Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Maaf Jika Aku Salah Mas


__ADS_3

Sebuah ciuman singkat mendarat tepat di bibir manis Riana, Riana yang di cium oleh Astir jadi bingung dibuatnya.


" Mas kenapa jadi mesum begini?" tanya Riana pada Astir suaminya "Nanti kalau ada yang lihat bagaimana, Riana kan malu mas, kalau kedapatan sambil ciuman.


"Kenapa memangnya kalau ada yang lihat!, lo kan istri gue, yah wajarlah gue cium istri gue, yang enggak wajar itu mencium istrinya or..." Ucapan Astir terhenti saat dengan tiba-tiba Riana istrinya menutup mulut Astir dengan tangan mungilnya.


" Mas jangan bilang begitu, Riana tidak suka mas bicara wanita lain di depan Riana" Jawab Riana dengan nada memohon pada Astir suaminya.


Astir yang mendengar ucapan istrinya jadi kagum di buatnya 'Apa sebegitunya yah Rin, Lo sangat mencintai suami lo, hingga lo enggak suka dengar nama wanita lain saat suami lo menyebutnya' Monolog Astir dalam hati.


Riana melihat suaminya yang lagi kebingungan dengan ucapannya barusan, membuatnya sedikit bingung juga dengan gelagat Astir suaminya.


" Mas,,, mas.." Riana menyadarkan Astir dari lamunannya.


" Yah, kenapa manis" Jawab Astir spontan sambil menatap manik mata Riana istrinya.


" Mas kok bengngong juga, Apa mas tidak mendengar ucapan Riana barusan?" Tanya Riana pada Astir suaminya.


" Ia manisku,..Mas enggak akan pernah menyebut nama wanita lain di depanmu ok" Jawab Astir sambil mencuil hidung mancung Riana istrinya. ' Ingin Rasanya gue menggigit hidung mancung lo itu Riana, bibirmu mengunggah ah.. Riana' Monolog Astir dalam hati.


Riana membalas tatapan Astir suaminya dengan mengintimidasi maksud tatapannya, 'Kenapa setelah mas Astir kecelakaan jadi begitu,! apa gara-gara kepalanya terbentur, apalagi dengan tatapan itu membuat aku merasa geli di liatnya' Monolog Riana dalam hati.


" Mas!...Kenapa menatap Riana seperti itu, seakan mas ingin sekali menelan Riana dengan tatapan mas seperti itu" Tutur Riana pada Astir suaminya.


" apa Mas salah ya menatap wajah istri mas!, lo kan istri gue. Tanya Astir pada Riana istrinya yang menatapnya seakan dia sedang tertangkap basah melihatnya " Yaudah kalau gue salah, maafin gue, gue enggak akan lagi melihat wajah lo" Ucap Astir pada Riana.


Riana lalu mengangkat kedua tangannya di pipi suaminya agar menghadap padanya " Aku milik mas, seutuhnya adalah milik mas bukan yang lain" Ucap Riana mempertegaskan kalimatnya pada Astir suaminya. " Jangankan hanya menatap Riana, mas pegang dan sentuh wajah Riana, itu sudah menjadi hak mas sepenuhnya, semua yang ada pada Riana adalah milik mas, Riana tidak mau jadi istri yang tidak berguna bagi suami Riana, Mas adalah segalanya bagi Riana, dan Riana segalanya untuk mas" Ucap Riana panjang lebar pada Astir suaminya.


Cup....


Riana melayangkan ciumannya tepat di kening Astir. " Maaf jika Riana selama ini, belum bisa menjadi istri yang baik dan patuh untuk mas, tapi Riana akan selalu berusaha buat ngebahagiain mas, selagi Riana masih bisa menghirup udara...." Tutur Riana pada Astir suaminya.


" Maaf"


Astir mengucapkan kata maaf pada Riana istrinya setelah ia memotong kalimat istrinya, dengan mencium balik apa yang di lakukan Riana istrinya barusan kepadanya.


Cup...

__ADS_1


Astir bahkan lebih mencium Riana dengan panas, Riana di cium di Pucuk kepalanya, pipi kanan dan kirinya secara bergantian, lalu turun ke manik Mata indahnya, dan mencium hidung mancung Riana yang sangat menggoda imannya sedari tadi.


