pernah menemukan sosok itu di kastil kerajaan kalau sosok pelayan ini aku sudah berkali-kali bertemu dengannya dan kupikir dia hanya pelayan biasa apalagi tak ada seorangpun yang memberi hormat atau memperlakukannya spesial itulah yang membuatku tak pernah berfikir dialah sang putri pertama.


“Aku bertanya sekali lagi, Apakah kau yang bernama Asterit Diona?” Tanyanya ulang sambil terus memasukkan ujung pistolnya semakin dalam ke dalam mulutku.


Masa depan umat manusia sedang dalam bahaya sejak kemunculan ‘Dewa’ membuatku tak lagi memberikan prioritas keselamatan dari pada kelanjutan misi.


Ku anggukkan kepala perlahan dan mengubah ekspresi wanita itu 360 derajat dari marah dan mengancam menjadi tersenyum bersikap baik.


Ia menarik menghapus pistolnya bersama senapan-senapan dilangit lalu menepuk-nepuk bahuku bercanda sambil tertawa kecil, “Bilang dari tadi dong, biar enggk salah paham... Duh aku jadi nunjukin sisi memalukanku di hadapan pacar adikku yang manis.” Ia menundukkan kepala meminta maaf lalu melanjutkan candaan bersama tawanya.


Tanpa mengerti apa yang terjadi aku hanya mengangguk-angguk seperti orang bodoh. Seketika ia memegang bahu kananku, “Aku sudah lama ingin berbicara denganmu, ada yang ingin ku katakan padamu.” Ia langsung menarik dan memelukku, tepat disamping telingaku ia berbisik, “Berani sekali kau buat adik kesayanganku menangis sampai berhari-hari dan sedih sampai detik ini, kau pikir dengan menyamarkan jasad orang lain sebagai dirimu bisa membodohiku juga?”


Diantara bisikan seram itu aku bertanya pada diriku sendiri,

__ADS_1


Kok bisa dia tau kalau itu bukan jasadku? Mana ada orang gila gali kuburan cuma mastiin mayad doang.....


Seketika aku teringat Elsie yang tak ragu meminum darah cicak hanya demi mencari tau kadar racun,


Eh kutarik lagi ucapanku, Dunia ini banyak orang gilanya...


“Ingin sekali ku cekik lehermu dan menjadikan kematianmu kenyataan, tapi sayangnya aku lebih memilih melihat wajah adikku bahagia dari pada sedih, maka dari itu kau harus kembali padanya.” Perintahnya dalam bisikan.


Aku hanya terdiam tak bisa membalas ucapannya.


Sesaat ia melepaskan pelukannya ia menggunakan wajah Friendly kembali dan ceria, “Maaf ya semuanya, ada kesalahpahaman aja.” Setelah merubah pemikiran semua orang tentangnya ia kembali bertanya, “Jadi... Kenapa sebagian murid Akademi ada di luar wilayah Akadami? Bukankah kalian dilarang keluar sampai hari kelulusan?”  Dari sudut pandang orang luar akademi dia tak tau apapun tentang kemunculan sang ‘Dewa’ di area Event, semua siara live terputus karena kematian semua staff di kantor pusat.


Ku ambil nafas panjang menenangkan diri dan menjelaskan kepadanya, tentang event, kemunculan ‘Dewa’, Keadaan kantor pusat, rencana penggunaan Tombak Surgawi oleh Elsie dan diakahir penjelasan aku pun menegaskan satu hal padanya tentang ‘ramalan’ yang dibicarakan Elsie.


“Ramalan yah, lebih tepatnya seperti dongeng sih dari pada ramalan hanya saja dongeng itu hanya diturunkan di  kepada keluarga anggota 13 dewan.” Jelasnya,


Akupun bertanya “Kenapa? Apakah itu termasuk rahasia besar?”


Ia menggelengkan kepala “Lebih tepatnya itu tugas yang diturunkan kepada kami, Sebagai Exceed peringkat S, sekaligus anggota keluarga dari salah satu 13 Dewan aku pernah datang ke markas mereka dan disana aku melihat bongkahan Es berwarna merah dengan 1 orang didalamnya. Apa kalian tau siapa orang itu?”


Orang biasa mungkin takkan mengetahuinya, namun aku sudah pernah di ceritakan oleh sang Raja secara langsung.


“Menyegel ‘Dewa’ membuat 13 Dewan terpecah menjadi 2 kubu pro kontra untuk membebaskannya. Hingga membuat satu orang melakukan tindakan tanpa persetujuan anggota lain yakni mengeluarkan Jiwa ‘Dewa’ dan membebaskannya keluar, tak butuh waktu lama tindakannya disadari semua anggota dan akhirnya ia dikeluarkan dari kursi 13 Dewan dan digantikan oleh Exceed peringkat S terkuat didunia yang mungkin kalian kenal dengan nama Dimeria Elsie.”


Ia mengakhiri ceritanya dan menawarkan bantuan penuh terhadap usulan Elsie penggunaan Tombak Surgawi.


Disaat semua orang terkejut mendengarkan kenyataan sejarah yang sangat berbeda dari apa yang mereka didenger di sekolah aku melangkah mendekat ke arah Aktifia dan menanyakan sesuatu, “Jika jiwa ‘Dewa’ itu bebas


lalu kenapa dia tidak segera tertangkap?”


