Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Berpindahnya Ruh


__ADS_3

" Mas, mas sudah sadar" ucap Riana.


Astir menautkan kedua alisnya dan " Lo siapa?".....


Riana menatap Suaminya dengan tatapan bingung dan penuh selidik ' Kenapa dengan mas Astir, apa dia mengalami Amnesia?' Monolog Riana dalam Hati,


" Apa mas tidak mengenali Riana?" Tanya Riana pada Astir suaminya.


Yang ditanya malah bingung " Sorry,! Riana siapa! apa lo kenal gua?" Tanya Astir ia lalu melepaskan tangannya yang di genggam oleh Riana '" dan ini lagi, ada apa dengan lo, kenapa lo menggenggam tangan gua, lo itu perempuan tapi kenapa lo memegang tangan yang nggak mahrom lo?" Sambung.


" Dia itu Riana, Istri kamu chin" Ucap V.


" Ha?,,gua punya istri?, mimpi lo! kapan gua punya istri! gue punya istri kek gini, nggak mungkinlah , dan lo juga, siapa lo panggil nama gue chin emang gue banci apa? gue punya nama, nama gue Rayner, paham lo pada haa" Ucap Aatir.


#Flashback off


" Bre**se*! Per*e*an dengan Kalian semua, minggat kalian dari hidup gua, jangan pernah ikutin gua, gua nggak suka hidup gua di atur sama tua bangka itu, kenapa tua bangka itu nggak dicabut aja nyawanya sekalian" Ucap Reyner pada bodyguard kakeknya. Para bodyguard kakeknya hanya terdiam di tempat, tidak bisa melawan ataupun membantah perintah Reyner, mereka lalu pergi kembali menghadap pada Kakek Reyner.


Reyner Adipati Juanda adalah salah satu anak kedua dari pasangan Gunawan dan Melinda, kakak pertama Reyner bernama Dikya Adipati Juanda, Nama Juanda adalah nama kakek mereka berdua, papah dari Gunawan, Gunawan dan Melinda sudah lama meninggal dunia, sejak Reyner masih duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas 3, Sedangkan Dikya Duduk di bangku Sekolah Menengah Akhir kelas 2, umur mereka hanya selisih 2 tahun, Gunawan dan melinda meninggal di tempat saat mereka pergi ke Bandung untuk menjenguk Kakek Reyner dan Dikya, ditengah perjalanan mereka tidak sengaja bertabrakan dengan mobil Truk dan langsung meninggal di tempat.


Juanda atau kakek dari Reyner dan Dikya memiliki perusahaan yang sangat besar dan canggih, saking canggihnya, semua perusahaan yang ada di indonesia bahkan di luar negeri Kekuasaan perusahaan mereka dibawah dari Perusahaan kakek Juanda. Dimana di dalam perusahaan itu tidak sembarang pegawai yang keterima sebeb harus memiliki otak yang IQ-nya diatas 190 dan banyak perusahaan lain yang melakukan interaksi bisnis dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya, Nama perusahaan Kakek Juanda ialah "international business company (IBC)" jadi tidak sembarang orang yang memasuki perusahaan tersebut, akan tetapi perusahaan IBC tidak memandang bulu, mau itu perusahaan yang baru di didrikan dalam artian baru naik daun, ataupun Perusahaan yang sudah naik daun, bahkan perusahaan yang standard.


" Saya bilang, kalian awasi saja Cucuku Reyner dari jauh, tidak usah kalian harus menjadi tameng atau pintu bagi Reyner," Ucap Juanda pada Para Bodyguardnya " Kalian semua sudah saya kasi tau kalau Reyner itu anak yang pintar, dan pembangkang, keras, dan tidak suka diatur, jadi saya hanya ingin kalian memjaganya, karena Reyner satu-satunya yang akan membantu kakaknya menjadi penerus perusahaan IBC, melihat keadaan kakaknya sekarang tidak memungkin untuk memimpin perusahaan saya sebesar itu, mereka harus kerjasama supaya lebih maju" Ucap Juanda pada Para bodyguarnya.


" Baik Boss" Ucap mereka serentak


Disebuah Kelab


"Bro, gua pulang duluan, ada urusan darurat yang gua tangani, kalian bersenang-senang aja, gua sudah bayar semuanya, kalian bebas minta apa aja" ucap Reyner pada teman-temannya.


" Tapi Rey, ini gimana dengan cewek-cewek seksi ini, masa lo tinggalin gitu aja, aiysh lo nggak asik beeh" Ucap Salah satu teman Reyner.


" nggak apa-apa kalian nikmatin aja tanpa gua, ok gua cabut dulu" Ucap Reyner pada teman-temannya dan meninggalkan mereka begitu saja. sedangkan teman-temannya yah mau tidak mau, mereka sangat senanglah, apalagi di tinggal dengan cewek-cewek cantik.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Reyner mejalankan motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi, Karena hari sudah gelap Reyner tidak memperhatikan jalannya kalau di depannya ada sebuah mobil Pengkap yang sementara melintas dan Brukkk.


#Flashback on


" Reyner,! Reyner,! siapa Reyner! kamu itu astir chin ku" Ucap V.