********


Dert...dert...dert.


Sambungan telephone terhubung.


" Halo Lee" Panggil soo kang pada salah satu managernya.


" Iyya pak, ada yang bisa saya bantu?" Tanya Lee.


" Untuk 3 hari ke depan, kamu yang akan menangani semuanya, saya percayakan pada kamu" Ucap Soo kang pada Lee manager kepercayaan.


" Baik pak, terimakasih atas kepercayaan bapak kepada saya, saya sangat menghargainya, saya akan bertanggung dengan pekerjaan yang bapak amanahkan kepada saya. Jawab Lee panjang lebar pada Park soo kang.


" Ok Lee, selamat bekerja"


Tanpa menunggu jawaban dari managernya, Park soo kang langsung mematikan ponselnya.


********


"Assalamualaikum pak, selamat berbelanja" salam salah seorang pegawai menyambut V yang baru pertama kali masuk ke dalam indomaret.


V hanya menganggukkan kepalanya.


( Guys ini author pakai bahasa indonesia saja yah, soalnya nanti melanggar peraturan Noveltoon).


' putihnya ini orang, kulitnya yang mulus bak seorang aktor korea, dia cowok apa cewek yah,?' Monolognya dalam hati.


V lalu melangkah masuk dan mencari makanan yang ia butuhkan, setelah ia mendapatkan semua apa yang ia butuhkan, barulah kemudian ia menghadap pada kasirnya.


" 124.500 semuanya pak" Ucap kasir pada V


" Ini" V menyodorkan uangnya 2 lembar pada Kasirnya.


" Ini kembaliannya" Ucap salah satu kasirnya

__ADS_1


" Ambil saja" Ucap V menolak mengambil kembalian uangnya.


" Bapak ambil saja kembaliannya, jangan mengumbar-umbarkan uang, atau bila perlu bapak berikan pada orang yang lebih membutuhkan." Ucap Kasirnya.


" Bukannya kalian juga lebih membutuhkan?" tanya V.


Kasirnya itu bernama Syana Keyna biasa di panggil akrab Syana..


" Maaf pak, kami memang membutuhkan uang ini, tapi kami masih bisa mencari dan menghidupi diri kami sendiri dengan bekerja di sini." Ucap syana


' Ini cewek kenapa nyolot begini, apa sebegitunya dia tidak ingin menerima pemberian dari orang asing seperti saya' Monolog V dalan hati.


" Yah, kalau tidak mau ambil, kenapa tidak kamu saja yang memberikannya, kan kellar" Ucap V dengan pada Syana dengan Menganggap rendah Syana.


" Ya sudah kalau bapak tidak mau ambil kembaliannya, Saya akan mengambilnya, tapi terimakasih loh pak, padahal kembaliannya masih banyak loh, sayang juga kalau di buang hmmm" Ucap Syana pada V menampilkan wajah cantik dan imutnya.


' Cuman uang segitu saja, dia sudah sebahagia itu, Daebak' Monolog V dalam hati.


" Maaf pak, apa masih ada yang perlu kami bantu?" Tanya Syana pada V yang sedang melamun.


" Tidak...terimakasih." Ucap V pada Syana, lalu melangkan keluar dari Indomaret menuju Taksi untuk balik ke hotel.


******


" Mah, apa mamah tidak pergi untuk membesuk Astir?" Tanya Soo kang pada Hyuna istrinya.


" Pergi pah, mamah sudah siap-siap begini masa enggak pergi" Jawab Hyuna.


" Mamah kok dandan begini" Tanya Soo kang pada istrinya.


" Iya harus dong pah, mamah mau lihat anak mamah dan menantu mamah yang tadi pagi belum sempat mamah sapa." Ucap Hyuna pada Soo kang suaminya. Soo kang hanya menggelengkan kepalanya melihat istrinya yang semakin tua umur semakin kelihatan muda wajahnya.


Hyuna dan soo kang lalu keluar dari kamar hotelnya menuju pintu kamar V anaknya.


" V...V...V...kamu di dalam V."


Bersambung....

__ADS_1


IG @Agus_arya_tirta


Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor


__ADS_2