“Itu hanya jiwa, jadi dia meninggalkan ingatan, dendam dan emosi di tubuh lamanya, para 13 Dewa tak punya jejak mungkin saja dia masuk ke dalam tubuh orang mati dan hidup menjadi orang normal.”

__ADS_1


Akupun teringat akan diriku sendiri yang terlahir dengan tubuh yang berumur 6 tahun.


*Plok!*


Satu tepukan tangan Aktifia membuat semua orang terdiam, “Saatnya kita bergerak, yang kita butuhkan adalah mengevakuasi semua orang ke Dimeria kan?”


Aku mengangguk kecil dan Aktifia langsung menekuk lututnya dan menyentuhkan kelima jarinya ke tanah sambil memejamkan mata.


Sebuah lingkaran cahaya muncul dibawah jarinya dan membesar semakin besar hingga menggapai seluruh kerajaan dalam sekejap semua orang yang terkena sinar cahaya itu langsung menghilang dipindahkan ke kerajaan Dimeria kecuali aku dan juga Aktifia.


Kupikir hanya murid-murid didepanku saja namun Aktifia langsung menciptakan tower cahaya yang menjulang tinggi dan melihat seisi kerajaan Celestia tak ada lagi orang yang tersisa. Di puncak tower Aktifia menciptakan 5 tombak cahaya didepannya dan melemparkannya ke 5 titik yang berbeda di perbatasan kerajaan.


Seketika semua tombak selesai dilempar muncul 5 pilar cahaya menjulang kelangit, kelima titik tombak itu berubah menjadi pilar cahaya dan memunculkan tembok cahaya tinggi yang menyatukan kelima titik dan menjadi sebuah tembok raksasa berbentuk pentagon yang mengurung kerajaan Celestia.


“Apa tembok ini cukup untuk mengurung sang ‘Dewa’?” tanyaku,


“Tentu saja tidak, ini hanya sebuah sinyal untuk Tombak Surgawi. Kalau urusan sang ‘Dewa’ itu urusan kita berdua yang mengulur waktu sampai Elsie selesai mengumpulkan 13 Dewan di tiap kerajaannya.”


Dari atas tower terlihat bayangan hitam yang semakin besar dari sebelumnya, sebesar rumah lantai 2 dan tak lagi berbentuk Misteltein.


***


Bersambung, Danke, euch allen. Wadoh kok bnyk karakter yang muncul tiba-tiba? buat yang berfikir seperti itu sabar dulu, mereka g muncul tiba-tiba di chapter sebelumnya sudah berkali-kali di sebutkan secara tidak langsung kalau mereka emang ada. Lalu kenapa baru muncul sekarang? ingat Deskripsi sebelumnya novel ini punya 3 protagonis jadi jika kalian mikir mendadak muncul itu karena dia selalu muncul di sisi protagonis lainnya yakni Artia.


Sesuai janji akan ku berikan bocoran 2 seri lainnya dari novel 'One Of Us' ini....


Seri kedua dimana Vista menjadi protagonis bergenre Thriller, Fiksi. cerita berfokus ke latar belakang Vista dan membongkar asal muasal dirinya, kalau diingat-ingat di seri ini Artia pernah membocorkan kalau Vista berasal dari keluarga yang ditakuti dan disegani oleh para bangsawan yang ada. Singkat kisah Vista adalah anak keluarga bangsawan khusus pembunuh yang bertugas membunuh para bangsawan kurang ajar dan tak bisa di adili karena licik, tugas keluarga Vista adalah misi pembunuhan tanpa dibawah naungan hukum, namun Vista dibuang oleh keluarganya karena gagal dalam misinya tak mampu membunuh target yang ternyata cinta pertamanya.


Seri terakhir dimana Artia menjadi Protagonis bergenre Romance kehidupan sebagai tuan putri kerajaan. Berbeda dengan Vista, di Seri 'Terlemah yang tak Terkalahkan'  Artia cukup sering tersorot hingga kalian mungkin tau seperti apa gambaran kasar kisahnya, di seri khusus Artia kita akan mengupas kehidupannya selain dengan Dion. Tunangan politik, Persetruan saudara, sudut pandang keluarga kerajaan kepada rakyat, dan saat ia berkerja sama dengan Dion dari masa depan menghindari kematiannya.


Pecinta nopel misteri nih ada tantangan buat kalian.....

__ADS_1


Chapter ini disponsori oleh nopel [Miss Black Pewaris CEO yang terbuang] author kk [Icha Lauren] Nopel genre Misteri nih, berkisah kepada Rose yang tak tahu menahu tentang asal usulnya hidup dalam kesengsaraan sampai identitasnya terungkap dia pewaris GROUP ternama namun identitasnya masih harus dikubur untuk mencari siapa pembunuh sang ayah. Teruntuk kalian yang suka misteri mikir-mikir disetiap detail kecil sampe dibawa ke mimpi tidur cocok beud untuk kalian langsung simak aja dibawah ini.... Dimana ada kasus disitu ada bertingkah sus, maen tebak menebak sampe kasus terpecah sebelum jalan cerita membuka kedoknya adalah sensasi tersendiri untuk pecinta misteri....



__ADS_2