" Lo bukannya Artis korea yang terkenal itu kan, lah loh kok gue disini, di rumah sakit mana kalian pada bawa gue, apa gue lagi di korea?" Tanya Astir pada V dan Riana.


" Ada apa denganmu Chin Astir, apa kamu benar tidak ingat istrimu Riana?" Ucap V,


" Riana?,,Siapa lagi Riana,,dan ingat gua itu Reyner, bukan Chin yang kalian sebut kek nama banci itu" Ucap Astir " Dan lo kenapa ada disini, jauh-jauh ke indonesia hanya mau besuk gua, Oh gua tau, apa jangan- jangan lo juga yang mau kerjasama dengan kakek gua ha,, Tapi sorry gua nggak tertarik pada kalian member ar,,,ar,,apalagi" Sambung Astir sambil mengingat nama panggilan Armi.


" Armi maksudmu?",


" Yah itu maksud gue, lo lebih baik balik aja dah ke negeri asal lo, yang korea itu" Ucap Astir.


" Mas, mas sudah, hentikan sandiwara ini mas" Ucap Riana.


" Siapa yang sandiwara, dan lo apa-apaan panggil gua mas, emang gue kakak lo apa, mendingan lo pergi aja deh dari sini, gua nek ngelihat lo, minggir sana" Ucap Astir.


Tidak lama setelah V memanggil dokter, berdatanglah semua keluarga mereka, baik dari keluarga Riana maupun Astir orang tua angkatnya.


" Bagaimana dok keadaan Astir, kenapa dia tidak mengingat semua keluarganya, dan kenapa ia sebut namanya Reyner?" Tanya V pada Dokter.


sebelum Dokter menjawab pertanyaan V, Astir atau Reyner yang ada di tubuhnya berucap " Gua emang nggak kenal kalian semua, dan kalian pada' nggak boleh seenaknya memaksa dokter untuk menjawab pertanyaan yang nggak penting itu, gua tekankan sekali lagi, gue itu Reyner bukan Astir, siapa astir? Nggak pantas namanya buat gua yang tampan begini" ucap Astir pada semua orang ' yah walaupun lebih tampan v sih saya lihat' Monolog Astir dalam hati.


"Disini, apa ada yang kamu kenali?" tanya Dokter pada Astir,


" Nggak ada satupun gua kenal, emang penting apa gua harus kenal mereka, Sana minggir gua mau pergi" Ucap Astir pada dokter.


" Tunggu, apa kamu juga tidak mengenal siapa diri kamu?" tanya dokter lagi,


Astir yang ditanya oleh dokter memicingkan sebelah matanya dan menautkan kedua alisnya " Siapa juga yang nggak kenal pada diri sendiri, Yah gue Astir lah, siapa lagi" Ucap Astir.

__ADS_1


Semua orang yang ada di ruangan jadi heran dan kebingungan melihat gelagat dan kelakuan Astir.


Astir yang merasa diperhatikan oleh semua orang yang ada di ruangan yang menurutnya asing itu lalu bangkit untuk berdiri, tapi sebelum ia bangkit, V menahan tubuhnya, karena V tau kalau Adiknya itu kepalanya masih sakit karena operasi.


" Kamu istirahat saja disini, biar kita yang keluar" Ucap V pada Astir, dan menoleh pada semua keluarga adiknya, mereka lalu keluar semua kecuali Riana.


" Lo kenapa masih ada di sini?" Ucap Astir pada Riana,


" Tapi saya istri mas, sudah menjadi kewajiban Riana untuk menjaga mas dan selalu berada disamping mas" ucap Riana.


Astir memperhatikan riana secara keseluruhan dan beralih ke bibir manisnya, dan hidung mancung ala Hidung wanita palestin, Mata yang indah ' boleh juga nih cewek' batin Astir dalam hati, padahal yang ada dalam tubuh astir adalah Reyner.


" Lo benar istri gue?" Tanya Astir pada Riana dengan heran pada dirinya sendiri, Riana hanya menganggukan kepalanya " Tapi gue nggak kenal lo".


" Mungkin mas lagi Amnesia" Ucap Riana pada suaminya to the point.


" Emang ada, orang bisa hilang ingatan, hey,, ini bukan negero dongeng atau novel yang lo maksud, ini dunia nyata *nj*r," Ucap Astir.


" Tapi mau bagaimana lagi mas, mas tidak mengingat kami semua, bahkan nama mas aja, mas ganti".


" Tapi nama gue memang Reyner" Ucap Astir, " Handphone gue dimana?" Tanya Astir lagi,


Riana lalu mengambilkan ponsel Suaminya diatas meja minumannya " Ini mas" Ucap Riana.


" Idih najis, kenapa handphone gua kek jadul gitu, oh mungkin ketinggalan di rumah" Ucap Astir, " Bisa gua pinjam handphone lo, gua mau telpon kakek gue" Sambungnya lagi.


Riana lalu memberikan ponselnya pada Astir suaminya, Astir lalu mengambil ponsel yang di sodorkan Riana.


Astir menggenggam ponsel milik Riana dan memperhatikan layarnya " Siapa pria ini?".


Bersambung.....


# Agustus C.SH

__ADS_1


# IAIN KENDARI


Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor


__ADS_2